5 Cara Mengatasi Rumah yang Berdebu dengan Tuntas

Rumah berdebu harus diatasi sesegera mungkin. Kenapa? Sebab debu dan kotoran ini sangat berbahaya bagi kesehatan seluruh penghuni rumah. Tak mau kan Anda sekeluarga jatuh sakit hanya gara-gara debu di rumah yang terlalu banyak? Apabila tidak segera dilenyapkan, debu yang masuk ke dalam tubuh akan mengganggu saluran pernapasan Anda sekeluarga. Bukan cuma itu saja, tapi debu-debu yang menempel pada seluruh sudut rumah juga merupakan sarang kuman dan bakteri sumber penyakit. Anda tentunya tidak boleh membiarkan kondisi tersebut terus berlarut-larut ya.

Untuk mengatasi debu-debu di rumah, Anda tidak cukup mengelapnya saja. Dibutuhkan tekad yang kuat untuk terbiasa menjalankan pola hidup yang lebih bersih. Sehingga tanpa Anda sadari, keadaan rumah pun menjadi bersih dan bebas debu. Simak solusi-solusi selengkapnya dari arafuru.com di bawah ini!

Cuci Semua Kain Minimal Seminggu Sekali

Di antara berbagai perlengkapan di dalam rumah, barang yang paling rawan menjadi sarang debu adalah aksesori berbahan dasar kain. Seluruh hiasan yang terbuat dari kain seperti gorden, taplak meja, karpet, sarung bantal hias, dan sebagainya harus menjadi prioritas pembersihan. Usahakanlah mencuci barang-barang ini minimal seminggu sekali sampai bersih. Anda bisa menggunakan air hangat untuk membantu mematikan tungau debu yang bersarang di kain tersebut. Namun Anda harus esktra hati-hati pada saat mencuci barang-barang kain tersebut karena rawan mengalami kerusakan ataupun kusut.

Pastikan Lantai Rumah Selalu Bersih

Sebagai bagian rumah paling bawah, lantai menjadi tempat menumpuknya kotoran atau debu. Jika tidak dilenyapkan segera, bukan tidak mungkin debu tersebut akan berterbangan kemana-mana dan semakin bertambah banyak. Oleh karena itu, biasakanlah menyapu lantai ruangan sesering mungkin. Disarankan memakai vacum cleaner untuk menyedot debu, khususnya yang terletak di sudut-sudut sulit dijangkau. Selanjutnya pel seluruh permukaan lantai dengan pembersih khusus agar debu tidak mudah menempel. Lakukan proses pembersihan lantai ini setiap hari untuk memastikan rumah bebas dari debu.

Melepas Alas Kaki Saat Memasuki Rumah

Biasakanlah menanggalkan sandal dan sepatu saat hendak memasuki rumah. Alas kaki merupakan salah satu sumber paling besar mengapa rumah Anda sering berdebu. Bayangkan debu dan kotoran beraneka rupa yang menempel di alas kaki kemudian akan berjatuhan di permukaan lantai rumah, lantas terhirup oleh Anda sekeluarga. Mengerikan! Namun jika Anda kurang nyaman berjalan tanpa alas kaki, Anda bisa menyediakan sandal khusus untuk dipakai di dalam rumah. Jangan pernah membiarkan siapapun untuk tetap mengenakan alas kaki luar rumah, lalu mengotori seisi rumah Anda.

Gunakan Perabotan yang Tidak Dihiasi Ukiran

Kendati terlihat sangat indah, furniture yang dihiasi ukiran membutuhkan perawatan yang cukup rumit. Bagian sela-sela ornamen tersebut kerap kali menjadi sarang debu membandel. Jadi semakin banyaknya ukiran pada permukaan furniture tersebut, maka semakin banyak pula sarang debu di rumah Anda. Tapi jika Anda sudah jatuh hati dengan furniture yang mempunyai ukiran, Anda mesti rutin menyeka seluruh permukaannya dengan bantuan kain microfiber dan air hangat. Sebab kalau Anda membiarkan partikel-partikel debu tersebut, dalam waktu singkat saja pasti kotorannya akan menumpuk terlalu tebal.

Berikan Perhatian Lebih Pada Sofa

Sofa di ruang tamu merupakan furniture yang paling berpotensi menjadi sarang debu. Mengapa? Selain karena bahannya yang mudah menyerap kotoran, bentuk sofa juga umumnya memiliki celah-celah kecil juga menjadi tempat berkumpulnya debu. Disarankan untuk membungkus sofa yang Anda miliki dengan cover khusus. Sehingga Anda bisa lebih mudah dalam membersihkan sofa-sofa tersebut dan mencegah terbentuknya sarang debu di rumah. Anda harus memberikan perhatian yang lebih pada kondisi sofa ini agar senantiasa tetap bersih. Jangan biarkan permukaannya kotor dalam waktu yang lama ya.