12 Tips Perawatan Buku dengan Baik Biar Awet dan Tidak Rusak

Siapa yang hobi mengoleksi buku? Mungkin Anda termasuk salah satunya ya. Buku memang merupakan jendela ilmu pengetahuan. Karena di dalam buku terdapat banyak sekali informasi yang dapat membuat kita mengetahui sesuatu. Wawasan kita akan semakin bertambah setelah selesai membaca buku. Maka dari itu, Anda pun lantas hobi membaca buku supaya mengetahui banyak sekali informasi yang berguna. Selain hobi membaca buku, Anda juga mempunyai hobi untuk mengoleksi buku. Sehingga tanpa disadari koleksi buku di rumah Anda kini sudah ada begitu banyak.

Anda harus merawat buku-buku tersebut degan baik agar kondisinya tetap terjaga. Jangan biarkan buku kesayangan Anda ini mengalami kerusakan. Sayang sekali kan kalau buku tersebut sampai rusak, robek, ataupun terkoyak? Sebelum kejadian buruk ini menimpa, maka Anda harus melakukann langkah-langkah antisipasi dengan tepat. Caranya dilakukan dengan merawat buku-buku ini. Dengan merawatnya, maka kondisi buku tadi bakal senantiasa terjaga dengan baik. Jangan sampai deh buku-buku yang sudah ditata dengan rapi tersebut masih saja mengalami kerusakan yang parah.

Agar semua koleksi buku yang Anda miliki tak mudah rusak, ikuti tips-tips berikut ini dalam merawatnya. Kiat-kiat di bawah ini akan membantu dalam merawat buku-buku koleksi pribadi dengan tepat sehingga terjaga dengan baik, awet, dan tidak rusak.

Lebih Baik Simpan di Lemari Tertutup

Kebanyakan kita menyimpan buku dengan meniru gaya perpustakaan. Bagaimana itu? Tidak lain dengan menyimpan buku-buku tersebut di rak terbuka. Memang benar apabila teknik ini memungkinkan pesona buku akan semakin terlihat. Sayangnya kondisi rak yang terbuka membuat buku-buku di dalamnya bakal rentan terkena debu dan kotoran. Sebaiknya sih Anda menghindari pemakaian lemari yang terbuka ini. Gunakan lemari kaca tertutup yang menawarkan kemampuan melindungi buku yang lebih baik sekaligus membuat koleksi buku-buku Anda senantiasa tetap terlihat dari luar.

Ruangan Ideal untuk Menyimpan Buku

Ruangan yang paling ideal untuk menaruh koleksi buku adalah ruangan permanen yang ber-AC. Kondisi ruangan seperti ini membuat kualitas udara di dalamnya selalu terjaga dengan baik. Begitu pula dengan sirkulasi udaranya yang bisa bergerak dengan lancar sehingga membuat ruangan tersebut tidak lembab.  Buku-buku Anda akan senantiasa tetap aman kalau disimpan di dalam ruangan ini. Sedangkan jika buku buku disimpa di ruangan yang lembab pasti bakal cepat rusak. Ini disebabkan kelembaban bisa memicu tumbuhnya jamur. Ruangan yang terlalu panas juga akan membuat tekstur buku menjadi sangat kering.

Susunlah Buku dalam Posisi yang Berdiri

Cara penataan buku yang paling tepat yaitu buku-buku tersebut mesti Anda berdirikan, bukan ditumpuk. Posisi yang berdiri ini memungkinkan isi buku ini bisa menerima udara cukup dan tidak saling menyesaki. Lain halnya dengan posisi buku yang ditumpuk, buku-buku bakal saling berhimpitan sehingga bagian jilid pun mudah rusak. Buku yang paling bawah juga harus menahan beban yang sangat berat sehingga lebih cepat rusak. Posisi ini juga mampu memicu kelembaban yang tinggi pada tumpukan buku-buku tersebut. Jadi segera ubah posisi buku Anda sekarang juga kalau masih salah ya.

Pasang Sampul Plastik Sebagai Pelindung

Penambahan sampul sangat berguna untuk melindungi buku ketika disimpan atau dibaca. Sampul yang baik terbuat dari plastik bening yang cukup tebal. Seyogyanya, pemasangan sampul ini tidak terlalu ketat alias diberikan sedikit longgar ya agar tidak menahan cover buku tersebut. Anda bisa memasang sampul plastik pelindung ini satu per satu di akhir pekan. Walaupun cukup melelahkan, namun percayalah kalau sampul tersebut benar-benar dapat menjaga kondisi buku Anda dengan baik. Anda bisa mengajak serta seluruh anggota keluarga, sembari menanamkan sifat rasa cinta terhadap buku.

Gunakan Bahan-bahan Pelindung Buku

Ada berbagai produk pelindung buku yang mampu menghindarkannya dari serangga, bakteri, dan jamur. Dua produk yang sering digunakan adalah kapur barus dan silica gel. Anda bisa mencoba menggunakan bahan-bahan ini karena memang sangat efektif dipakai untuk mencegah datangnya hama dan cendawan agar tidak menyerang buku. Pastikan di masing-masing tingkatan di dalam rak ini terdapat minimal satu bahan kimia sebagai pelindungnya. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan bahan khusus pelindung buku supaya tidak menimbulkan efek samping yang bisa merusak tampilannya.

Manfaatkan Pembatas Buku yang Aman

Biasanya kita membaca buku sedikit demi sedikit. Oleh karena itu, keberadaan pembatas sangat penting sehingga memungkinkan kita tidak harus menekuk kertas. Idealnya, pembatas buku yang baik berbentuk tipis seperti kain, daun, kertas, dan lain-lain. Hindari menggunakan pembatas buku yang berupa pulpen, pensil, ponsel, dan benda-benda tebal lainnya. Mengapa? Sebab pembatas buku yang demikian ini bisa menyebabkan buku Anda rusak. Memang sih kerusakannya tak akan langsung terjadi, melainkan sedikit demi sedikit hingga buku tersebut terlepas satu per satu dari jilidannya.

Jangan Pernah Memfotokopi Buku Ya!

Ketika Anda melakukan fotokopi terhadap buku yang berhak cipta, sebenarnya Anda sudah melanggar undang-undang hak cipta dan terancam hukuman. Sebaiknya Anda tidak melakukan tindakan semacam ini lagi ya. Bagaimanapun juga Anda harus menghargai karya dari penulis yang sudah memberikan Anda ilmu pengetahuan lewat karyanya, kan? Selain itu, melakukan fotokopi terhadap suatu buku juga rawan menyebabkan kerusakan terhadap buku tersebut, terutama bagian tepinya. Karena saat proses fotokopi sedang berlangsung, petugas akan menekan buku tersebut dengan sangat kuat.

Solusi Menangani Buku yang Terkena Air

Aktivitas membaca buku biasanya ditemani dengan secangkir minuman dan kudapan ringan. Kalau suatu saat secara tidak sengaja ada cipratan air yang mengenai lembaran buku, jangan langsung menyekanya memakai tangan atau kain. Hindari juga menjemurnya di bawah terik matahari langsung karena justru akan menimbulkan gelombang di permukaan kertas. Yang benar, untuk mengeringkannya cukup dengan mengangin-anginkannya saja. Angin mampu mengeringkan kertas pada buku tadi secara perlahan-lahan sehingga hasilnya bentuk lembaran kertas tadi pun akan senantiasa tetap rapi.

Hindarilah Mewarnai Isi di Dalam Buku

Memberikan penanda berupa warna di isi-isi buku yang penting memang memungkinkan kita sanggup mencerna buku tersebut dengan lebih mudah. Namun di sisi lainnya, warna-warni ini membuat tampilan buku menjadi kurang menarik. Tinta yang digunakan pada pewarna juga rentan mengalami luntur yang akan mengotori beberapa bagiannya. Sebaiknya mulai dari sekarang berhentilah untuk mencoret-coret isi di dalam buku tersebut. Kalau ada informasi di dalam buku yang menurut Anda cukup penting, Anda sebaiknya memotretnya saja memakai kamera atau menulis catatan di HP.

Meminjamkan Buku? Pertimbangkan Lagi

Buku merupakan koleksi yang sangat berharga. Ketika ada seseorang yang berniat meminjam buku milik Anda, maka pertimbangkanlah kembali untuk mengiyakannya. Anda harus bertanya di dalam hati sekali lagi untuk memastikan bahwa orang tersebut dapat menjaga buku Anda yang dipinjamnya dengan baik. Jangan lupa buatlah catatan rapi siapa saja orang-orang yang telah meminjam buku Anda, kapan ia akan mengembalikannya, dan berikan beberapa saran perawatan untuknya. Anda juga tak boleh takut atau sungkan untuk menagih buku Anda kalau dia melewati tenggat batas waktu janjinya.

Hindari Membaca Buku Saat Mengantuk

Salah satu kebiasaan kita adalah membaca buku saat akan tidur. Memang ini merupakan kegiatan yang baik. Daripada diam saja atau melamun sampai mata tertidur sendiri, lebih baik kita manfaatkan waktu yang ada, kan? Hanya saja ketika Anda telah terserang kantuk, sesegera mungkin taruhlah buku tersebut di tempat yang aman. Jika Anda memaksakan diri, posisi tidur akan membuat buku bertebaran kemana-mana. Sangat mungkin buku tersebut akan terlipat, lantas tertindih tubuh Anda. Jadi mulai dari sekarang Anda sebaiknya tidak membaca buku di atas kasur lagi. Ganti saja dengan membaca ebook di HP.

Atur Ulang Penataan Buku Secara Rutin

Sama seperti lemari baju, buku-buku yang sering diambil akan membuat susunan lemari buku tersebut mudah berantakan. Agar penataannya senantiasa tetap rapi seperti semula, Anda harus mengatur ulang penataan buku-buku tersebut minimal sebulan sekali di saat waktu senggang. Pengaturan bisa disertai pembersihan buku serta mengecek apakah ada kerusakan yang harus diperbaiki segera. Daripada Anda menata buku berdasarkan abjad, lebih bagus kelompokkanlah buku-buku tersebut sesuai dengan tema yang dibahas di dalamnya. Dengan begini, susunan buku-buku ini akan lebih terjaga.