Cara Mudah Membuka Mur dan Baut yang Rusak, Gundul, Keras

Profesi Anda sebagai pekerja bangunan sering kali menuntut Anda untuk bisa menyatukan dua material  atau lebih menjadi satu kesatuan. Benda tadi disatukan dengan benda lainnya menggunakan sebuah alat bantu. Anda bisa menggunakan lem, paku, sekrup, ataupun mur dan baut. Kami sudah pernah mencoba menjelaskan panduan pemasangan masing-masing dari alat bantu tersebut pada post sebelumnya. Jadi, kami rasa Anda semua sudah mampu melakukannya sendiri dengan baik dan benar. Anda dapat memilih alat bantu mana yang paling tepat untuk digunakan pada suatu waktu.

Sebelumnya, apakah Anda sudah mengetahui perbedaan antara paku, sekrup, mur, dan baut? Meskipun mempunyai fungsi yang sama, tapi benda-benda ini jelas-jelas berbeda loh. Kami akan menjelaskannya di bawah ini!

  • Paku : Paku mempunyai kepala dan kaki yang berbentuk polos. Ada sedikit ulir di puncak kakinya yang berguna sebagai pegangan untuk menahan posisi paku tersebut agar tak mudah terlepas.
  • Sekrup : Sekrup memiliki bentuk kepala dengan lubang yang berbeda-beda. Ada yang bentuknya plus, minus, segi tiga, segi enam, bintang, kotak, dan sebagainya. Kakinya berbentuk ulir dengan ujung pangkal yang lancip.
  • Mur : Bentuk mur sangat mirip dengan sekrup. Tetapi ujung pangkal mur ini berbentuk tumpul. Mur biasanya dipasang bersama dengan baut sebagai pengikat/cincinnya.
  • Baut : Baut berbentuk lingkaran dengan lubang di tengahnya, seperti cincin atau donat. Baut ini dipasang bersama dengan mur. Baut akan mengikat mur dengan erat.

Pada artikel kali ini, kita hanya akan membahas khusus tentang mur dan baut saja. Perlu diketahui, mur selalu berpasangan dengan baut. Mur berfungsi untuk menahan posisi suatu benda, serta baut pun akan mengunci mur tersebut supaya tidak terlepas dari posisinya. Mur mempunyai bentuk yang mirip sekali dengan sekrup. Bedanya yaitu mur memiliki ujung yang datar. Sedangkan ujung sekrup bersudut lancip. Perbedaan lainnya terletak pada alat yang dipakai untuk membuka serta melepaskannya. Mur dan baut dioperasikan menggunakan kunci. Semntara sekrup dipasang-lepas memakai obeng.

Sebenarnya proses pemasangan mur dan baut ini mudah sekali. Begitu pula dengan cara melepaskannya pun tidak kalah mudahnya. Anda tinggal memutar baut ini menggunakan kunci yang pas dengan gerakan berlawanan arah jarum jam, maka terlepaslah baut dan mur tadi dari tempatnya. Namun akan menjadi masalah yang sangat serius manakala mur atau baut yang bakal dilepaskan ini sudah dalam kondisi yang rusak. Anda akan mengalami kesulitan besar karena mur dan baut tersebut sama sekali tak bisa diputar. Anda sudah mencobanya, tetapi kunci tidak mau menggigit mur dan baut tadi.

Kami akan mencoba berbagai tips mengatasi mur dan atau baut yang rusak supaya dapat dilepaskan dari posisinya. Silakan Anda bisa mencoba solusi-solusi di bawah ini sesuai dengan jenis masalahnya!

BAUT YANG GUNDUL

Cara melepaskan baut yang sudah gundul adalah sebagai berikut :

  1. Pakailah kunci ring atau kunci sok yang mempunyai penampang segi enam. Usahakan jangan menggunakan kunci yang mempunyai gerigi.
  2. Apabila memungkinkan, sambunglah kunci tersebut dengan obeng supaya ukurannya menjadi lebih panjang sehingga mudah digunakan.
  3. Pasanglah kunci pada baut yang sudah gundul tersebut. Pukul beberapa kali memakai martil agar lubang kunci bisa melesak masuk dan mencengkeram baut.
  4. Khusus untuk baut yang kondisinya sudah terlalu kelas, Anda bisa memukul kepala baut tersebut sehingga bisa dicengkeram oleh kunci ring.
  5. Kini waktunya Anda mencoba menggerakkan kunci berlawanan arah jarum jam. Berikan tekanan secara perlahan-lahan agar baut bisa sedikit berputar.
  6. Jika Anda sudah berhasil memutar posisi baut sedikit saja artinya trik ini sukses dilakukan. Silakan lanjutkan perjuangan Anda.

MUR SUDAH KARATAN

Berikut ini cara membuka mur yang sudah karatan yaitu :

  1. Apabila kondisi mur yang berkarat ini kotor karena tertutupi oleh partikel-partikel debu, Anda bisa menyikat permukaannya terlebih dahulu.
  2. Oleskan minyak rem ke bagian kepala mur tersebut. Lalu sedikit demi sedikit Anda bisa mengoleskan minyak rem ini ke bagian tubuh mur melalui celah-celahnya.
  3. Biarkan selama beberapa saat agar minyak rem meresap masuk dan melumasi seluruh bagian mur. Anda bisa menunggu selama 15-30 menit.
  4. Sekarang Anda bisa mencoba melepaskan mur ini menggunakan kunci yang sesuai. Lakukan gerakan bolak-balik dengan sedikit hentakan.
  5. Hati-hati saat memutar mur tersebut agar tidak membuatnya menjadi gundul. Sekali saja Anda berhasil menggerakkan mur ini, maka selanjutnya akan mudah.

BAUT TIDAK KELUAR

Di bawah ini langkah-langkah mengatasi baut yang tidak mau keluar dari mur :

  1. Siapkan obeng minus yang penampang ujungnya berukuran tipis sekali. Obeng ini akan sangat membantu Anda dalam mengangkat baut.
  2. Masukkan ujung obeng tersebut di sela-sela antara baut dan permukaan benda. Anda bisa mencongkelnya secara paksa supaya baut agak terangkat.
  3. Tahan posisi obeng minus agar tetap mencongkel baut. Kemudian gunakan kunci ring untuk memutar baut dengan gerakan berlawanan arah jarum jam.

MUR TERLALU KERAS

Masalah mur yang terlalu keras sehingga sulit dilepaskan bisa diatasi dengan trik berikut :

  1. Siapkan obeng ketok yang kokoh. Jika tidak punya, Anda juga bisa menggunakan obeng plus sebagai alternatifnya.
  2. Posisikan obeng tersebut menancap di kepala mur. Lalu pukul obeng ini menggunakan palu agar posisi mur lebih menancap ke dalam.
  3. Selanjutnya Anda bisa membuka mur tadi lebih mudah. Silakan putarlah mur tersebut berlawanan arah jarum jam dengan sedikit hentakan.