Panduan Membuat Tauge Kacang Hijau yang Bagus untuk Pemula

Halo semuanya. Hari ini kita akan mulai mengerjakan proyek yang baru. Sebuah proyek yang sebenarnya mudah sekali dilakukan. Tetapi Anda pasti akan merasa tertarik dan tertantang untuk menyelesaikannya dengan baik. Coba lihat pada gambar di bawah ini. Kami yakin Anda pasti telah mengetahui apa ini, kan? Yap, ini adalah tauge. Anda bisa membuat tauge sendiri di rumah menggunakan biji kacang hijau. Masih ingat kan sebelumnya kalau kami berbagi tentang panduan membuat tauge dari kedelai? Namun kali ini kita akan membuatnya dari kacang hijau yang memang lebih disukai di Indonesia khususnya.

Tauge pada dasarnya merupakan kecambah dari kacang-kacangan. Anda bisa membuat tauge ini dari biji kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang kedelai, kacang tanah, dan lain-lain. Tauge ini mempunyai rasa yang segar dan renyah. Paling cocok sih tauge ini ditambahkan ke dalam hidangan berkuah seperti soto, rawon, sop konro, dan masih banyak lagi. Anda juga dapat membuat pancake tauge sederhana loh yang rasanya lezat sekali. Daripada Anda membelinya di pasar, lebih baik coba bikin sendiri. Bayangkan saja dari 1 ½ mangkuk kacang hijau kita bisa membuat sampai 3-5 kg tauge yang segar loh.

Kami akan berbagi panduan membuat tauge kacang hijau dengan mudah untuk Anda yang baru pertama kali mencobanya. Panduan di bawah ini cocok banget deh buat pemula. Kami berani menjamin jika Anda pasti akan langsung berhasil membuat tauge sendiri dalam sekali percobaan saja.

Alat dan Bahan :

  • 1 ½ mangkuk kacang hijau
  • Air secukupnya
  • Pot plastik diameter minimal 30 cm
  • Kertas tisu
  • Kantung jaring buah
  • Kain katun hitam
  • Baskom
  • Mangkuk

Cara Membuat :

Siapkan biji kacang hijau sebanyak 1 ½ mangkuk. Cucilah biji tersebut di bawah air yang mengalir sampai bersih. Apabila terdapat biji kacang hijau yang rusak, mati, atau menghitam, Anda harus segera membuangnya.

Masukkan kacang hijau yang sudah dicuci bersih ke dalam baskom. Tambahkan air secukupnya sampai merendam biji kacang hijau tersebut. Selanjutnya Anda dapat membiarkan kacang hijau ini tetap terendam air selama 24 jam.

Keesokan harinya, Anda bisa melihat jika biji kacang hijau yang telah direndam tersebut nampak mengembang serta ukurannya pun membesar. Silakan Anda tiriskan kacang hijau ini, lalu cucilah sekali lagi dengan air bersih sampai aromanya segar kembali.

Siapkan pot besar dengan ukuran diameter minimal 30 cm. Di sini Anda bebas mau memakai pot plastik atau tanah dengan warna yang juga boleh apa saja. Yang penting Anda harus memastikan pot tersebut memiliki lubang-lubang di bawahnya.

Siapkan kantung jaring buah. Biasanya kantung ini digunakan sebagai wadah buah salak. Bila tak ada, Anda bisa menggantinya dengan jaring biasa. Silakan masukkan jaring ini tepat di dasar pot. Lantas letakkan selembar kertas tisu di atasnya.

Barulah kemudian Anda dapat meletakkan biji kacang hijau yang telah dicuci bersih tadi persis di atas kertas tisu. Ratakan susunan biji-biji kacang hijau ini ya, serta agak dipadatkan. Setelah itu, Anda bisa menyiraminya dengan air secukupnya dan tiriskan.

Siapkan baskom yang ukurannya besar. Taruh mangkuk dengan posisi terbalik ke dalam baskom ini. Lantas Anda dapat meletakkan pot berisi kacang hijau tepat di atas mangkuk. Tujuannya agar air di dalam pot bisa terus keluar sehingga mencegah timbulnya genangan air.

Langkah selanjutnya adalah Anda harus menutupi pot tersebut menggunakan kain warna hitam. Fungsi kain hitam ini untuk menghalangi sinar matahari sehingga warna taugenya menjadi putih cerah. Sebab kalau terkena sinar matahari, tauge akan berwarna hijau dan kurang menarik.

Supaya tauge tumbuh subur, Anda harus menyirami kacang hijau setiap 2-3 jam sekali, kecuali di malam hari. Tauge yang kekurangan air biasanya akan kurus dan rasanya pun kurang enak. Anda mesti mengerjakannya hingga 6 hari berturut-turut.

Cara menyirami tauge yang benar yaitu Anda perlu melepaskan penutup kain hitamnya dahulu. Lalu siramilah pot berisi tauge ini dengan air kecil secara merata. Tepuk-tepuk tauge ini supaya memadat. Tiriskan air siramannya. Letakkan kembali di baskom dan tutup dengan kain.

Lakukan penyiraman selama 6 hari berturut-turut. Contoh hasil pada 5 hari. Taugenya sudah jadi tapi masih kurang panjang dan gemuk. Anda bisa melanjutkan merawatnya. Jangan lupa untuk terus menyiraminya setiap 2-3 jam sekali ya biar tauge tumbuh subur.

Pada hari keenam, tauge kacang hijau buatan Anda sudah jadi. Kini waktunya Anda memanen tauge tersebut. Anda bisa mencabut tauge-tauge ini dengan hati-hati supaya tidak patah. Cuci di bawah air mengalir sampai bersih. Barulah tauge tersebut siap untuk dimasak.

Sumber : Maangchi