Cara Mencuci Karpet dengan Kaporit agar Tidak Bau Apek

Anda mungkin mempunyai karpet yang kondisinya sudah kotor? Segeralah cuci karpet tersebut supaya tidak menjadi sarang kuman dan bakteri. Tebalnya bahan karpet memang membuat kotoran penyebab penyakit dengan mudah berkumpul di sini. Khususnya untuk karpet bulu, di mana partikel-partikel debu gampang sekali menempel di seratnya. Anda harus lekas mencuci karpet tersebut guna menghilangkan semua kotorannya. Tapi bagaimana caranya?

Mencuci karpet memang tidak seperti mencuci pakaian biasa. Boleh dibilang jika proses mencuci karpet ini lebih sulit dilakukan. Mengapa? Sebab ukuran karpet yang begitu besar akan menyulitkan kita dalam mencucinya. Apalagi kalau karpet tersebut terbuat dari material yang cukup tebal, pasti bakal lebih sulit lagi. Begitu pula saat Anda akan menjemur karpet membutuhkan tenaga ekstra untuk mengangkatnya ke tempat penjemuran karena bobotnya yang begitu berat.

Kendala lain yang kerap dialami ketika mencuci karpet yaitu hasilnya yang tidak sesuai harapan. Kondisi karpet yang baru saja dicuci tersebut memang bersih, tetapi baunya itu loh yang tercium apek. Entah kenapa karpet tersebut malah berbau apek setelah Anda mencucinya. Biasanya masalah ini disebabkan karena Anda tidak terlalu bersih ketika mencuci karpet, membilasnya kurang bersih, atau karpet yang belum begitu kering tapi sudah diangkat dari tempat jemuran.

Kami mempunyai trik yang jitu bagi Anda, bagaimana cara mencuci karpet supaya tidak berbau apek. Ternyata kita bisa mencuci karpet tanpa bau apek dengan menggunakan kaporit. Bahan kimia penjernih air ini ternyata efektif sekali digunakan untuk mengusir bau tak sedap pada karpet yang sedang dicuci.

Cucilah Karpet seperti Biasa

Anda bisa memulainya dengan mencuci karpet seperti biasa. Di sini Anda dapat mencuci karpet tersebut secara manual, menggunakan mesin cuci, atau memakai sikat khusus untuk karpet. Disarankan memakai sabun khusus untuk karpet supaya dapat menghilangkan kotoran secara maksimal serta tidak merusak serat kain. Lakukan upaya pembersihan ini semaksimal mungkin. Pastikan sudah tidak ada lagi tumpukan kotoran maupun noda membandel di permukaan karpet.

Bilas sampai Airnya Bening

Untuk membilas karpet yang baru saja dicuci pun dapat dilakukan menggunakan mesin cuci atau secara manual memakai keran air. Anda mungkin perlu membilas karpet ini beberapa kali mengingat bahannya yang tebal pasti menyerap banyak busa sabun di dalamnya. Yang penting adalah Anda harus melakukan proses pembilasan ini sampai air bilasannya nampak jernih. Hal ini menandakan kalau karpet tersebut sudah benar-benar bersih. Jangan terlalu hemat air ya!

Gunakan Kaporit Secukupnya

Setelah sisa air bilasan karpet tersebut nampak jernih, Anda bisa merendam karpet tersebut sebentar di dalam air kaporit. Air yang telah diberi kaporit ini ternyata sangat efektif loh mengusir bau tidak sedap pada karpet. Bahkan meskipun karpet Anda nantinya tidak langsung kering setelah dijemur, karpet tadi tetap tidak akan berbau apek karena sudah diberi kaporit. Gunakan kaporit sedikit saja sebab jika Anda menggunakannya terlalu banyak dapat merusak warna karpet. Setelah direndam selama 10-15 menit, karpet lantas dibilas sekali lagi.

Jemurlah hingga Kering

Kini waktunya bagi Anda untuk menjemur karpet yang sudah rampung dicuci di tempat penjemuran. Kami sarankan jemurlah karpet tersebut di tempat yang terbuka supaya sinar matahari dapat mengenai bahan karpet secara langsung. Sehingga karpet Anda pun akan lebih cepat kering. Namun kalau setelah dijemur selama seharian penuh karpet belum kering juga, Anda tak usah khawatir. Jemurlah lagi karpet tersebut keesokan harinya sampai kondisinya benar-benar kering. Dijamin karpet Anda tak akan berbau apek walaupun dijemur dua kali karena sudah diberi kaporit.