4 Tips Membersihkan Kolam Renang agar Hasilnya Lebih Bersih

Rumah mewah sering kali dilengkapi dengan kolam renang pribadi sebagai fasilitas unggulannya. Adanya kolam renang tersebut tak hanya dapat mempermanis tampilan eksterior saja, tetapi juga bermanfaat besar bagi para penghuninya. Anda yang mempunyai kolam renang pribadi di rumah bisa berenang sepuasnya setiap hari secara gratis. Anda bahkan dapat melakukannya di pagi hari buta ataupun malam hari jikalau mau. Tentunya ini merupakan kegiatan yang sangat diidam-idamkan, terutama apabila Anda memang mempunyai hobi berolahraga di dalam air.

Kolam renang wajib senantiasa diperhatikan kondisi serta kebersihannya. Sebab bagaimana pun tak ada seorang pun yang mau berenang di kolam renang yang kondisinya kotor. Hal ini dikarenakan lingkungan kolam renang yang kotor merupakan sarangnya kuman dan bakteri penyebab penyakit. Selain itu, kolam renang yang kotor juga akan membuat rumah Anda terkesan jorok. Desain rumah Anda nampak buruk sekali layaknya rumah berhantu atau rumah yang tak pernah dirawat. Hal ini membuat para tamu akan mengecap Anda sekeluarga adalah orang pemalas.

Air di kolam renang yang baik harus mengandung bahan-bahan mineral serta air murni yang seimbang. Guna mewujudkan kondisi kolam renang yang baik ini, minimal Anda harus membersihkan kolam renang tersebut setidak-tidaknya sekali dalam seminggu. Tujuannya untuk menjaga kondisi kolam renang agar tetap bersih. Seseorang yang berenang di air kotor bakal rawan terkena penyakit kulit akibat jamur serta iritasi pada bagian matanya. Oleh karena itu, jika sedari awal Anda sudah berniat memiliki kolam renang sendiri, maka Anda wajib merawatnya dengan sebaik-baiknya.

Jagalah Senantiasa Kualitas Air di Kolam Renang

Salah satu tolak ukur yang bisa digunakan untuk memeriksa kualitas air adalah konsentrasi pH. Bagusnya kadar pH untuk air di kolam renang ini mengandung total alkalin dan kalsium yang seimbang. Jika tidak, maka air tersebut bisa mengakibatkan kerusakan pada struktur kolam renang, menimbulkan kerak, serta menyebabkan gangguan pada kulit dan mata. Selai itu, Anda juga perlu menjaga agar kandungan klorin di dalam air kolam renang tetap berada pada kisaran 1,0-3,0 ppm. Gunakanlah alat bernama pH meter untuk mengukur konsentrasi ion hidrogen dan kadar klorin yang terdapat di air.

Rutin Membersihkan Kolam Renang Secara Total

Apabila setelah Anda mengecetak kondisi air di kolam renang menggunakan pH meter ternyata kualitas air sudah tidak layak pakai, maka Anda wajib membuang seluruh air tersebut dan menggantinya dengan air yang baru. Anda mesti melakukan pengurasan air di kolam renang secara menyeluruh sampai benar-benar habis tak tersisa. Kemudian lakukan pembersihan dengan menggosok semua permukaan kolam renang memakai sikat khusus. Sikatilah bagian lantai dan dinding kolam renang dengan tenaga penuh. Kalau perlu, Anda bisa memakai sabun pembersih khusus agar hasilnya pun lebih bersih.

Taburkan Zat Pembunuh Bakteri ke Kolam Renang

Kolam renang yang sudah selesai Anda bersihkan secara total, lantas dapat diisi kembali menggunakan air yang baru. Untuk menjaga kebersihan kolam renang tersebut, disarankan untuk menaburkan larutan pembunuh bakteri khusus ke dalam air. Biasanya dalam kurun waktu 15 menit kemudian, kondisi air di kolam renang ini seketika akan langsung menjadi bersih dan higienis. Air di kolam renang memang perlu mendapatkan tambahan bahan-bahan kimia supaya kualitasnya terjaga lebih lama. Itu sebabnya, Anda diwajibkan membilas tubuh memakai air bersih setiap kali selesai berenang.

Tambahkan Algasida dan Klorin ke Kolam Renang

Masih ada bahan kimia lain selain larutan pembunuh bakteri yang perlu Anda masukkan ke dalam kolam renang untuk membuat kondisinya menjadi lebih bersih. Di antaranya yaitu algasida serta klorin. Perlu Anda ketahui, klorin berguna untuk menjernihkan air di kolam renang. Sedangkan fungsi algasida adalah mencegah pertumbuhan alga yang menjadi penyebab utama mengapa air di kolam renang berwarna kehijau-hijauan. Terdapat 2 jenis algasida yang bisa Anda gunakan yaitu algasida metallic serta amonia kuarterner. Pemakaian algasida ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan.