Cara Merawat Tanaman Hias Indoor Dalam Ruangan agar Tumbuh Subur

Tanaman indoor adalah istilah untuk menyebutkan tumbuh-tumbuhan yang ditanam di dalam rumah. Tanaman ini biasanya dimanfaatkan sebagai penghias ruangan, menciptakan suasana yang natural, serta menghadirkan oksigen di dalam rumah. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan tanaman indoor untuk mendesain interior rumah agar nampak lebih unik. Beberapa jenis tanaman indoor bahkan juga mampu menyerap bau beracun yang ditimbulkan oleh cat dan furnitur baru dii rumah Anda loh. Tanaman indoor ini memang benar-benar bermanfaat. Jadi rugi sekali bila Anda sampai tidak menghadirkannya.

Karena manfaatnya yang begitu besar inilah, maka orang pun lantas beramai-ramai menanam tanaman indoor di dalam rumahnya. Contoh tanaman indoor yang paling terkenal di antaranya palem, aglaonema constatum, sanseviera, sphatiphyllum, philodendron, dan dracena sanderiana. Ini merupakan jenis-jenis tanaman indoor yang mempunyai penggemar yang banyak sekali di Indonesia. Anda bisa mendapatkan bibitnya di www.tokotanaman.com dengan harga yang sangat terjangkau. Di TokoTanaman.com, Anda juga bisa memperoleh berbagai  macam bibit dan benih tanaman dengan pilihan yang banyak sekali.

Cara Menanam Tanaman Indoor

Pada dasarnya, menanam tanaman indoor itu sama halnya seperti menanam tumbuh-tumbuhan yang lainnya kok. Silakan Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini!

  1. Siapkan media tanamnya terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan tanah yang dicampur dengan sekam bakar memakai perbandingan 1:1. Untuk meningkatkan kesuburan media tanam, Anda juga dapat menambahkan pupuk kandang secukupnya.
  2. Siapkan pot yang mempunyai penampilan yang menarik. Kami sarankan Anda menggunakan pot yang terbuat dari tanah liat atau keramik daripada pot plastik. Selain nampak lebih menawan, pot gerabah juga mampu menjaga kelembaban media tanam.
  3. Posisi pot paling baik diletakkan di sudut rumah yang terang dan mendapatkan cahaya matahari. Kondisi ruangan ini memungkinkan tanaman tetap bisa memproduksi makanannya lewat proses fotosintesis meskipun berada di dalam rumah.
  4. Setiap 2-3 minggu pot diletakkan di teras rumah untuk diangin-anginkan. Hindari menjemurnya di bawah sinar matahari langsung sebab tanaman ini sudah menyesuaikan diri terhadap suhu ruangan. Dalam menganginkannya pun tak perlu seharian, cukup 3-4 jam saja
  5. Anda juga perlu menjaga tampilan tanaman indoor ini senantiasa terlihat segar. Caranya yaitu pangkas daun-daun tua yang mulai terlihat kecokelatan. Jangan lupa untuk mencuci permukaan daunnya sampai bersih kembali apabila terdapat debu atau kotoran di sana.
  6. Penggantian pot lama ke pot yang lebih besar dapat Anda kerjakan ketika tanaman sudah mulai tumbuh besar. Hal ini bertujuan agar tanaman memiliki media yang lebih luas untuk menunjang pertumbuhan akarnya. Lakukan proses pemindahan tanaman ini dengan hati-hati.

Cara Merawat Tanaman Indoor

Merawat tanaman indoor membutuhkan trik tersendiri mengingat lokasi penanamannya yang berada di ruang tertutup. Berikut ini hal-hal yang mesti dilakukan dalam merawat tanaman indoor yaitu :

SUHU

  • Pertahankan suhu ruangan agar selalu normal.
  • Suhu rendah diperlukan oleh tanaman saat malam hari.

AIR

  • Hindari menyiram air berlebihan dengan intensitas yang terlalu sering.
  • Keberadaan air diperlukan sebatas untuk melembabkan tanah.
  • Siramlah sampai menyentuh dasar pot agar akar tanaman tidak kesulitan untuk mencari air.

CAHAYA

  • Putar posisi pot tanaman secara berkala.
  • Dua minggu sekali bawa pot keluar ruangan.
  • Hindari terpaan sinar matahari langsung.

POT

  • Ganti pot yang lebih besar apabila sudah terlihat kekecilan.
  • Pastikan ada lubang drainase pada bagian dasar pot.
  • Pot tanah liat mampu menjaga kelembaban tanah dengan lebih baik.
  • Pilih pot yang terlihat cantik agar bisa menjadi hiasan ruangan.
  • Sesuaikan warna pot dengan interior rumah.

KELEMBABAN

  • Kelembaban tanah diperlukan untuk membantu proses tumbuh akar.
  • Kelembaban udara bisa ditingkatkan dengan menambah nampan berisi air di dasar pot.
  • Semprotkan air pada daun tanaman secara berkala.

PENGENDALIAN

  • Setiap 2-3 minggu sekali semprotkan insektisida.
  • Pilih insektisida yang ramah untuk tanaman indoor dan aman bagi manusia.
  • Jagalah kebersihan tanaman setiap waktu.