9 Cara Membersihkan Peralatan Dapur dari Plastik sampai Besi

Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk senantiasa menjaga kebersihan peralatan dapur. Bukan hanya  akan memastikannya lebih awet, tetapi juga membuat peralatan dapur ini tetap aman digunakan. Sebab bagaimanapun juga peralatan dapur yang bersih pasti bebas dari kuman dan bakteri, kan? Solusi mudah untuk menjaga kebersihan dapur ini yaitu membersihkannya setiap kali Anda telah selesai memakainya. Dengan memastikan alat-alat di dapur ini bersih semua, hal ini termasuk Anda telah menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Anda pun akan terhindar dari bibit penyakit.

Beragamnya bahan material pembuat peralatan dapur ini membutuhkan perlakukan yang berbeda-beda bagi kita untuk membersihkannya. Ada peralatan dapur yang terbuat dari aluminium, plastik, kaca, kayu, stainless steel, keramik, besi, tembaga, dan masih banyak lagi. Setiap jenis alat-alat tersebut perlu Anda bersihkan dengan metode yang tepat. Sebab kesalahan dalam membersihkannya justru akan membuat hasilnya tidak bersih, kondisinya semakin kotor, atau bahkan peralatan tadi menjadi cepat rusak. Anda harus memperhatikan metode pembersihan ini dengan sebaik-baiknya.

Kiat-kiat di bawah ini akan membantu Anda membersihkan peralatan dapur secara maksimal, dan hasil akhirnya pun pasti bagus sekali. Silakan Anda dapat mengikuti panduan selengkapnya di bawah ini ya!

ALUMINIUM

Peralatan masak yang terbuat dari aluminium sebenarnya rentan sekali terhadap sabun cuci piring. Jika alat tersebut terlalu lama direndam air sabun, maka warnanya akan sedikit berubah. Biasanya warnanya akan menguning serta tampilannya pun menjadi agak kusam. Untuk mengembalikan pesona alat dapur aluminium ini, Anda dapat mencoba merendamnya di air yang telah dicampur saus mayonais. Anda juga bisa merendamnya di campuran air dan lemon. Gosoklah permukaan peralatan dapur ini menggunakan steel wool pad untuk mengembalikan kilauannya.

PLASTIK

Contoh peralatan dapur berbahan plastik seperti gelas, piring, dan mangkuk. Masalah yang muncul dari bahan ini adalah sulitnya menghilangkan bau tak sedap akibat penggunaan sebelumnya. Ternyata, Anda bisa mengatasi masalah ini hanya dengan memasukkan gumpalan koran ke dalamnya selama semalam suntuk. Pori-pori koran akan menyerap bau tak sedap dari dalam plastik ini. Untuk menghilangkan noda-noda lemak yang membandel pada peralatan plastik, Anda dapat memanfaatkan baking soda. Buatlah pasta baking soda untuk dipakai membersihkan wadah plastik.

KACA

Semua peralatan memasak yang terbuat dari kaca memang mudah sekali pecah. Anda harus memegang serta menaruh semua peralatan kaca ini dengan hati-hati. Jangan sampai peralatan ini saling bertindihan di luar batas kewajaran. Anda juga tidak boleh meletakkannya di tempat yang rawan jatuh. Untungnya, peralatan dapur berbahan kaca ini paling mudah dibersihkan, termasuk untuk bekas makanan berlemak sekalipun. Anda tidak perlu memakai trik yang aneh-aneh untuk membersihkan perabotan dari kaca ini. Silakan gunakan saja sabun cuci piring beraroma lemon ketika Anda mencucinya.

KERAMIK

Umumnya, peralatan makan berbahan keramik digunakan pada acara makan bersama dalam skala yang lebih besar. Peralatan keramik ini memiliki tampilan yang begitu mewah dan elegan. Sehingga pas sekali dipakai dalam acara jamuan makan yang bersifat resmi. Ketika ingin memakai peralatan keramik, Anda harus memastikan peralatan tersebut bersih mengkilap, tidak bernoda, segar, dan bebas kuman. Anda dapat merendam peralatan makan ini ke dalam air hangat dengan tambahan cuka apel terlebih dahulu sebagai pemberi aroma segar. Kini semua peralatan keramik milik Anda pun siap untuk digunakan.

KAYU

Musuh utama dari semua peralatan dapur yang berbahan kayu adalah air. Apabila perabotan tersebut dibiarkan berair atau lembab terlalu lama, maka pasti akan ditumbuhi jamur maupun cendawan. Pada alkhirnya bagian permukaan alat-alat tersebut akan melunak sehingga gampang rusak. Oleh sebab itu, kami sarankan bagi Anda untuk mencuci peralatan kayu ini menggunakan air panas terlebih dahulu, lalu keringkan menggunakan kain lap yang bersih. Sebaiknya Anda jangan langsung menyimpannya ke dalam lemari ya. Biarkan peralatan ini terkena angin dahulu sampai benar-benar mengering.

BESI

Lain lagi dengan peralatan dapur yang terbuat dari besi, di mana musuh utamanya adalah karat. Karat ini tumbuh di permukaan peralatan, lalu membuat strukturnya menjadi keropos. Anda bisa mencegah karat dengan memberikan minyak goreng sebagai pelindungnya. Sedangkan pada peralatan besi yang sudah dilapisi anti lengket, Anda bisa merawat lapisan anti lengket ini dengan merebus baking soda di atasnya. Untuk menghilangkan bekas hangus, Anda dapat merendamnya di campuran air sari nanas dan baking soda. Bisa juga dengan merendamnya di air panas, lalu gosok menggunakan jeruk nipis.

STAINLESS STEEL

Untuk membersihkan peralatan memasak yang terbuat dari bahan stainless steel, sangat dianjurkan bagi Anda untuk menggunakan spons saja tanpa memakai kain, sikat, atau kawat pembersih. Hal ini berguna untuk mencegah permukaan peralatan stainless steel ini  tergores sehingga penampilannya pun menjadi jelek sekali. Sementara itu, bekas gosong di bawah panci stainless steel ini bisa Anda lenyapkan dengan bantuan abu gosok. Anda juga dapat memakai cuka putih untuk menghilangkan noda membandel yang menempel di permukaan stainless steel ini.

TEMBAGA

Bagi Anda yang masih menggunakan peralatan dapur dari tembaga, biasanya alat dapur ini mudah sekali terlihat kusam loh. Apalagi kalau Anda tak merawatnya dengan baik. Untuk mengembalikan kilauannya, Anda bisa memanfaatkan sari tomat saat membersihkan peralatan tembaga tersebut. Caranya gampang sekali kok. Pertama-tama, Anda dapat menghaluskan beberapa buah tomat sampai bentuknya menjadi pasta. Kemudia lumuri seluruh permukaan peralatan tembaga tadi memakai pasta tomat secara merata. Diamkan selama 20-30 menit. Selanjutnya Anda bisa membilasnya dengan air bersih.

TANAH LIAT

Pada dapur bergaya tradisional, peralatan memasak yang digunakan umumnya didominasi oleh alat-alat yang terbuat dari bahan tanah liat. Kita biasanya menyebut peralatan ini dengan istilah gerabah. Perlu Anda perhatikan, peralatan tanah liat ini sangat rentan terhadap perubahan suhu ekstrim. Jadi jangan pernah memasak dengan api besar ataupun memasukkannya ke dalam freezer jika tidak mau peralatan tersebut pecah. Anda juga tidak boleh memanaskannya tanpa air sedikitpun di atas peralatan tersebut ya. Gerabah tanah liat ini bisa dibersihkan cukup menggunakan baking soda.