6 Inspirasi : Cara Memilih Tanaman Hias untuk Ditanam di Rumah

Desain rumah Anda akan semakin sempurna ketika dilengkapi dengan taman depan rumah dan halaman belakang. Apalagi kalau taman maupun halaman tersebut mempunyai dekorasi yang indah dan dipenuhi oleh tumbuh-tumbuhan yang menarik, Anda pasti akan merasa semakin betah tinggal di dalam rumah yang nyaman ini. Di lingkungan eksterior rumah tersebut, Anda dapat bersenang-senang, bersantai dan menikmati waktu, melepas kepenatan, serta menyalurkan hobi berkebun bersama anggota keluarga. Keberadaan tanaman di sekitar rumah juga akan membuat lingkungannya terasa sejuk dan nampak asri. Ini merupakan salah satu syarat pendukung rumah yang ideal.

Ada banyak sekali ragam tumbuh-tumbuhan yang sekarang bisa Anda pilih untuk ditanam di pekarangan rumah. Bukan cuma tanaman asal Indonesia saja sih, bahkan kini Anda juga dapat menanam tumbuhan yang berasal dari luar negeri seperti bunga tulip, bunga sakura, buah kiwi, kacang almond, buah tin, dan lain-lain. Anda bisa mendapatkan bibit tumbuh-tumbuhan ini di www.tokotanaman.com dengan harga yang terjangkau. TokoTanaman.com menyediakan aneka bibit dan benih tumbuhan yang bisa Anda beli secara online. Semua produk di sini mempunyai kualitas unggul loh.

Walaupun kelihatannya merupakan pekerjaan yang sepele, tetapi memilih tanaman-tanaman yang akan ditanam di pekarangan tidak segampang kelihatannya loh. Anda harus bisa memilihnya secara bijaksana supaya ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemilihan jenis tanaman ini juga mesti disesuaikan dengan desain taman yang diusung. Apakah Anda ingin membuat desain taman minimalis, taman yang bergaya Eropa, atau taman yang dipenuhi bunga? Konsep dasar inilah yang selanjutnya bisa Anda jadikan sebagai acuan utama dalam memilih tumbuh-tumbuhan.

Kiat-kiat di bawah ini bakal membantu Anda memilih tumbuh-tumbuhan yang tepat untuk ditanam di taman depan rumah ataupun halaman belakang.

Jika Anda menginginkan desain rumah yang sejuk, asri, dan alami penuh dengan oksigen, maka cobalah menanam pepohonan yang mampu tumbuh tinggi menjulang dan besar. Banyaknya pohon yang tumbuh di halaman rumah tinggal ini terbukti bisa menurunkan suhu udara di sekitarnya secara signifikan hingga mencapai 10 derajat celsius. Pepohonan yang tinggi dan besar juga akan menaungi rumah dari sengatan terik matahari langsung. Hasilnya, interior pun terasa lebih adem. Disarankan memilih tanaman yang tak berisiko membahayakan penghuni, serta akarnya tidak merusak rumah dan saluran perpipaan.

Kalau mau tampil lebih unik, Anda dapat memanfaatkan tanaman hidup layakanya aksesori. Contohnya nih Anda bisa membuat kisi-kisi jendela atau tirai alami menggunakan tanaman rambat. Tanaman ini bisa Anda rambatkan dengan memeliharanya di bagian atap rumah atau dibentuk secara menggantung. Tanaman-tanaman yang merambat ini bagus sekali dipakai untuk melindungi dinding rumah sekaligus memperindah tampilannya. Jangan lupa Anda juga mesti memberikan jarak yang cukup antara tanaman rambat dan dinding rumah sehingga ada sela-sela di bagian tengahnya sebagai jalur sirkulasi udara.

Untuk memaksimalkan jumlah oksigen yang masuk ke dalam rumah, tanamlah tumbuh-tumbuhan yang memiliki ketinggian maksimal yang sedang. Anda perlu memangkas dahan dan rantingnya secara berkala untuk menjaga tinggi tanaman tersebut agar tetap konsisten sesuai tinggi jendela. Dengan memakai trik ini, oksigen yang dihasilkan oleh daun-daun tanaman tersebut bisa langsung mengalir masuk ke rumah. Interior rumah Anda pun begitu kaya dengan oksigen tanpa membat suasananya menjadi gelap. Kadang-kadang menanam pohon yang terlalu tinggi akan mengganggu masuknya sinar matahari ke rumah.

Menanam pohon secara asal-asalan terkadang akan menciptakan panorama halaman yang rimbun, tapi unik, berbeda, dan indah. Sayangnya teknik penanaman semacam ini juga dapat menghambat sirkulasi udara di lingkungan outdoor. Akibatnya tingkat kelembaban di sini menjadi terlalu tinggi sehingga rawan menjadi sarang jamur dan cendawan. Oleh karena itu, kami sarankan tanamlah pepohonan dengan jarak yang cukup renggang supaya udara tetap dapat bergerak lancar. Pohon yang ditanam dalam jarak yang cukup renggang ini pun tidak akan saling berkompetisi sehingga pertumbuhannya akan lebih subur.

Pertimbangkanlah memelihara tanaman-tanaman yang khas daerah setempat di mana Anda tinggal. Hal ini bertujuan agar proses adaptasi oleh semua tanaman tersebut bisa berjalan dengan lancar. Sehingga perawatan yang harus Anda lakukan terhadap tanaman tadi pun menjadi lebih sederhana. Memelihara tumbuh-tumbuhan khas lokal merupakan pilihan yang paling tepat bagi Anda yang sedang mencoba kali pertama berkebun. Tanaman lokal yang secara alami tumbuh di daerah Anda pasti bakal lebih gampang dipelihara juga di lingkungan pekarangan rumah. Dijamin Anda tak kan mengalami kerepotan deh.

Halaman rumah tinggal pada dasarnya bisa dibagi ke dalam dua area yaitu halaman depan dan halaman belakang. Halaman depan berfungsi sebagai penambah daya tarik rumah sehingga Anda perlu menanam tumbuh-tumbuhan yang menarik di sini. Contohnya seperti adenium, mawar, anggrek, melati, soka, dan tanaman berbunga lainnya. Sedangkan halaman belakang adalah area untuk menyalurkan hobi Anda sekeluarga sekaligus menjadi tempat bersantai. Halaman belakang ini paling cocok ditanami pepohonan yang bisa menghasilkan buah seperti mangga, belimbing, kelengkeng, alpukat, jeruk nipis, dan lain-lain.