6 Trik Sederhana Membuat Rumah Terasa Sejuk dan Adem

Anda tentu ingin memiliki rumah yang sejuk dan adem, kan? Salah satu jalan pintas yang biasa dilakukan yaitu memasang perangkat AC (Air Conditioner) di rumah tersebut. AC secara efektif mampu mengubah interior yang semula terasa gerah dan panas menjadi lebih sejuk dan adem. Tapi sayangnya penggunaan AC ini selain mahal juga bersifat tak ramah lingkungan. Anda harus mempertimbangkan sekali lagi untuk memakai perangkat yang satu ini. Karena pada faktanya, AC ini bukanlah satu-satunya jalan keluar untuk mengatasi rumah yang panas. Anda bisa menggunakan solusi yang lainnya.

Sebenarnya penyebab utama rumah terasa panas adalah kesalahan Anda sendiri dalam mendesainnya. Sejak dari awal Anda tidak memperhatikan bagaimana agar sirkulasi udara dapat berputar dengan lancar di dalamnya. Oleh sebab itu, jika Anda menginginkan rumah yang lebih segar cobalah mengubah sedikit dekorasi rumah Anda saat ini. Anda mungkin bisa memperbaiki aliran udara, cahaya, sekaligus tampilan rumah tersebut di saat yang sama. Jadi ini merupakan salah satu trik efektif untuk mendekorasi rumah dengan lebih hemat, kan? Anda wajib mencobanya sesegera mungkin!

Cobalah tips-tips di bawah ini ya. Kiat-kiat di bawah ini dapat memperbaiki desain rumah Anda sekaligus bakal membuat kondisi lingkungan di dalamnya terasa begitu sejuk dan adem. Anda wajib mencobanya sendiri untuk membuktikan keampuhannya.

Buatlah Taman yang Asri di Lingkungan Sekitar

Pepohonan merupakan media penyejuk rumah alami. Jika Anda tak menanam satu pohon saja di sekitar rumah, maka akan sangat rugi. Mengapa? Sebab dari sebatang pohon tersebut, Anda bisa mendapatkan udara yang segar secara cuma-cuma. Pada rumah mungil, pohon bisa ditanam di pot-pot depan rumah. Anda bisa mengaturnya supaya terlihat rapi. Malahan jika Anda mengaplikasikan sistem vertical garden di sini, tanaman yang dipelihara bisa lebih banyak lagi. Sementara itu, bila atap rumah Anda terbuat dari dak beton, Anda bisa membuat taman kecil di atap rumah (roof garden).

Padukan Dinding Beton dengan Bahan Alami

Apabila di rumah Anda sudah terpasang jendela namun tetap panas, Anda dapat membuat bukaan yang lebih banyak lagi. Tapi kali ini Anda mesti membuat bukaan-bukaan yang memiliki bentuk yang unik dan kreatif. Misalnya seperti penambahan ijuk dan susunan bilah-bilah bambu yang dikombinasikan dengan dinding beton. Selain itu, penggunaan genteng tanah liat juga bisa membuat ruangan di dalamnya terasa lebih adem. Maksimalkan pembangunan bukaan-bukaan ini di rumah Anda supaya udara yang segar pun mampu bergerak keluar-masuk dengan leluasa. Niscaya rumah Anda akan terasa lebih adem.

Buatlah Langit-langit yang Berukuran Tinggi

Pada dasarnya, ruangan akan terasa sejuk jika terjadi perputaran udara di dalamnya. Untuk mewujudkan rumah yang sejuk berkat udara yang optimal ini, maka langit-langit rumah pun harus memiliki ketinggian yang tepat. Kami lebih menyarankan plafon yang ukurannya cukup tinggi. Anda jangan pernah membuat plafon ini terlalu rendah. Usahakan ukuran tinggi plafon rumah yang dibangun antara 4 hingga 5 meter jika mau suasana di dalamnya terasa sejuk. Apabila plafon ini lebih rendah, maka udara di dalamnya pun sulit berputar. Akibatnya adalah rumah Anda terasa begitu panas dan gerah sekali.

Menutupi Dinding dengan Tanaman Rambat

Dinding merupakan salah satu jalan masuknya panas matahari ke rumah. Bahkan tanpa Anda sadari nih, panas yang diserap oleh dinding tersebut akan membuat suasana rumah Anda terasa panas sekali. Area dinding yang panas inilah yang kadang-kadang menjadi penyebab utama mengapa rumah Anda terasa panas sekali. Mirip seperti roof garden, menanam tanaman-tanaman rambat sebagai penutup dinding juga sanggup melindunginya dari terik panas cahaya matahari. Selain tanaman, Anda juga bisa membuat penutup dinding dari material kayu yang disusun sedemikian rupa.

Hindari Warna yang Menyerap Sinar Matahari

Masih ingat bahwa beberapa warna mampu menyerap panas matahari lebih banyak dari warna lainnya kan? Biasanya sih warna-warna gelap seperti hitam, cokelat, dan biru dongker sanggup menyerap panas dari sinar matahari dengan maksimal. Dampaknya yaitu rumah Anda pun akan terasa lebih panas kalau memakai warna-warni ini.  Nah, sebisa mungkin hindarilah penggunaan warna-warna tersebut. Warna gelap ini, meskipun kelihatannya menarik, namun bisa meningkatkan suhu udara di rumah. Hindari juga penggunaan keramik lantai yang bisa menyerap sinar matahari dengan optimal ya.

Lapisi Kaca Jendela dengan Filter Anti Sinar UV

Secara fisik kaca film ini terlihat lebih gelap dibandingkan dengan kaca biasa. Begitupun pada efeknya, di mana kaca ini juga lebih sedikit meneruskan cahaya. Namun jangan khawatir, rumah akan tetap bersinar terang meskipun Anda memakai kaca film ini. Efek positifnya, kaca film juga mampu melindungi interior dari sinar ultraviolet dan sinar infrared. Apabila jendela rumah Anda sudah terlanjur menggunakan kaca biasa, maka Anda dapat mencoba menutupinya memakai filter yang bersifat anti-sinar ultraviolet. Anda dapat memperoleh lapisan filter tersebut di www.alatperabotan.com dengan harga yang terjangkau.