7 Tips Perawatan Lantai Parket agar Tetap Mengkilap dan Bebas Goresan

Lantai parket kini tengah digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya rumah-rumah yang menggunakan lantai parket, khususnya rumah yang berada di lingkungan perkotaan. Jenis material lantai yang satu ini memang mempunyai tampilan yang cocok sekali dengan suasana dan iklim di negara tropis. Lantai parket sanggup menghangatkan interior rumah di musim penghujan serta menyejukkannya saat musim kemarau. Lantai ini terlihat begitu hangat, ramah, dan mengundang. Cocok sekali diaplikasikan di rumah-rumah perkotaan untuk menghilangkan kesan kaku.

Namun di balik tampilannya yang sangat menawan ini, lantai parket termasuk ke dalam salah satu jenis lantai yang memerlukan perawatan yang cukup rumit. Anda harus merawatnya dengan baik agar lantai tersebut tetap mempesona, kondisinya terjaga, dan terhindar dari kerusaan. Kenyataannya adalah ada begitu banyak faktor-faktor yang bisa merusak lantai parket di rumah Anda. Dari sekadar menyebabkan warna lantai tersebut menjadi kusam, menimbulkan goresan, serta menyebabkan kerusakan permanen. Memang sih Anda harus mau repot merawatnya kalau memilih lantai parket ini.

Sebenarnya ada banyak sekali hal-hal yang dapat dikerjakan untuk merawat lantai parket ini. Dengan senantiasa merawatnya dengan baik, maka lantai parket di rumah Anda bakal awet, tahan lama, dan tak cepat rusak. Tetapi kami merekomendasikan hanya 7 pekerjaan utama yang mesti Anda lakukan supaya kondisi lantai parket di rumah Anda pun senantiasa tetap terjaga. Silakan Anda dapat mengikuti kiat-kiat perawatan di bawah ini dan mengaplikasikannya dengan baik!

Segera Keringkan Lantai Parket yang Basah

Seperti pada material berbahan kayu lainnya, lantai parket pun rawan sekali terhadap kelembaban yang tinggi. Apabila ada genangan air yang tidak segera Anda keringkan, maka bersiap-siaplah struktur lantai parket tersebut akan melempem. Penyebabnya tidak lain karena air meresap masuk ke dalam pori-pori lantai parket dan melemahkannya. Untuk mengatasi hal ini, Anda wajib memeriksa kondisi lantai setiap hari. Jikalau terdapat tumpahan cairan, maka segeralah dilap dengan kain microfiber yang hal. Selain itu, pastikan sirkulasi udara di dalam rumah juga lancar agar interior tidak lembab.

Lindungi Lantai Parket dari Sinar Matahari

Selain rentan terhadap air, lantai parket juga gampang rusak bila terus-menerus terkena sinar matahari langsung. Warna lantai parket ini akan cepat memudar menjadi kusam jika Anda membiarkannya terus-menerus tertimpa terik matahari. Maka solusinya, Anda bisa menutupi lantai tersebut dengan karpet di area-area tertentu, khususnya bagian lantai parket yang sering tertimpa cahaya. Kami rekomendasikan juga untuk selalu menutup jendela di ruangan yang berlantai parket dengan gorden tebal sehingga risiko masuknya sinar matahari ke dalam interior dapat dicegah semaksimal mungkin.

Bersihkan Lantai dengan Vacuum Cleaner

Membersihkan lantai parket membutuhkan trik khusus yang berbeda dari jenis-jenis lantai yang lainnya. Hal ini dikarenakan permukaan lantai parket rentan sekali terkena goresan. Bahkan bulu-bulu pada sapu ijuk saja sanggup menimbulkan goresan pada lantai ini sedikit demi sedikit. Jadi Anda memang dilarang keras untuk menyapu lantai parket ini memakai sapu ijuk karena dapat menimbulkan goresan secara. Sebaiknya Anda membersihkan lantai parket menggunakan vacum cleaner saja. Kalau Anda tetap ingin memakai sapu, maka pilihlah sapu yang terbuat dari benang nylon yang lembut.

Hati-hati Melangkah di Atas Lantai Parket

Sekali lagi kami ingatkan bahwa lantai parket merupakan lantai yang sangat rapuh. Kelihatannya saja jika lantai ini mempunyai struktur yang kuat dan juga kokoh. Namun kenyataannya bagian permukaan lantai ini gampang sekali rusak loh. Terutama pada lapisan finishing-nya yang membuat tampilan lantai parket berwarna menarik dan mengkilap sebenarnya mudah tergores. Jadi Anda harus berhati-hati pada saat melangkahkan kaki di atas lantai ini. Sebaiknya Anda tidak memakai alas kaki di dalam rumah. Furniture di atas lantai parket pun mesti dilengkapi pelindung agar tidak menggores permukaan lantai ini.

Jangan Menaruh Benda Panas di Atasnya

Selain kamar mandi, lantai parket juga kurang cocok diaplikasikan di dapur. Alasannya sebab dapur ialah ruangan yang mempunyai panas cukup tinggi. Sedangkan lantai parket sendiri tak terlalu tahan terhadap panas. Anda juga tak boleh menaruh minuman atau makanan yang panas secara langsung di atas lantai ini karena dapat menyebabkan kerusakan. Biasanya sih permukaan lantai parket yang sering kali terkena suhu ekstrem akan menjadi kusam dan terlihat kurang menarik. Anda harus memberikan tatakan yang cukup tebal di atas piring ataupun gelas yang panas agar tidak merusak lantai parket.

Jangan Memakai Cairan Pembersih Kimia

Membersihkan lantai parket harus dikerjakan dengan ekstra hati-hati. Sekali-kali Anda masih boleh kok mengepel lantai ini asalkan kain pelnya jangan terlalu basah. Anda juga tidak boleh menggunakan cairan pembersih lantai berbahan kimia saat mengepel lantai parket. Memang sih cairan ini dapat menghapus kotoran dan noda membandel di permukaan lantai dengan cepat, tetapi di sisi lain cairan kimia tersebut juga akan merusak lantai parket. Sebaiknya Anda cukup mengepel dengan kain yang lembab saja tanpa memakai bahan pembersih apapun. Jangan lupa untuk mengelapnya sekali lagi biar cepat kering.

Lakukan Pemolesan Ulang Secara Berkala

Memang tak dapat dipungkiri kalau lapisan finishing pada permukaan lantai parket yang membuat lantai terlihat sangat indah dan elagan. Tapi sayangnya lapisan finishing ini akan luntur dan menghilang seiring dengan berjalannya waktu. Biasanya perubahan warna dan kilauan permukaan lantai parket akan mulai terlihat pada rentang usia 5-8 tahun pemakaian. Tetapi Anda tidak perlu risau terhadap perubahan yang terjadi tersebut. Sebab kenyataannya Anda masih bisa mengembalikan pesona lantai parket ini dengan memberikan finishing. Lakukan pemolesan dengan bahan yang tepat pada permukaan lantai ini.