Panduan : Cara Membuat Genteng dari Tanah Liat Secara Singkat

Proses pembuatan genteng tanah liat melalui beberapa langkah yang harus dikerjakan secara berurutan. Setiap tahap dalam proses tersebut wajib dilakukan sebaik-baiknya demi menjaga mutu dan kualitasnya. Sebab bagaimanapun juga Anda tentu menginginkan genteng tanah liat yang mempunyai kualitas tinggi, kan? Oleh sebab itu, Anda harus mengerjakannya dengan baik. Dari mulai pemilihan bahan baku berupa tanah liat, pengolahan tanah liat, tahap pencetakan dan pembuatan genteng, pengeringan, pembuatan tekstur agar lebih halus, pembakaran genteng tanah liat, sampai dengan tahap penyortiran.

Di Indonesia terutama, genteng tanah liat merupakan material atap yang paling banyak digunakan. Anda bisa melihat sendiri di sekitar lingkungan tempat tinggal, bahwa ada banyak sekali rumah yang memakai material yang satu ini. Bahkan rumah Anda sendiri pun mungkin menggunakan genteng tenah liat? Atap dari genteng tanah liat memang menjadi favorit masyarakat di Indonesia berkat kemampuannya dalam menahan yang sangat baik. Atap ini juga sanggup menyimpan hawa panas tersebut. Sehingga kondisi di dalam rumah ketika malam hari menjadi lebih hangat. Rumah pun akan terasa begitu nyaman.

Faktanya adalah tingkat permintaan pasar akan genteng tanah liat ini tinggi sekali loh. Kendati sekarang sudah banyak material-material atap baru yang mulai bermunculan, tetapi pesona genteng tanah liat ini tidak pernah surut. Genteng ini tetap menjadi pilihan nomor satu bagi masyarakat Indonesia ketika ingin membangun rumah tinggal. Bagi Anda yang tertarik untuk membuka usaha sendiri, Anda bisa mencoba berwirausaha dengan membuat genteng tanah liat ini. Apalagi jika di sekitar tempat tinggal Anda sedang gencar dilakukan pendirian perumahan, maka usaha Anda pasti akan cepat berkembangnya.

Membuat genteng tanah liat pada dasarnya tidak terlalu rumit kok. Bahkan prosesnya jauh lebih mudah daripada pembuatan gerabah tradisional loh. Silakan Anda dapat mengikuti panduan langkah-langkah di bawah ini untuk bisa membuat genteng tanah liat tersebut.

Langkah 1. Pemilihan Bahan Baku

Bahan baku untuk membuat genteng tanah liat sudah pasti adalah tanah liat. Namun tidak semua tanah liat dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan genteng. Ada beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi. Anda harus memakai tanah liat yang memiliki kandungan senyawa kaolin (Al2O3 2SiO4.2H2O). Tanah liat semacam ini bisa Anda dapatkan di lingkungan kebun, lapangan, perkebunan, ladang, ataupun pegunungan. Ingat, hanya tanah bagian dalam saja yang diambil. Sedangkan lapisan tanah atas (top soil) tidak digunakan karena mengandung banyak humus sehingga teksturnya lebih gembur.

Pengambilan tanah liat yang menjadi bahan baku pembuatan genteng tanah liat dapat dilakukan dengan membuang lapisan tanah atasnya terlebih dahulu ya. Lapisan top soil yang harus dibuang ini mempunyai kedalaman hingga mencapai 100 cm. Barulah kemudian tanah yang terletak di bawah 1 m sampai 500 m dapat Anda gunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan genteng tanah liat. Selanjutnya tanah liat ini dibersihkan dari sampah yang mengotorinya. Setelah itu tambahkan air, pelumas genteng (solar), pasir, dan abu merang secukupnya untuk membuat strukturnya lebih liat dan lebih kuat.

Langkah 2. Pengolahan Tanah Liat

Tanah liat yang telah Anda bersihkan dari kotoran, batu, atau sampah lantas bisa diolah sedemikian rupa melalui proses penggilingan. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan tanah liat yang memiliki kualitas yang lebih bagus dengan karakteristik yang lebih halus dan lebih rata. Caranya, masukkanlah tanah liat tadi ke dalam mesin penggiling tanah khusus yang disebut mesin gilis. Namun sebelumnya tanah liat tadi harus dicampur dengan abu merang, pasir, dan pelumas genteng terlebih dulu sebelum dimasukkan ke dalam mesin ini agar teksturnya lebih liat dan.tidak terlalu lembek sehingga lebih mudah digiling.

Lakukan proses pengolahan tanah liat ini sampai diperoleh pencampuran bahan baku yang benar-benar tercampur rata dengan struktur yang lebih padat. Jumlah penggilingannya sendiri bisa mencapai 3-5 kali. Proses penggilingan ini harus dilaksanakan secara cepat supaya karakteristik bahan baku tidak terlanjur berubah ataupun rusak. Biasanya mesin penggiling tanah liat ini secara otomatis akan membentuk tanah menjadi kotak-kotak sesuai ukuran genteng yang bakal dicetak. Anda bisa mendapatkan produk berupa mesin penggiling tanah liat ini di www.alatperabotan.com dengan harga yang terjangkau.

Langkah 3. Pencetakan Tanah Menjadi Genteng

Proses pencetakan genteng tanah liat juga harus dilaksanakan menggunakan mesin pencetakan khusus berupa mesin pres. Sebelum dimasukkan ke dalam mesin ini, tanah liat yang sudah dibentuk kotak-kotak oleh mesin penggiling perlu dipipihkan terlebih dahulu. Caranya yaitu Anda dapat memukul tanah liat ini menggunakan batang kayu. Hal ini bertujuan untuk memadatkan tanah serta menyesuaikannya dengan ukuran mesin. Selanjutnya tanah tersebut dimasukkan ke mesin press untuk dicetak. Hasil cetakan tanah liat berupa genteng yang masih basah ini bisa diangkat untuk dipindahkan ke tempat penjemuran.

Tahan 4. Pengeringan Genteng yang Basah

Proses pengeringan genteng yang masih basah bisa dikerjakan melalui beberapa metode. Para pengrajin umumnya menyesuaikan teknik yang dipakai dengan kondisi cuaca ataupun tingkat permintaan genteng tanah liat ini. Beberapa metode untuk mengeringkan genteng basah yang bisa Anda gunakan contohnya adalah proses pengeringan menggunakan sinar matahari, pengeringan dengan mengangin-anginkannya, serta pengeringan memakai oven khusus. Tahap pengeringan ini merupakan yang paling rawan sehingga harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Jika sampai salah, bakal ada banyak genteng yang pecah.

Berikut ini merupakan penjelasan lebih lanjut mengenai proses penjemuran genteng basah!

  1. Pengeringan menggunakan sinar matahari. Genteng yang masih basah akan langsung dijemur di bawah sinar matahari kurang lebih selama 4-5 hari.
  2. Pengeringan dengan cara diangin-anginkan. Genteng yang masih basah ditaruh di dalam gudang terbuka selama 10-15 hari. Angin akan mengeringkannya.
  3. Pengeringan memakai oven khusus. Prosesnya hanya memakan waktu selama 2 hari saja. Akan tetapi, metode ini membutuhkan biaya yang sangat mahal.

Langkah 5. Penghalusan Permukaan Genteng

Kualitas suatu genteng tanah liat salah satunya ditentukan oleh tekstur permukaannya. Pengrajin tentu menginginkan harga jual genteng buatannya mahal. Di sisi lain pembeli mau membayar genteng dengan harga yang lebih tinggi asalkan mendapatkan genteng yang berkualitas bagus. Oleh sebab itu, diperlukan upaya penghalusan untuk meningkatkan mutu genteng. Adapun cara menghaluskan permukaan genteng dari sisa-sisa tanah yang menempel ini bisa dilakukan dengan disisiki/kesik bagian permukaannya. Anda harus mengerjakannya secara manual dengan membersihkan permukan genteng tersebut satu per satu.

Langkah 6. Pembakaran Genteng

Genteng tanah liat yang telah selesai dijemur sampai kering, lalu dibakar di tempat pembakaran khusus. Tungku pembakaran genteng ini biasanya dibuat secara permanen. Ketika proses pembakaran genteng sedang berlangsung, maka suhu di dalam tungku bisa mencapai lebih dari 600 oC. Proses pembakaran ini dilakukan untuk mematangkan genteng tanah liat yang masih setengah jadi. Setelah matang sempurna, maka struktur genteng tersebut akan menjadi jauh lebih kuat, lebih padat, serta lebih kokoh. Genteng tanah liat yang telah selesai dibakar ini siap untuk digunakan sebagai material atap rumah.