Inilah 3 Jenis Serangga yang Suka Merusak Kayu Selain Rayap

Tahukah Anda serangga pemakan kayu itu bukan cuma rayap saja loh. Masih ada banyak sekali serangga lain yang sangat doyan memakan kayu. Ada serangga dari golongan kumbang, lebah, kutu, dan lain-lain. Serangga-serangga tersebut umumnya menggerogoti kayu untuk memakan zat sari pati yang terdapat di dalamnya. Tujuan lainnya yaitu serangga tadi sedang berusaha untuk membuat tempat sarang, sekaligus tempatnya untuk meletakkan telur. Kondisi ini sebenarnya terjadi lantaran keberadaan pohon sekarang memang sangat langka. Sehingga serangga-serangga ini pun mencari alternatif lainnya.

Kami yakin pasti ada salah satu furniture di rumah Anda yang terkena serangan oleh serangga pemakan kayu ini, kan? Ciri-cirinya antara lain terdapat lubang di permukaan kayu tersebut, strukturnya berubah menjadi keropos, teksturnya lebih empuk, dan warnanya pun akan menghitam. Jika sudah menemukan tanda-tanda ini, sebaiknya Anda segera mengambil tindakan nyata secara tepat. Anda dapat membasmi serangga pemakan kayu hingga ke telur-telurnya sesegera mungkin. Sebab kalau dibiarkan saja, dia akan terus memakan furniture kayu tersebut sampai mengalami kerusakan yang begitu parah.

Teknik pengendalian terhadap serangga kayu harus disesuaikan dengan jenis serangga yang melakukan serangan agar efektif dan efisien. Ada kalanya tindakan pengendalian yang diaplikasikan pada serangan serangga A sama sekali tidak mempan ketika ditujukan kepada serangga B. Kasus ini sebenarnya sangat wajar mengingat setiap serangga mempunyai mekanisme pertahanan diri yang berbeda-beda. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan keamanannya. Jangan sampai kesehatan  Anda sekeluarga dikorbankan karena salah memilih produk insektisida yang ternyata tidak aman bagi lingkungan.

Seperti kita tahu, serangga perusak kayu yang paling utama adalah rayap. Rayap ini dapat menimbulkan kerusakan yang sangat parah terhadap perabotan kayu yang diserangnya. Furniture kayu yang awalnya mempunyai struktur yang kuat dan kokoh, tiba-tiba berubah menjadi keropos ketika diserang oleh rayap ini. Anda benar-benar harus mewaspadainya. Namun tahukah Anda, selain rayap sebenarnya masih ada serangga-serangga lain yang juga suka sekali merusak kayu. Di antaranya yaitu teter, lebah kayu, serta kumbang pengebor kayu. Mari kita mengenal serangga-serangga ini lebih mendalam yuk!

TETER

Teter (Lyctus brunneus) dikenal pula dengan sebutan kumbang bubuk kayu. Teter merupakan serangga berukuran tipis agak rata dengan panjang 1-7 mm dan berwarna cokelat kemerahan. Teter bisa dibilang sebagai serangga nomor dua setelah rayap yang paling suka memakan kayu. Dampak yang ditimbulkan oleh teter pun sangat fatal. Kayu yang semula mempunyai strukur kokoh berubah menjadi keropos dan berlubang-lubang. Akibatnya ialah keindahan kayu tersebut bakal rusak serta tidak aman digunakan lagi. Meskipun teter menyerang secara individu, tetapi serangannya ini akan terjadi terus-menerus sampai ke keturunan-keturunannya.

Ada dua cara untuk mengatasi serangan teter pada furniture kayu agar tidak semakin berlanjut. Metode yang pertama adalah penerapan bahan pengawet kayu sesegera mungkin sebelum kayu tersebut diolah menjadi furniture. Perlu Anda ketahui, teter justru sangat menyukai kayu yang kondisinya kering loh. Hal ini berbanding terbalik dengan jamur. Sedangkan metode yang kedua yaitu mengaplikasikan insektisida khusus untuk menanggulangi teter seperti Insecticide 100 EC. Oleskan insektisida ini di permukaan kayu, kemudian lapisilah menggunakan finishing di atasnya.

LEBAH KAYU

Lebah kayu (Xylocopa violacea) atau Carpenter bee adalah lebah besar berbulu yang termasuk di dalam ordo Hymenoptera di keluarga Apidae. Lebah kayu ini sendiri kira-kira terdiri dari 500 spesies dengan 31 subgenus yang terdapat di seluruh dunia. Dinamakan lebah kayu sebab memang lebah yang satu ini hobi sekali melubangi kayu untuk membuat sarangnya. Salah satu tanda serangan lebah kayu pada konstruksi bangunan ialah adanya lubang-lubang kecil seukuran jari tangan dan mempunyai diameter sekitar 7-10 mm. Lebah Paling sering lebah kayu melakukan serangan terhadap struktur rangka atap kayu.

Struktur kayu yang sudah diserang oleh lebah kayu ini menjadi dipenuhi oleh banyak lubang sampai ke bagian dalamnya. Masalah ini mengakibatkan kekuatannya pun berkurang. Anda harus cepat melakukan perlawanan terhadap serangan serangga tersebut karena kalau dibiarkan, mereka bakal terus membuat sarangnya di tempat yang sama. Caranya yaitu dengan menggunakan insektisida berbentuk serbuk yang dimasukkan ke dalam lubang/sarang lebah tersebut. Jangan lupa untuk segera menutup lubang ini agar lebah tidak bisa melarikan diri. Sebagai alternatif insektisida, Anda bisa memakai bensin atau oli.

KUMBANG PENGEBOR KAYU

Disebut kumbang pengebor kayu karena kumbang ini mempunyai moncong yang dapat digunakan untuk mengebor struktur kayu. Kumbang tahap dewasa umumnya berukuran 2,5-5 m dengan warna cokelat kemerahan sampai cokelat kehitaman. Kumbang dewasa tersebut memiliki kebiasaan untuk meletakkan telur-telurnya di dalam lubang kayu yang sudah dibuat. Dalam waktu sekitar 16 hari, telur ini pun akan menetas menjadi larva. Selanjutnya larva bakal memakan sari pati di dalam kayu selama fase hidupnya yang mencapai 6-12 bulan. Bisa Anda bayangkan sendiri bagaimana dampak yang akan terjadi terhadap furniture kayu dari serangan yang sangat lama tersebut.

Kumbang pengebor kayu diketahui suka menyerang kayu yang kondisinya lembab. Bahkan kayu yang membusuk akibat jamur cellar dapat dipastikan akan diserang oleh kumbang yang satu ini. Namun kalau populasinya di kayu ini sudah terlalu banyak, mereka tak akan segan-segan melakukan serangan kepada kayu-kayu lain di sekitarnya. Pencegahan sangat penting untuk dikerjakan dengan menjaga kondisi kayu supaya tetap kering dan bersih. Sebisa mungkin lakukan proses pengawetan kayu yang baru saja Anda tebang sebelum diolah lebih lanjut. Jangan lupa juga untuk memilih produk cat berkualitas yang bersifat anti-serangga. Anda bisa melindungi kayu memakai lapisan cat ini.