Cara Menghilangkan Jamur di Tembok dan Tips Mencegahnya

Tembok sebenarnya merupakan area yang paling luas dari seluruh bagian rumah Anda. Sehingga kondisi tembok secara langsung juga dapat mencerminkan kondisi keseluruhan dari rumah Anda. Tembok yang bersih menandakan bahwa Anda sekeluarga memiliki gaya hidup yang bersih. Begitu pula jika tembok ini mempunyai penampilan yang menarik, artinya Anda memiliki selera desain yang tinggi. Jadi Anda harus menjaga dengan baik kondisi tembok tersebut. Anda juga harus memastikan tak ada pula masalah serius pada rumah yang membuat tembok tersebut bermasalah. Tembok yang berjamur misalnya.

Jangan pernah menganggap remeh masalah tembok yang berjamur. Mengapa? Sebab jamur-jamur yang tumbuh ini sanggup merusak struktur tembok tersebut. Ciri-ciri tembok yang berjamur yaitu munculnya bintik-bintik berwarna hitam di permukaan tembok. Bintik-bintik ini muncul secara terpusat dengan pola yang tidak teratur. Penyebab utamanya yakni kondisi tembok yang terlalu lembab. Masalah ini biasanya terjadi lantaran dinding tersebut mengalami rembes. Ruang dengan sirkulasi udara yang tak lancar juga berpotensi mengalami masalah yang sama. Anda harus segera mengatasinya sampai tuntas.

Tapi Anda jangan salah sangka terlebih dahulu. Tak selamanya bintik-bintik hitam di permukaan dinding ini merupakan jamur ya. Terkadang bintik-bintik hitam tersebut hanya sekadar kotoran membandel saja. Untuk memastikan apakah bintik-bintik hitam tersebut ialah jamur atau sekadar kotoran, cobalah Anda menyikat permukaan tembok tersebut. Jika bintik hitam tadi hilang sebentar setelah digosok kemudian muncul lagi, maka berarti bintik itu memang jamur. Dibutuhkan bahan khusus untuk menghilangkannya. Lakukan proses pembersihan tembok tersebut sampai tidak ada lagi jamur yang tumbuh di sana.

SOLUSI

Beruntung sekali sebab kini sudah banyak tersedia produk khusus yang bisa digunakan untuk membasmi jamur yang tumbuh di permukaan tembok. Produk pembasmi jamur semacam ini bisa Anda beli dengan mudah di supermarket atau toko bangunan terdekat. Ada produk yang berbentuk semprot serta produk yang berupa cairan pembersih. Anda bisa menggunakan produk ini sesuai dengan petunjuk yang tertera di kemasannya. Sayangnya produk pembasmi jamur di tembok ini biasanya hanya terdapat di kota-kota besar saja. Belanja online di www.alatperabotan.com bisa menjadi solusi bagi Anda agar lebih mudah.

Anda juga dapat membuat sendiri ramuan pembasmi jamur menggunakan karbol. Bagaimana caranya? Silakan Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini!

 Alat dan Bahan :

  • Karbol
  • Air
  • Semprotan
  • Sikat
  • Kain lap

Langkah Kerja :

  1. Buatlah ramuan pembasmi jamur dengan mencampurkan karbol dan air memakai perbandingan 1:3. Aduk sampai tercampur rata.
  2. Ramuan tersebut lantas dimasukkan ke dalam alat semprotan. Gunanya agar Anda lebih mudah dalam mengaplikasikannya.
  3. Semprotkan ramuan ini tepat ke arah permukaan dinding yang berjamur. Semprot beberapa kali sampai seluruh area tersebut basah.
  4. Gunakan sikat yang berbulu kasar untuk menggosok permukaan tembok yang berjamur. Anda dapat menggosoknya berulang-ulang.
  5. Bilas permukaan tembok yang telah disikat memakai air sampai kondisinya bersih. Lalu gunakan kain lap untuk mengeringkan permukaannya.
  6. Tunggulah selama 30-45 menit, apabila bintik-bintik hitam jamur ini kembali muncul, Anda perlu melakukan langkah-langkah di atas sekali lagi.
  7. Begitu seterusnya sampai bintik-bintik hitam di permukaan tembok ini tidak muncul lagi. Artinya jamur sudah berhasil dibasmi sampai tuntas.

PENCEGAHAN

Sebenarnya Anda bisa kok mencegah supaya permukaan tembok di rumah tidak ditumbuhi jamur. Kunci utamanya yaitu menjaga kondisi kelembaban ruangan tadi dan memastikan kondisi permukaan tembok senantiasa kering. Berikut ini kiat-kiat yang bisa Anda lakukan :

  1. Bersihkan permukaan dinding minimal sebulan sekali. Anda perlu menyikat seluruh permukaan dinding tersebut sampai bersih.
  2. Semprotkan cairan antimikroba ke permukaan dinding secara berkala. Cairan ini akan mencegah tumbuhnya jamur meskipun kondisi tembok cukup lembab.
  3. Pasang dehumidifier yaitu alat untuk mengatur tingkat kelembaban udara di dalam ruangan. Anda bisa membelinya di www.alatperabotan.com.
  4. Pastikan tidak ada kebocoran yang menimpa ruangan tersebut. Sumber kebocoran tidak hanya dari atap, tetapi juga bisa dari plafon, pipa, dan lantai.
  5. Aturlah sirkulasi udara di dalam ruamah agar bisa bergerak dengan lancar. Anda bisa menambah beberapa bukaan dan roster apabila diperlukan.