Cara Meninggikan Rumah agar Tidak Kebanjiran Lagi

Santer terdengar berita yang marak terjadi di negeri ini selama musim penghujan. Penyebabnya sepele karena air hujan tidak dapat mengalir sebagaimana semestinya. Air ini terjebak di tengah-tengah area permukiman penduduk sehingga menimbulkan genangan air. Seiring berjalannya waktu dengan hujan yang tidak kunjung berhenti, kondisi genangan air ini semakin tinggi hingga menjadi banjir. Dampaknya yaitu masyarakat pun menderita banyak kerugian akibat bencana banjir ini.

Solusi yang paling jitu untuk mencegah banjir agar tidak terjadi yakni membangun saluran drainase yang memungkinkan air di dalamnya dapat bergerak dengan lancar. Anda bisa membuat selokan air yang dapat menghubungkan rumah-rumah penduduk dengan saluran pembuangan akhir. Tetapi, kesulitan utama dalam membuat saluran drainase untuk publik ini ialah memastikan semua titik selokan tersebut terjaga dengan baik. Sayangnya sebagian orang bersifat acuh tak acuh atau malah perusak.

Sebagai solusi alternatif, Anda bisa membuat rumah Anda lebih tinggi supaya tidak terkena dampak dari banjir ini. Buatlah level rumah Anda lebih tinggi agar genangan air di jalan tidak dapat memasuki rumah. Kedengarannya sih ini merupakan pekerjaan yang cukup mudah ya. Anda tinggal meninggikan lantai saja maka secara otomatis rumah pun menjadi lebih tinggi serta aman dari banjir. Namun kenyataannya ada banyak sekali pekerjaan yang mesti dilakukan untuk meninggikan rumah.

Faktanya meninggikan rumah merupakan pekerjaan yang sangat merepotkan, memerlukan waktu yang tidak sedikit, dan biaya yang dibutuhkannya pun banyak. Bahkan pekerjaan ini lebih berat daripada saat membangun rumah yang baru loh sebab kita harus membongkar bangunan terlebih dahulu barulah kita dapat meninggikan lantainya kemudian. Oleh karena itu, kami tetap merekomendasikan Anda untuk mengambil solusi yang pertama dalam mencegah terjadinya banjir ini.

Berikut ini kiat-kiat untuk menaikkan ketinggian lantai bangunan :

  • Mintalah bantuan kepada tukang bangunan yang benar-benar mengerti tentang proses untuk meninggikan bangunan dan mekanisme pengurugan tanah yang benar.
  • Sesuaikan ketinggian rumah dengan level permukaan jalan yang ada di sekitarnya. Jangan buat level rumah terlalu tinggi karena akan menyulitkan aktivitas penghuninya. Perbedaan ketinggian tanah bisa dihubungkan dengan undakan (ramp).
  • Perhatikan posisi pintu dan jendela. Setelah lantai rumah ditinggikan tentunya harus dilakukan penyesuaian posisi pintu serta jendela agar tetap sesuai dengan komposisi bangunan.
  • Peninggian lantai rumah akan menyebabkan jarak antara plafon dengan lantai semakin dekat. Akibatnya rumah pun akan terasa lebih pendek dan lebih sempit. Anda mesti mengakalinya agar interior tetap terasa lapang.

Langkah-langkah Meninggikan Rumah

Prosedur dalam meninggikan rumah, kurang lebih adalah sebagai berikut :

  1. Pekerjaan pertama yang mesti Anda perhatikan ialah pengurugan tanah. Lakukan pengurugan setinggi lantai yang diinginkan. Usahakan ketinggian lantai yag dicapai cukup aman paling tidak selama 5-10 tahun ke depan. Selama proses pengurugan tanah berlangsung, lakukan pemadatan tanah agar tidak terjadi penurunan lantai nantinya.
  2. Berikutnya kita perlu membongkar kusen lalu menaikkannya sesuai ketinggian lantai yang baru. Dilanjutkan dengan membuat tangga, membongkar genteng beserta rangka atap, ring balok, dan plafon. Kemudian menambah dinding bagian atasnya. Setelah pekerjaan selesai, diteruskan dengan membuang ring balok dan memasangnya. Lantas, Anda bisa memasang rangka atap dan genteng yang baru.
  3. Setelah pekerjaan konstruksi rampung, tahap pekerjaan selanjutnya ialah finishing. Pekerjaan ini mencakup seperti memasang keramik, merapikan kusen, mengecat dinding, memasang plafon, dan sebagainya.