Panduan Praktis : Cara Memasang Batu Alam di Dinding yang Benar

Pada dasarnya proses memasang batu alam tak berbeda jauh dengan bahan material yang lainnya. Kita membutuhkan adukan semen sebagai lem perekatnya. Tetapi karena batu alam mempunyai bobot yang cukup berat, maka adukan semen perekat ini pun mesti dibuat dengan tepat supaya sanggup menahan beban dari batu alam tersebut. Alhasil batu alam pun dapat terpasang dengan kuat di dinding. Jadi tugas pertama Anda ialah menyiapkan adukan semen yang berkualitas tinggi sehingga mampu menahan batu alam dengan erat. Niscaya batu alam tadi akan terpasang dengan sempurna.

Perlu Anda ketahui, batu alam sebenarnya memiliki bentuk yang tidak tepat kotak persegi. Melainkan bentuknya ada penyimpangan sekitar 5-10 mm secara acak. Oleh sebab itu, diperlukan teknik yang tepat dalam memasang batu alam agar menghasilkan susunan batu yang rapi. Fakta lainnya, batu alam juga memiliki pori-pori kecil yang sangat banyak. Hal ini memungkinkan material ini sangat mudah menyerap air, debu, dan kotoran yang mengenai permukaannya. Jika proses pemasangannya tidak hati-hati, bukan tak mungkin permukaan batu alam di rumah Anda bakal menjadi kasar dan kotor sekali.

Mengingat prosesnya yang dapat dilakukan dengan mudah, kami yakin Anda pun mampu melaksanakan sendiri proses pemasangan batu alam di dinding rumah Anda. Silakan Anda bisa mengikuti panduan cara dan langkah-langkah di bawah ini untuk dapat memasang batu alam dengan sempurna.

Alat dan Bahan :

  • Batu alam
  • Semen
  • Pasir
  • Waterproofing
  • Air
  • Kape
  • Cetok
  • Ember
  • Sikat

Cara Memasang :

  1. Bersihkanlah area kerja pada dinding yang hendak dilapisi batu alam dari lapisan cat yang masih menempel menggunakan kape. Lakukan proses pembersihan cat ini dengan teliti dan hati-hati. Pastikan lapisan cat tersebut telah mengelupas semua sampai bersih.
  2. Siramilah permukaan dinding memakai air bersih secara merata. Hal ini bertujuan agar dinding menjadi basah sehingga lebih mudah ditempeli adukan semen. Jangan lupa juga rendamlah ubin batu alam di dalam air supaya nanti bisa mengering dengan sempurna.
  3. Buatlah adonan lem perekat batu alam menggunakan campuran semen, pasir, waterproofing, dan air dengan takaran sesuai petunjuk pada kemasan semen. Disarankan untuk menggunakan pasir murni dan air bersih. Tambahkan komposisi semen agar daya rekatnya semakin kuat.
  4. Oleskan adukan semen yang telah Anda buat tadi ke permukaan dinding seperlunya saja. Jangan lupa oleskan juga adukan semen ini secara tipis di balik permukaan batu alam. Setelah itu, batu alam ditempelkan ke permukaan dinding. Tekan-tekan sedikit agar ubin merekat kuat.
  5. Bentuk batu alam memang agak menyimpang. Jika Anda kurang cerdik mengakalinya, maka hasil akhirnya pun bakal terlihat kurang rapi. Kami sarankan Anda dapat merancang pola susunannya terlebih dahulu di lantai. Barulah kemudian Anda bisa langsung memasangnya di dinding.
  6. Setelah semua batu alam sudah berhasil terpasang di dinding dengan rapi, langkah berikutnya yaitu membersihkan permukaan batu dari kotoran yang menempel, termasuk percikan semen. Jangan biarkan kotoran ini sampai mengering karena bakal sulit sekali untuk dibersihkan.
  7. Sebagai langkah yang paling terakhir adalah memberikan lapisan coating untuk memperindah tampilan batu alat tersebut. Coating juga berfungsi untuk melindungi permukaan batu alam dari terik matahari dan air hujan. Anda bisa menggunakan jenis coating batu alam sesuai kebutuhan.