Cara Membuat Filter Akuarium Sendiri dengan Bahan Sederhana

Salah satu masalah yang sering kali dialami oleh para pemilik akuarium adalah kondisi air di dalam tangki yang cepat menjadi kotor. Warna air yang sebelumnya jernih dan bening tiba-tiba saja berubah menjadi keruh. Untuk mengatasinya, filter merupakan solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah air pada akuarium tersebut. Dengan memasang filter di akuarium ini, maka kualitas air pun dapat dipertahankan dengan baik. Sehingga Anda tak perlu repot mengurasnya setiap hari. Sayangnya filter yang dijual secara umum di pasaran memiliki kinerja yang belum begitu maksimal.

Yap, ide awal pembuatan filter akuarium custom ini dikarenakan kinerja produk-produk filter di pasaran yang memang kurang optimal dalam membersihkan air. Beberapa kekurangan yang dimiliki oleh filter akuarium standar di antaranya :

  • Performanya tidak begitu bagus. Jika jumlah ikan terlalu banyak, filter tidak sanggup menyaring kotoran di dalam air.
  • Mempengaruhi kualitas air yang disaring. Bahkan ada filter yang dapat memicu datangnya bibit penyakit yang menyerang ikan.
  • Harus sering dicek dan dirawat setiap hari karena kemampuannya tidak stabil. Bila lengah, ikan bisa mati sebab ternyata filter tidak bekerja semestinya.
  • Perawatannya sangat rumit. Anda harus sering menguras air di akuarium dan tidak dapat hanya dengan mengandalkan filter tersebut.
  • Berpengaruh besar terhadap kondisi air. Beberapa filter juga dapat mengakibatkan nafsu makan ikan tiba-tiba menurun secara drastis.

Filter yang dibuat secara khusus untuk akuarium kita sendiri terbukti dapat mengatasi masalah-masalah di atas. Bahkan bukan tak mungkin, Anda tidak perlu lagi repot menguras air di dalam akuarium tersebut selama-lamanya. Anda cukup menambahkan air yang menguap saja. Filter custom nyaris sama sekali tak membutuhkan perawatan tambahan. Anda hanya perlu mengganti kapas secara berkala agar kebersihan kapas filter tersebut tetap terjaga dengan baik. Hasilnya air akuarium pun menjadi jernih sekali dan tidak mengganggu pemandangan ketika Anda ingin menikmati keindahan panorama di akuarium.

Biaya yang diperlukan untuk membuat filter ini pun terbilang cukup murah kok. Anda bisa menggunakan botol-botol plastik bekas air minum mineral sebagai wadahnya. Begitu pula dengan bahan-bahan pengisi filter sangat gampang Anda jumpai di toko bangunan atau toko ikan hias terdekat. Anggaran yang paling besar mungkin terletak pada pengadaan pompa air rendam. Direkomendasikan Anda bisa menggunakan pompa air berkapasitas 900 liter/jam untuk standarnya. Jika Anda ingin yang kinerjanya lebih cepat lagi, maka pakailah pompa air yang kemampuannya mencapai lebih dari 2000 liter/jam.

Bahan-bahan yang Anda butuhkan di antaranya :

  • 2 buah botol plastik 2 L
  • 1 buah botol plastik 1 L
  • 4 buah pipa paralon
  • 1 buah lem paralon
  • 1 buah alat filter akuarium standar yang dilengkapi pompa
  • 2 buah keramik ring
  • 1/2 kg pasir silika kasar
  • 1 buah japmat
  • 2 kg arang aktif
  • 15 butir bioball yang bulat dan kecil
  • 1 buah batu kali atau batu putih
  • 1 wadah kapas filter akuarium

Susunlah bahan-bahan di atas sesuai dengan skema gambar desain di bawah ini ya!

KETERANGAN

Wadah sebelah kiri memakai botol plastik berkapasitas 2 liter. Kemudian wadah tersebut disambungkan ke wadah tengah menggunakan pipa paralon. Wadah tengah ini sendiri terbuat dari 2 botol plastik yang berukuran 2 liter, lalu dirangkai menjadi satu. Setelah itu, wadah tengah ini juga dihubungkan ke wadah kiri yang berukuran 1 liter memakai pipa paralon. Di wadah kanan ini terdapat lubang penutup di bagian bawahnya yang berguna untuk mengeluarkan kotoran yang mengendap di air. Ini merupakan salah satu model bagan filter air untuk akuarium yang sederhana. Silakan Anda bisa mengembangkannya sendiri.

KIAT-KIAT

Supaya filter air ini mampu bekerja terus-menerus dalam membersihkan air di akuarium sesuai dengan perencanaan, maka Anda perlu menggunakannya dengan baik dan benar. Di bawah ini merupakan kiat-kiat yang bisa Anda coba dalam mengoperasikan filter akuarium agar hasilnya maksimal!

Filter air custom di atas biasanya mulai akan bekerja secara maksimal apabila sudah dipasang minimal 7 hari di dalam akuarium. Jadi apabila dalam waktu 7 hari pemakaian akuarium Anda masih terlihat keruh, maka Anda jangan langsung menyerah. Nyalakan saja filter air tersebut terus-menerus maksimal selama seminggu lagi dan perhatikan hasilnya. Lama-kelamaan air yang terdapat di dalam akuarium ini pun akan berubah menjadi jernih secara perlahan-lahan. Barulah setelah kondisi airnya nampak bening dan stabil, Anda bisa memasukkan ikan-ikan hias ke dalam akuarium tersebut.

Wajib hukumnya bagi Anda untuk mengganti kapas filter secara berkala. Kapas yang telah kotor ditandai dari warnanya yang menjadi kehitam-hitaman. Kapas tersebut harus segera dikeluarkan dari dalam filter untuk diganti dengan kapas yang baru. Jika kebetulan sedang malas, Anda boleh sesekali mencuci kapas yang sudah kotor tadi, lalu memasangnya kembali. Tetapi hal ini tidak disarankan untuk dilakukan secara berulang-ulang ya. Mengapa? Karena walaupun sudah dicuci sampai bersih, tapi kapas yang sudah Anda cuci tersebut sebenarnya masih banyak mengandung kotoran.

Arang aktif sebagai filter kimia juga wajib diganti setiap kurun waktu tertentu. Kami sarankan Anda bisa menggantinya setidaknya setiap 3 bulan sekali. Penggantian arang aktif lama dengan arang aktif baru ini dimaksudkan supaya kinerjanya tetap terjaga dengan baik. Arang aktif tersebut tetap menyerap partikel-partikel kotoran yang terdapat di dalam air. Perlu Anda ketahui, arang yang sudah tak aktif lagi ini tidak mempunyai kemampuan untuk menyerap kotoran-kotoran yang terlarut di dalam air. Akibatnya air yang masuk ke filter saat dikeluarkan pun masih tetap mengandung kotoran.

Berikanlah pakan dalam porsi yang wajar kepada ikan-ikan hias peliharaan Anda. Jangan pernah berikan pakan tersebut dalam jumlah yang terlalu banyak. Apabila Anda memberikan pakan dalam jumlah yang berlebihan, Anda justru tidak menyayangi ikan tersebut, tetapi malah meracuninya. Soalnya sisa pakan yang tidak dimakan oleh ikan tersebut nantinya akan mengendap di dasar akuarium, kemudian berubah menjadi racun. Jadi sebaiknya berikanlah pakan sedikit demi sedikit, namun sering. Hentikan pemberian pakan bila ada cukup banyak pakan yang tidak dimakan oleh ikan dalam kurun waktu lebih dari 5 menit. Mengapa? Hal ini berarti ikan-ikan tersebut memang sudah cukup kenyang.

Saat filter ini sedang dinyalakan, Anda jangan pernah memberikan obat-obatan apapun ke dalam tangki akuarium. Hal ini dilakukan untuk mencegah berubahnya sifat obat yang dimasukkan tersebut menjadi racun. Ya, obat tersebut memang bisa berubah menjadi racun akibat sudah mengalami pemrosesan oleh media-media di dalam filter akuarium. Jadi apabila Anda berniat untuk memberikan pengobatan kepada ikan, maka sebaiknya filter di akuarium tersebut dimatikan terlebih dahulu minimal 24 jam sebelumnya. Ini merupakan trik yang paling aman dalam memberikan obat ke ikan hias.