3 Tips Menggunakan Batu Alam untuk Memperindah Desain Rumah Anda

Batu dalam bangunan modern ternyata mampu memancarkan sebuah pemandangan estetis. Tidak hanya itu, batu-batu ini akan menjadi sebuah ornamen yang dapat mempercantik, mempertegas karakter sebuah bangunan. Karenanya, saat ini banyak rumah modern yang menggunakan batu sebagai salah satu bagian yang mempertegas karakter sebuah rumah. Kecenderungan tren arsitektur dalam konsep modern dengan menggunakan bebatuan ini sedang populer di Indonesia.

Munculnya batu alam dalam modern style ini sangat meminimalisir pemeliharaan. Oleh karena itu, konsep ini disebut minimalis. Dipadukan batu dengan tembok biasa maka secara otomatis akan mengurangi beban pemeliharaan seperti pengecatan misalnya. Karena umur batu jauh lebih lama daripada cat. Selain itu, menambahkan batu akan memberi kesan point of interest. Sebagai contoh dalam sudut bangunan, kita akan menunjukkan kepada tamu atau pengunjung, di mana main entrance (pintu masuk) ke rumah kita.

Maka di sini batu akan memiliki point of interest sebagai petunjuk posisi main entrance tersebut. Dalam hal rastic monumental di mana batu bisa dijadikan objeknya di sini nampak juga fungsi minimalisirnya untuk setting indoor. Sedangkan untuk out door, batu di sini akan membawa suasana menjadi tampak lebih elegance dan sejuk. Dari beragam batu yang ada, terdapat beberapa jenis batu yang sering digunakan dalam bangunan rumah. Misalnya batu paliman, batu candi, dan batu gilang.

Batu-batu ini merupakan jenis batu yang sering kali digunakan untuk bangunan modern minimalis. Kita bisa memakainya untuk dinding atau lantai. Untuk fungsi ruang, batu ini dapat digunakan berkaitan dengan interiornya. Misalnya dinding di ruang tamu dan pintu masuk. Yang jelas fungsinya di sini untuk menentukan titik fokus dan menghilangkan suasana yang monoton. Sedangkan untuk eksterior dapat digunakan untuk kolam atau pagar. Batu dalam bangunan memang sangat kuat fungsinya sebagai elemen pendukung estetik arsitektural baik interior maupun eksterior.

Namun ternyata batu juga mampu membawa unsur psikologis. Karena dengan hadirnya batu dalam bangunan rumah maka penghuninya akan merasa tenang disebabkan kesejukannya dari batu tersebut. Selain itu jika bangunan rumah berhadapan dengan matahari maka rumah akan membentuk bidang yang bagus.

Dalam menempatkan posisi batu dalam bangunan rumah diperlukan ketepatan agar fungsi dan estetika batu alam tersebut dapat benar-benar terpancar secara maksimal. Untuk mewujudkan itu semua, tips-tips berikut ini bisa digunakan untuk membuat rumah modern minimalis menggunakan batu alam.

Perbandingan batu dengan bangunan semen bata sebaiknya 1:3 atau 1:4. Jangan sampai berlebihan karena bangunan justru akan terasa lebih berat.

Jika akan memasang batu dalam bangunan, kita hendaknya pertimbangkan fungsi utama ruangan.

Dalam memilih jenis atau bentuk batuan sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan arsitek ahlinya.