Inilah 8 Kesalahan Besar Pemula Dalam Mendesain Ruang Tamu

Mendekorasi ruang tamu seharusnya dilakukan dengan penuh pertimbangan mengingat pengaruh ruang ini yang begitu besar bagi interior rumah Anda. Ruang tamu akan menjadi ruang pertama yang dirasakan seseorang pada saat datang berkunjung. Anda bisa memberikan kesan pertama yang mengesankan bagi orang-orang yang datang ke rumah dengan mendekorasi ruang tamu secara tepat. Jangan membiarkan ruangan ini tampil asal-asalan ya. Buatlah desain ruang tamu tersebut begitu menarik.

Ada kalanya seseorang melakukan keliruan saat mendesain ruang tamunya. Apa akibatnya? Tentu ruang tamu tersebut akan terlihat semakin kacau-balau, tidak menarik, dan aneh. Anda jangan pernah sampai melakukan kesalahan tersebut ya. Dari berbagai banyak kesalahan-kesalahan yang kerap kali dilakukan oleh banyak orang saat mendesain ruang tamu, di bawah ini merupakan delapan kesalahan yang paling sering dikerjakan oleh orang secara tidak sengaja. Hati-hati ya. Jangan sampai Anda juga melakukannya karena pasti akan membuat ruang tamu di rumah Anda benar-benar tidak menarik.

Lantas, apa saja sih kesalahan-kesalahan yang paling sering dilakukan ya? Nah, berikut ini daftar lengkap semua kesalahan tersebut. Sekali lagi kami ingatkan, Anda harus berhati-hati saat mendekorasi ruangan tamu ini.

Menjadikan Cat Dinding Sebagai Acuan Warna

Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah menyesuaikan seluruh warna interior dengan warna cat. Cat dinding seolah menjadi tumpuan utama pada dekorasi ruang tamu tersebut. Padahal, pesona cat ini gampang memudar sehingga cepat membosankan. Karena itu, buatlah ruangan yang nyaman dulu. Lalu hiasi dengan cat yang mampu membungkus suasananya. Daripada memakai cat dinding sebagai pondasi warna, lebih baik Anda gunakan warna lantai sebagai acuan warna untuk ruang. Dengan menyesuaikan semuanya terhadap lantai, maka ruang tamu pun akan selalu terlihat menarik.

Mengutamakan Tampilan Daripada Kenyamanan

Kadang-kadang furniture dibuat dengan mengedepankan tampilan, fungsi, kenyamanan, atau ketiganya sekaligus. Tapi sayangnya banyak orang yang langsung lapar mata ketika melihat sofa yang mempunyai desain atau bentuk yang unik. Tanpa berpikir nyaman atau tidak, sofa tersebut langsung dibeli. Padahal belum tentu sofa yang unik dan bentuknya tidak biasa itu nyaman diduduki loh. Saran kami, saat menata ruang tamu di rumah, aspek kenyamanan furniture ini lebih penting dari tampilannya. Sofa yang nyaman memungkinkan suasana berkumpul di ruang tamu menjadi lebih menyenangkan.

Memajang Aksesoris yang Tidak Begitu Penting

Tujuan menghadirkan ruang tamu yang mempunyai dekorasi yang menarik adalah menciptakan ruangan mengobrol yang nyaman sehingga tamu Anda merasa betah berada di sini. Oleh sebab itu, aksesori yang terkesan berlebihan tidak cocok dipajang di ruangan ini. Contohnya, menumpuk majalah di bawah meja atau menghias dinding ruang tamu dengan aneka bentuk aksesoris sama sekali tidak dianjurkan apabila jumlahnya terlalu banyak. Niat awal ingin memperindah ruangan, justru ruang tamu akan terlihat sangat ramai kalau Anda berlebihan dalam memajang hiasan-hiasan tersebut.

Mendesain Asal-asalan yang Penting Indah Saja

Ruang tamu terbentuk dari berbagai macam aksesori dan furniture yang dibeli di tempat berbeda-beda. Di sinilah kesalahan itu biasanya terjadi, di mana seseorang cenderung akan memilih suatu aksesori yang terlihat cantik saja dan melupakan soal kesatuan desain. Agar hal ini tidak menimpa Anda, pastikan Anda cuma menghadirkan perabotan-perabotan yang tetap berada di dalam tema ruang tamu itu. Anda harus memilih konsep ruang tamu yang jelas. Kemudian barang-barang yang akan diletakkan di dalam ruangan ini harus sesuai dengan konsep yang telah dipilih. Anda tidak boleh keluar dari konsep ini.

Kurang Memahami Ukuran Ruang Tamu Sendiri

Terkadang orang yang tidak menyadari ruang tamunya berukuran luas malah menghias dengan bingkai lukisan kecil. Sementara itu, ada juga yang ruang tamunya sempit, justru dipenuhi dengan furniture yang kebesaran. Alhasil, ruangan pun menjadi terlihat tidak seimbang akibat perbandingan ukuran ruangan dengan pengisinya tidak proporsional.

Menempelkan Semua Kursi ke Dinding Ruangan

Pada ruang tamu mungil, menata kursi dengan menempelkannya ke dinding memang dianjurkan karena cukup ampuh membuat ruangan terasa lebih lega. Namun kalau ruang tamu yang Anda miliki berukuran luas dan Anda menatanya dengan cara yang serupa, maka ruang tamu Anda pun pasti akan terlihat aneh seolah-olah ada lem di dindingnya. Maksimalkan area tengah ruangan dengan kreatif dan biarkan bagian tepi-tepinya tetap kosong sebagai ruang gerak. Teknik penataan desain ruang tamu yang berukuran luas itu berbeda dari dekorasi ruang tamu yang ukurannya kecil ya.

Menjadikan Televisi Merupakan Segala-galanya

Kebanyakan focal point di ruang tamu adalah televisi. Kesalahan terjadi saat ruangan ini dibentuk mirip seperti home theatre dengan seluruh kursi menghadap ke arah TV tersebut. Apabila model penataannya seperti ini, maka jadinya akan terasa seperti ruang keluarga ya. Untuk menciptakan suasana mengobrol yang bisa mengalir lancar, Anda tidak harus menata kursi-kursi ini dengan posisi yang demikian. Bahkan jika Anda menginginkan dekorasi ruang tamu dengan suasana yang lain daripada biasanya, silakan Anda bisa memanfaatkan focal point yang unik seperti akuarium, jendela, atau lukisan.

Tidak Memperbaharui Dekorasi Ruang Tamu Ini

Seiring berjalannya waktu, tampilan furniture di ruang tamu Anda pasti akan memudar secara perlahan-lahan. Hanya saja karena setiap hari Anda melihatnya, maka Anda pun tak terlalu menyadari perubahan-perubahan pada tampilan ini. Jangan sampai deh Anda baru menyadari tampilan ruang tamu tadi sudah terlihat tidak menarik ketika ada tamu yang mengatakan betapa usang furniture di rumah Anda. Buatlah perencanaan secara berkala untuk memperbarui tampilan furnitur tersebut. Bagaimana caranya? Anda bisa mengecat, memberikan plitur, ataupun menggantinya dengan yang baru.