Cara Menanam Biji Alpukat untuk Pemula, 10 Hari sudah Besar!

Menanam alpukat dari biji tidak begitu susah kok. Apalagi kita tinggal di Indonesia yang notabene punya tanah yang subur sekali. Hampir semua jenis tanaman dapat tumbuh di Indoesia. Selain itu, kondisi iklim dan cuaca di sini juga sangat ideal bagi pertumbuhan pohon alpukat. Sebetulnya Anda tak usah membeli bibitnya terlebih dulu jika ingin menanam alpukat. Sebab kalau mau, Anda pun dapat menanam alpukat dari bijinya langsung. Daripada membuang biji alpukat begitu saja ke tempat sampah, Anda hendaknya menanam biji tersebut supaya tumbuh subur.

Buah alpukat disukai oleh banyak orang karena mempunyai rasa yang gurih dengan tekstur daging yang legit sekali. Buah ini paling enak dijadikan minuman dingin dengan tambahan susu dan sirup. Perpaduan ketiga bahan ini secara otomatis akan langsung lumer di dalam mulut. Yummy! Sementara itu, negara-negara di Amerika Latin kerap memanfaatkan buah alpukat sebagai bumbu masakan. Pada dasarnya sih, pohon alpukat ini dapat diperbanyak menggunakan biji. Dibandingkan teknik perbanyakan yang lainnya, menanam alpukat dari biji terbilang sangat mudah.

 Alat dan bahan yang Anda butuhkan di antaranya :

  • Buah alpukat
  • Polybag
  • Cutter
  • Tanah
  • Sekam bakar
  • Cetok

Langkah-Langkah Menanam Biji Alpukat

Pemilihan Buah Indukan

Buah alpukat yang akan dipakai sebagai indukan tanaman harus sudah matang serta kondisinya normal. Semakin tua usia buah alpukat tersebut, maka akan semakin bagus digunakan untuk benih. Setelah buah yang ideal telah Anda dapatkan, selanjutya buah ini dibelah menjadi dua untuk dikeluarkan bijinya. Hati-hati saat membelah buah alpukat. Pastikan mata pisaunya jangan sampai melukai biji alpukat tersebut. Biji alpukat yang telah didapatkan ini lalu dubersihkan dari daging buahnya. Tujuannya untuk mencegah terjadinya pembusukan biji dan serangan hama yang mungkin terjadi selama proses penyemaian.

Proses Penyemaian Biji

Setidaknya terdapat tiga metode yang dapat dilakukan untuk menyemai biji alpukat. Metode pertama adalah meletakkan biji alpukat ini di tempat yang lembab dan terkena sinar matahari langsung. Biasanya kami menaruh biji tersebut di dalam gelas kecil yang telah diisi air sedikit saja, kemudian meletakkannya di pinggir jendela. Dalam kurun waktu 3-5 hari, biji alpukat ini akan menumbuhkan tunas dan siap untuk ditanam. Sedangkan metode kedua dapat dilakukan dengan mengapungkan biji alpukat di segelas air. Metode ini mengadopsi sistem bercocok tanam secara hidroponik.

Sementara itu, metode penyemaian biji alpukat tipe ketiga adalah penyemaian secara langsung di dalam tanah. Caranya yaitu menanam biji alpukat di tanah dengan menyisakan sebagian atasnya tetap berada di permukaan tanah agar bisa terkena sinar matahari. Pada masa penyemaian ini, bakal benih alpukat tersebut cukup disiram sedikit saja untuk membuat lingkungan di sekitarnya tetap lembab. Pantau terus kondisi biji agar jangan sampai busuk serta terhindar dari gangguan hama dan penyakit. Biasanya sih biji alpukat yang disemai di dalam tanah ini lebih cepat tumbuh besar.

Penanaman Biji Alpukat

Langkah ini ditujukan hanya bagi Anda yang menyemai biji alpukat menggunakan metode pertama atau metode kedua saja. Jadi bagi Anda yang menggunakan metode penyemaian biji alpukat metode ketiga, silakan Anda bisa langsung melewati tahap ini. Mengapa? Sebab pada metode ketiga, biji alpukat sudah langsung ditanam di tanah. Proses penanaman biji alpukat dikerjakan setelah biji tersebut berkembang menjadi kecambah. Setidaknya ukuran tunas daunnya sudah mencapai lebih dari 5-8 cm dengan jumlah akar yang cukup banyak dan rimbun.

Sebelum proses penanaman benih dilakukan, tanah yang akan dipakai untuk media tanam harus diolah terlebi dahulu agar kondisinya lebih subur. Adapun caranya yaitu tambahkan pupuk kompos dan pupuk kandang ke media tanam, lalu aduklah sampai tercampur rata. Buatlah lubang penanaman seukuran biji alpukat. Biji yang bisa ditanam adalah biji yang sudah terdapat tunas dan akarnya. Sebelum penanaman, kulit ari/terluar sebaiknya dibuang dahulu. Penanamannya cukup dengan mengubur biji alpukat tersebut dengan tetap menyisakan tunasnya berada di luar tanah. Tanah tak usah dipadatkan untuk menghindari rusaknya akar.

Perawatan Tanaman

Merawat tanaman alpukat terbilang sangat mudah karena pohonnya memiliki struktur kayu yang kuat. Bentuk perawatannya meliputi penyiraman dan pemupukan tanaman secara berkala agar pertumbuhan pohon alpukat menjadi subur. Biasanya pohon alpukat dari biji ini akan berbuah jikalau usianya sudah mencapai 8-10 tahun ke atas. Cukup lama juga ya? Untuk mempersingkat waktu panen ini, para petani biasanya menggunakan metode okulasi. Teknik ini akan memicu tumbuhnya buah alpukat hanya sekitar 3 tahun saja. Anda juga bisa memperbanyak pohon alpukat memakai teknik cangkok.