Cara Membuat Tauge dari Kacang Kedelai untuk Pemula, Dilengkapi Gambar!

Halo semuanya. Kali ini kita akan membuat sebuah proyek yang menarik yaitu pembuatan tauge dari kacang kedelai di rumah. Kita akan mengecambahkan kacang kedelai supaya menjadi tauge. Anda pasti sudah tahu banget tentang bahan makanan yang satu ini, kan? Kacang kedelai memang termasuk salah satu bahan makanan yang kaya akan nutrisi. Namun saat Anda membuatnya menjadi tauge, maka kandungan gizi di dalamnya akan semakin meningkat, terutama vitamin dan mineralnya.

Tauge sendiri merupakan sayuran yang berasal dari kecambah biji-bijian. Rasanya yang crunchy dan segar membuatnya sering dijadikan sebagai bahan pembuatan makanan khas Indonesia. Di antaranya seperti soto, rawon, bakso, tauge goreng, mie rebus, dan masih banyak lagi. Sebenarnya selain kacang kedelai, kita juga dapat membuat tauge dari kacang hijau, kacang tanah, dan kacang-kacangan yang lainnya. Akan tetapi, kali ini kita hanya akan berfokus pada proses pembuatan tauge dari kacang kedelai yang notabene memang cukup banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.

Proses penanaman tauge dari biji kacang kedelai ini terbilang sangat mudah kok. Di sini kita hanya akan menumbuhkan biji-biji kacang kedelai tersebut supaya mengeluarkan akar dan sedikit daunnya. Dalam proses penanaman benih tumbuhan, proses ini dikenal sebagai tahap persemaian atau perkecambahan.  Tujuan utamanya ialah mengubah biji menjadi kecambah. Walaupun kelihatannya mudah dikerjakan,  tetapi cara yang keliru justru akan mengakibatkan biji-bijian ini tidak akan tumbuh, membusuk, dan mati. Silakan Anda dapat mengikuti panduan dari kami ya!

Alat dan Bahan :

  • Kacang kedelai
  • Air
  • Pot
  • Mangkuk
  • Baskom
  • Kain warna hitam
  • Kain yang tebal
  • Karet gelang
  • Saringan

Cara Membuat :

Hari ke 1 : Merendam Kacang kedelai di Air Bersih

Siapkan kacang kedelai yang akan dibuat menjadi tauge terlebih dahulu. Sebagai langkah awal, kita hanya akan membuat tauge dari 1 cup kacang kedelai saja. ukuran 1 cup ini sama dengan 6,5 ons atau 180 gram ya. Silakan masukkan semua kacang kedelai tersebut ke dalam saringan, lalu cuci dengan air sampai bersih. Saat mencuci kacang kedelai, Anda akan melihat gelembung-gelembung air yang keluar. Cucilah hingga tak ada lagi gelembung air yang muncul. Kacang kedelai ini kemudian kita rendam di dalam semangkuk air selama 24 jam. Tujuannya untuk membuat biji tersebut tumbuh dan berkembang menjadi lebih besar.

Siapkan 1 cup kacang kedelai terlebih dahulu.

Cucilah kacang kedelai di air yang mengalir sampai bersih.

Rendamlah di dalam air selama 24 jam.

Hari ke 2 : Menyemai Kacang kedelai Tahap Pertama

Di hari kedua ini, Anda akan mendapati kalau kacang kedelai yang direndam di air sudah tumbuh dan berkembang sehingga ukurannya pun menjadi lebih besar. Silakan Anda tiriskan kacang kedelai tersebut dari air rendamannya di saringan. Lalu cuci lagi menggunakan air bersih. Lakukan penyortiran dengan membuang biji kacang kedelai yang telah rusak ataupun pecah. Kita tak boleh memakai biji tersebut. Biji kacang kedelai yang rusak ini harus dibuang karena tak akan tumbuh, tetapi malah membusuk. Jika tidak dibuang, maka biji tersebut akan menghitam dan mencemari kacang kedelai yang lainnya. Akibatnya tauge buatan Anda pun akan berwarna hitam dan terlihat tidak menarik. Jadi Anda wajib membuang kacang kedelai yang rusak ini.

Hasilnya akan terlihat seperti ini.

Nampak perbedaannya antara sebelum dan sesudah biji direndam.

Silakan bersihkan kacang kedelai di air yang mengalir.

Buanglah biji yang rusak.

Anda harus memilihnya dengan teliti ya.

Buang semua biji yang telah rusak.

Siapkan tempat persemaian yang berupa pot tanaman. Kami sarankan untuk memakai pot yang memiliki banyak lubang seperti pada contoh di bawah. Pot dengan banyak lubang ini memungkinkan kacang kedelai tetap bisa bernapas dengan baik serta terhindar dari genangan air yang dapat menyebabkannya menjadi busuk. Masukkan kacang kedelai ke dalam pot ini. Lantas, masukkan pot tersebut ke dalam sebuah baskom yang berukuran besar. Siapkan pula kain katun yang berwarna hitam. Ikatlah bagian tengah kain ini memakai kerat galung. Tutuplah baskom dengan kain hitam ini. Setelah itu, tutup sekali lagi memakai kain yang cukup tebal. Letakkan baskom ini di tempat yang gelap untuk merangsang pertumbuhan pada kacang kedelai.

Siapkan pot yang berlubang-lubang.

Masukkan kacang kedelai ke dalam pot.

Masukkan pot ke dalam baskom.

Tutuplah menggunakan kain yang berwarna hitam.

Tutup lagi memakai kain yang cukup tebal.

 Hari ke 3 : Menyemai Kacang kedelai Tahap Kedua

Di hari ketiga, kecambah kacang kedelai sudah mulai menampakkan pertumbuhannya. Lihatlah, kacang kedelai yang semula hanya berupa bulatan-bulatan biji, tetapi sekarang sudah mempunyai akar. Silakan Anda siram pot berisi kecambah kacang kedelai ini di bawah air yang mengalir supaya kondisinya segar kembali. Sebagai tips tambahan ini agar akar kecambah tersebut mampu tumbuh dengan optimal, maka Anda harus menaruh sebuah ganjalan di bawah pot. Anda bisa meletakkan mangkuk kecil ke dalam baskom terlebih dahulu, lalu taruhlah pot tepat di atas mangkuk ini. Dengan demikian, akarnya tetap dapat tumbuh secara maksimal. Jangan lupa tutup kembali menggunakan kain ya.

Biji kedelai pun sudah menumbuhkan akar.

Lihatlah akarnya sudah cukup panjang.

Silakan sirami dengan air ya.

Tiriskan airnya beberapa saat.

Letakkan ganjalan ke dalam baskom.

Masukkan pot ke dalam baskom.

Jangan lupa tutup kembali dengan kain ya.

Hari ke 4 : Menyemai Kacang kedelai Tahap Ketiga

Pada hari keempat ini, Anda akan melihat bahwa tauge yang dibuat sudah hampir jadi. Ukurannya sudah cukup panjang serta nampak begitu segar dan menggoda selera. Sebenarnya sih Anda sudah bisa memasak tauge tersebut. Cuma saran kami adalah lakukan proses penyemaian sehari lagi agar ukuran taugenya semakin panjang. Silakan Anda buka kain penutupnya, lalu siramilah tauge tersebut dengan air yang mengalir. Tekanlah secara perlahan-lahan tauge ini agar semakin memadat ke dalam pot sehingga pertumbuhannya pun merata. Setelah itu, masukkan pot berisi tauge ini kembali ke baskom dan tutup menggunakan kain.

Lihatlah, taugenya sudah besar dan panjang ya.

Silakan Anda sirami dengan air bersih.

Tekan perlahan-lahan biar rata, lalu simpan lagi.

Hari ke 5 : Memanen Tauge Kacang kedelai yang Segar

Pada hari kelima inilah, proyek kita dalam membuat tauge dari kacang kedelai sudah berhasil. Dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini betapa kacang kedelai tersebut tumbuh menjadi tauge yang subur sekali. Anda pasti sudah tidak sabar lagi untuk memasaknya, kan? Tetapi sebelumnya Anda perlu menyirami tauge-tauge ini dengan air mengalir agar muda dikeluarkan dari pot ya. Kemudian Anda bisa mencoba mengeluarkan tauge kacang kedelai tersebut dari dalam pot dengan hati-hati. Dapat Anda lihat pada gambar terlampir bahwa tauge yang berhasil ditumbuhkan mempunyai bentuk yang sempurna. Ukurannya panjang dan rasanya pun pasti lezat sekali. Jadi, silakan Anda mencobanya sendiri di rumah ya!

Sekarang taugenya sudah benar-benar jadi.

Sirami dulu yuk biar makin segar.

Keluarkan tauge dari pot.

Lihatlah, ukuran taugenya panjang, kan?

Cucilah tauge dengan air bersih.

Kini tauge pun siap untuk dimasak.

Sumber : Maangchi