7 Tips Memilih Menu Makanan Sahur Selama Puasa Ramadhan

Apakah anda sedang membutuhkan tips memilih menu sahur yang sebaiknya dimakan selama berpuasa di Bulan Ramadhan? Ingin tahu jenis-jenis makanan dan minuman apa sajakah yang disarankan serta sebaiknya dihindari ketika bersantap sahur di waktu dini hari? Yuk, kita ulas semuanya secara bersama-sama! Sebab bagaimana pun kita perlu memilih makanan secara bijaksana ya. Makanan yang baik bukan cuma asal enak saja, melainkan makanan yang mengandung nutrisi lengkap bagi tubuh kita.

Bagi Anda yang belum tahu nih, sahur adalah salah satu ibadah sunnah yang bisa kita lakukan selama berpuasa di Bulan Ramadhan. Tujuan utamanya yaitu guna mempersiapkan tubuh kita untuk berpuasa selama seharian penuh. Sahur biasanya dilakukan pada waktu sebelum imsak, yakni saat dini hari buta. Dengan mengonsumsi menu makan sahur yang tepat diharapkan tubuh kita akan tetap bisa fit selama menjalankan ibadah puasa ini di pagi dan siang hari sampai tiba waktunya untuk berbuka.

Di bawah ini saran-saran menu sahur yang sebaiknya Anda konsumsi dan dihindari, khas dari Arafuru!

  1. Pilih Makanan Berkarbohidrat dan Berprotein Tinggi

Selama berpuasa, tubuh tidak akan mengonsumsi bahan makanan sama sekali selama lebih dari 13 jam. Untuk itu, tubuh harus mempunyai bekal tenaga cukup yang bisa didapatkan dari bahan makanan kaya karbohidrat. Selain itu, tubuh juga membutuhkan asupan protein yang tinggi sebagai sumber energi cadangan. Contoh-contoh makanan berkarbohidrat dan berprotein tinggi antara lain beras, jagung, singkong, ketela, gandum, telur, ikan, daging, tahu, dan tempe.

  1. Jangan Bersahur dengan Sisa Makanan Berbuka

Kebanyakan orang cenderung bersantap sahur menggunakan lauk-pauk sisa berbuka puasa. Walaupun memudahkan kita, hal tersebut tidak dianjurkan untuk dijadikan sebagai kebiasaan. Pasalnya, proses penghangatan kembali makanan sisa akan mengurangi kandungan gizi d dalamnya secara drastis. Jika kebutuhan gizi harian Anda tidak terpenuhi, akibatnya tubuh pun menjadi terasa lemas. Oleh karena itu, biasakanlah memasak hidangan yang baru dan segar untuk menu bersahur.

  1. Hindari Bersahur dengan Makanan yang Berlemak

Kenapa makanan yang mengandung lemak tinggi harus dihindari selama berpuasa? Sebab, makanan-makanan semacam ini sulit dicerna oleh tubuh sehingga mengakibatkan kita gampang dehidrasi. Inilah penyebab utamanya mengapa Anda merasa begitu haus tetapi tidak lapar di siang hari. Di samping itu, Anda juga wajib menghindari makanan yang berkuah santan, khususnya bagi para penderita maag, agar terjaga kesehatan lambungnya selama menunaikan ibadah puasa yang mulia ini.

  1. Perbanyak Sayur-sayuran dan Buah-buahan

Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah bahan makanan yang paling menyehatkan. Ini karena buah dan sayur mengandung banyak vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Itu sebabnya, Anda harus memasukkan hidangan-hidangan yang terbuat dari kedua bahan ini untuk bersahur. Sebagai contoh, Anda bisa mengolah sayur-mayur sebagai sup, sayur bening, ataupun tumisan. Sedangkan buah-buahan bisa dibuat menjadi jus, selai, ataupun dimakan begitu saja.

  1. Minumlah Air dalam Jumlah yang Cukup

Pada saat bersahur, Anda juga perlu meminum air putih dalam jumlah yang cukup. Idealnya, manusia memerlukan air putih sebanyak 800 mL setiap hari. Anda bisa membagi periode waktu untuk mencukupi kebutuhan air tersebut menjadi beberapa sesi. Contohnya 200 mL saat berbuka, 400 mL ketika malam, dan 200 mL lagi di waktu sahur. Direkomendasikan juga untuk meminum susu saat bersahur sebagai penambah energi dan pencukup gizi. Jangan meminum kopi untuk sementara waktu dulu ya.

  1. Jauhi Bahan Makanan yang Manis

Berkebalikan dengan buka puasa, saat sahur Anda justru dianjurkan untuk menghindari makan makanan yang mengandung gula tinggi. Perlu diketahui, makanan-makanan yang terasa manis ini akan membuat tubuh Anda merasa cepat lapar dan haus karena energi yang dihasilkan glukosa tidak cukup besar untuk memenuhi kebutuhan gizi harian Anda. Jadi meski Anda sudah merasa kenyang ketika sahur, tapi Anda bakal tetap merasa cepat lapar. Ambilah potongan buah-buahan segar sebagai cemilan ketika sahur.

  1. Makan Sahur dengan Porsi Secukupnya

Makanlah di saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Selain tidak bagus dari segi agama, makan secara berlebihan juga akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh. Saat menerima makanan dalam jumlah besar, sistem pencernaan kita akan dipaksa bekerja keras secara mendadak. Tidak hanya bakal membuat tubuh terasa lemas, makan sahur secara berlebihan pun dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan. Jadi makanlah sahur dalam porsi sewajarnya saja ya. Anda tidak mungkin akan mati kelaparan selama berpuasa kok.