7 Cara Mengatasi Udara Panas di Dalam Rumah Tanpa AC

Tinggal di negara tropis memang terasa panas. Kalau Anda salah merancangnya, rumah yang seharusnya dapat melindungi tubuh dari panas matahari justru semakin menambah gerah. Tubuh Anda akan merasa kepanasan saat berada di dalam rumah tersebut. Kasus ini tentu terasa aneh sekali, kan? Tetapi faktanya ada banyak rumah yang mengalami kesalahan dekorasi semacam ini loh. Jadi Anda tidak sendirian saja. Beberapa orang mengambil solusi dengan memasang AC (Air Conditioner) untuk membuat rumah terasa lebih sejuk dan tak panas lagi. Tapi kenyataannya AC bukanlah satu-satunya solusi yang bisa digunakan.

Anda dapat menggunakan solusi alternatif selain AC untuk membuat rumah yang sejuk, adem, dan tidak panas. Bagaimana caranya? Ada banyak sekali trik-trik yang bisa Anda gunakan untuk membuat suasana rumah terasa lebih dingin dan tidak panas walaupun tanpa menggunakan perangkat AC. Anda bisa mulai dengan mengatur kembali dekorasi rumah tersebut, menatanya dengan baik supaya sirkulasi udara bisa berputar secara lancar, dan menanam tumbuh-tumbuhan untuk meneduhkan rumah tersebut. Dengan demikian, rumah Anda bisa terasa lebih nyaman tanpa harus memboroskan penggunaan energi listrik.

Di bawah ini merupakan kiat-kiat untuk membuat rumah yang tak panas tanpa menggunakan perangkat AC. Anda bisa mencobanya sendiri untuk menciptakan rumah yang ideal bagi seluruh anggota keluarga. Silakan Anda dapat mencobanya sendiri di rumah ya!

Bangunlah Langit-langit yang Tinggi

Hal pertama yang wajib Anda perhatikan adalah memastikan interior rumah Anda memiliki langit-langit yang cukup tinggi. Semakin banyak ruang kosong yang ada di antara lantai dan atap, maka akan semakin banyak pula udara yang dapat berputar di dalam rumah. Hasilnya ruangan pun selalu berisi udara segar dalam jumlah yang melimpah. Anda bisa mencobanya sendiri dengan membuat plafon yang ukurannya cukup tinggi. Paling tidak buatlah plafon rumah ini setinggi 4-5 meter. Banyaknya udaras segar di interior rumah ini akan membuat suasana rumah terasa lebih sejuk meskipun tanpa AC.

Buatlah Beberapa Ventilasi di Atap

Panas matahari terus bergerak dari atas ke bawah. Jika udara di bagian atas dapat mengalir lancar, maka udara tersebut mampu melemahkan tingkat panas matahari yang jatuh ke area di bawah. Itu sebabnya, sebaiknya ventilasi tidak hanya dibuat pada dinding saja, melainkan juga di bagian atap. Ventilasi di atap ini bisa dibuat dengan model atap bertingkat. Anda bisa membuat atap dalam 2-3 tingkatan atau model atap yang berjenjang. Dengan demikian, sirkulasi udara dari bagian atas bakal membantu rumah terasa lebih segar dan sejuk. Ini juga merupakan solusi yang efektif kalau rumah Anda cukup sempit.

Aplikasikan Metode Ventilasi Silang

Agar udara yang masuk ke rumah tidak langsung keluar, melainkan berputar dahulu di ruangan tersebut, salah satu solusinya yaitu membuat ventilasi silang. Apakah itu ventilasi silang? Ventilasi ini dibuat tidak saling berhadapan sehingga memungkinkan udara yang masuk dari ventilasi satu akan bergerak di dalam ruangan terlebih dahulu, barulah kemudian akan keluar dari ventilasi yang lainnya. Ventilasi ini memang dibuat saling berseberangan, tetapi tidak berhadapan. Tujuannya supaya udara yang memasuki ruangan akan mengalir terlebih dahulu beberapa saat. Lalu keluar dari ventilasi yang satunya lagi.

Pakailah Warna-warna yang Terang

Seperti kita ketahui, setiap warna memiliki kecenderungan sendiri terhadap sinar matahari. Warna yang terang bersifat memantulkan cahaya. Sebaliknya warna yang gelap justru menyerapnya. Agar rumah tak panas, selalu pilih jenis warna yang terang seperti hijau pupus, putih, aquamarine, kuning, pink, dan biru muda. Warna-warna pastel juga tidak akan menyerap udara, serta mampu melembutkan suasana rumah Anda. Pakailah warna-warna yang terang untuk dinding dan lantai. Sedangkan warna gelap bisa dipakai untuk aksen seperti furniture, hiasan, dan aksesori ruangan agar rumah tetap terlihat dinamis.

Hindari Wilayah Rumah Bagian Barat

Matahari akan bersinar terik saat menjelang siang hingga sore hari, di mana dalam waktu tersebut posisi matahari condong berada di sisi barat rumah. Oleh sebab itu, hindari membangun ruang bersantai di sisi ini. Penempatan kamar tidur dan ruang keluarga sebaiknya dipilih pada area rumah yang lainnya. Jangan pernah menggunakan bagian barat rumah untuk tempat-tempat berkumpul atau beristirahat. Idealnya sih sudut rumah di bagian barat ini paling cocok dipakai untuk membuat kamar mandi dan dapur supaya ruangan-ruangan tersebut terhindar dari kelembaban udara yang terlalu ekstrem.

Tanam Tumbuh-tumbuhan Rindang

Mempunyai taman sendiri yang cantik dengan ukuran pohon yang terus terjaga memang terlihat sangat indah. Akan tetapi, kalau Anda ingin taman tersebut berfungsi sebagai pendingin rumah, maka tanamlah pepohonan rindang di sana. Tumbuh-tumbuhan tersebut masih bisa terlihat anggun asalkan Anda rawat dengan baik dan benar. Anda bisa mendapatkan panduan merawat tanaman di www.tokotanaman.com ya. Di sini tersedia beragam yang tepat digunakan untuk merawat aneka ragam tumbuh-tumbuhan serta membuatnya tumbuh subur. Dengan taman ini, rumah Anda pasti akan terasa begitu sejuk.

Manfaatkan Halaman dengan Baik

Bagi Anda yang tinggal di rumah kecil, maka secara otomatis ukuran halamannya pun terbatas. Daripada memaksakan diri untuk menanam pohon yang justru bisa merusak bangunan, Anda dapat menggantinya dengan memelihara tumbuhan rambat. Selanjutnya, tempelkan tanaman tersebut pada dinding sebagai pelindungnya. Jika memungkinkan, Anda bahkan dapat membuat taman atap yang efektif mendinginkan ruangan di bawahnya. Roof garden sanggup menjadi penghalang panasnya cahaya matahari yang sangat ampuh. Bahkan rumah Anda akan terasa dingin manakala dilengkapi dengan taman ini.