10 Fakta Menarik Burj Khalifa Selain Gedung Tertinggi di Dunia

Coba tebak apakah bangunan tertinggi di dunia saat ini? Hem, kira-kira apa ya? Itu lho gedung pencakar langit yang terletak di Dubai. Tepat sekali tidak lain dan tidak bukan adalah Burj Khalifa. Memiliki ukuran ketinggian 828 meter maka secara otomatis menjadikan Burj Khalifa sebagai gedung yang paling tinggi di dunia saat ini. Burj Khalifa berada di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan diresmikan pada tanggal 4 Januari 2010. Dilengkapi 54 lift, lantai pada bangunan Burj Khalifa ini terdiri dari 154 lantai yang dipakai, 9 lantai pemeliharaan, 46 lantai puncak, dan 2 lantai bawah tanah. Wow!

Selain fakta sebagai gedung tertinggi di dunia, ternyata terdapat fakta-fakta lain yang tak kalah menarik untuk dibahas dari Burj Khalifa loh. Misalnya seperti bagaimana jika kita bandingkan antara Burj Khalifa dan Monas, rekor-rekor apa yang telah dicapai oleh Burj Khalifa, berapa sih kira-kira berat totalnya, atau apa yang menginsipirasi bentuk desain dari Burj Khalifa. Tentunya ini merupakan sebuah informasi yang sangat menarik untuk dapat kita ketahui. Apalagi kenyataannya Burj Khalifa itu dibangun oleh Samsung. Apakah Anda sudah mengetahui sebelumnya?

Di bawah ini merupakan fakta-fakta menarik yang dimiliki oleh Burj Khalifa dan sayang untuk tidak Anda ketahui. Anda mesti menyimaknya dengan baik ya. Fakta yang paling menarik menurut kami ada pada poin ke-8!

Tinggi Burj Khalifa Delapan Kali Tinggi Monas

Tinggi Burj Khalifa ini kurang lebih ialah dua kali lebih tinggi dibandingkan Empire State di New York atau tiga kali lebih tinggi daripada Menara Eiffel. Sedangkan jika dibandingkan dengan gedung tertinggi yang ada di Indonesia yaitu Wisma 46, tinggi Burj Khalifa mencapai 2,5 kali lipatnya. Lain lagi bila dihadapkan dengan bangunan Monumen Nasional, tinggi Burj Khalifa adalah delapan kali lipat daripada tinggi Monas tersebut. Jadi apabila Anda ingin membayangkan tinggi Burj Khalifa itu seperti apa, silakan Anda berdiri di lantai dasar Monas dan mendongak ke atas. Maka Anda akan menemukan jawabannya.

Mampu Mencetak Lebih dari 15 Rekor Dunia

Burj Khalifa tidak hanya dinobatkan sebagai gedung tertinggi di dunia saja, namun juga meraih beberapa penghargaan sekaligus. Di antaranya struktur tertinggi, struktur tertinggi yang pernah dibuat, bangunan berstruktur bebas tertinggi, pencakar langit tertinggi, pencakar langit tertinggi dengan antena, bangunan yang memiliki lantai terbanyak, bangunan dengan lantai umum tertinggi, bangunan dengan instalasi lift tertinggi, bangunan berinstalasi lift terpanjang, bangunan beton tertinggi, dek observasi tertinggi, dek observasi outdoor tertinggi, bangunan berinstalasi alumunium dan kaca tertinggi, klub malam tertinggi, restoran tertinggi, penampilan kembang api tertinggi, dan kolam renang tertinggi.

Total Bobotnya Sama Seperti 100.000 Gajah

Diperkirakan berat total Burj Khalifa mencapai lebih dari 10.000 ton. Jadi bila diumpamakan, maka berat keseluruhan beton yang menyusun Burj Khalifa ini setara dengan 100.000 ekor gajah. Sedangkan jumlah baja yang digunakan untuk membuat struktur gedung Burj Khalifa mirip seperti jumlah baja yang dipakai untuk membuat pesawat termewah di dunia yakni Airbus sebanyak 380 buah. Lain lagi soal berat semua pipa yang digunakan untuk membangun Burj Khalifa yang mencapai 350 ton dan dilengkapi oleh 26.000 panel kaca. Dengan semua material tersebut, tak heran bangunan ini begitu berat.

Desainnya Terinspirasi Bunga Hymenocallis

Ternyata eh ternyata bentuk bangunan Burj Khalifa terinspirasi oleh bunga Hymenocallis dari Yunani loh. Inilah salah satu keunikan yang dimiliki oleh Burj Khalifa serta membedakannya dari bangunan yang lain. Meskipun begitu, pembuatan dekorasi bangunan Burj Khalifa ini tetap memperhatikan faktor keamanan dan faktor efektivitas bangunan. Walaupun bentuk bangunanya begitu unik, aneh, dan nyeleneh, tetapi Burj Khalifa tetap aman untuk dihuni dan ditempati. Dengan bentuknya yang nyentrik tersebut, gedung Burj Khalifa mampu memikat perhatian banyak orang.

Dibangun Samsung Engineering and Construction

Keseluruhan desain bangunan Burj Khalifa ternyata dirancang oleh perusahaan dari Korea Selatan yaitu Samsung Engineering and Construction yang dibantu oleh Besix and Arabtec Supervision Consultant dan diarsiteki Hyder Consulting. Proyek konstruksinya ini dikerjakan Turner Construction Grocon. Sedangkan perencanaannya dikerjakan oleh Bauer A Gand Middle East Foundations. Pengerjaan kontraktor lift Burj Khalifa dilaksanakan oleh Otis dan konsultan VT-nya yaitu Lerch Bates. Dengan kerjasama yang solid dari perusahaan-perusahaan tersebut, maka Burj Khalifa pun kini mampu berdiri dengan kokoh.

Menghabiskan Biaya Lebih Dari Rp 20,55 triliun

Mengingat proyek pembangunan Burj Khalifa merupakan pekerjaan yang spektakuler, maka sudah tentu jumlah dana yang dperlukan untuk membuatnya pun sangatlah fantastis. Coba tebak berapakah jumlah biaya yang dihabiskan untuk membangun Burj Khalifa? Dari salah satu sumber menyebutkan kalau total rencana anggaran biaya pembangunan gedung ini mencapai lebih dari USD 1,5 miliar. Nominal tersebut bila diubah ke dalam rupiah memakai kurs saat ini (Rp 14.000) adalah Rp 21 triliun. Sungguh angka yang sangat besar. Secara otomatis Anda bahkan langsung menjadi salah satu orang terkaya di negeri ini jika mempunyai uang sebanyak itu.

Ada Lebih Dari 12.000 Orang Pekerja Terlibat

Tercatat lebih dari 12.000 pekerja yang turut andil di dalam proses pembangunan Burj Khalifa. Faktanya yaitu lebih dari separuh pekerja tersebut merupakan warga negara asing. Termasuk di dalamnya adalah para tenaga kerja Indonesia yang mengadu nasib di luar negeri. Masing-masing dari mereka mempunyai tugas dan tanggungjawabnya sendiri-sendiri. Setiap divisi tentunya dipimpin oleh seorang ketua. Dialah yang bertugas untuk mengkoordinasi pekerjaan di setiap divisi sehingga bisa bekerjasama dengan divisi yang lain.

Gedung Burj Khalifa Terlihat dari Jarak 95 Km

Saking tingginya ukuran menara Burj Khalifa ini, bahkan puncak tersebut sudah terlihat dari jarak 95 km. Jarak tersebut kira-kira mirip seperti jarak tempuh yang harus dilalui antara Jakarta ke Bogor. Ya dengan  jarak yang sejauh itu, puncak menara Burja Khalifa tetap terlihat karena memang ukurannya yang sangat tinggi. Tapi lingkungan Dubai yang landai juga turut mendukung kemungkinan jarak pandang sejauh ini. Dataran di Dubai ini memang memiliki perbedaan daripada Indonesia. Terutama soal kontur wilayahnya, di mana Dubai mempunyai area yang landai, cenderung datar, dan tidak berbukit-bukit.

Sebelumnya Dinamai dengan Sebutan Burj Dubai

Pada mulanya, bangunan tersebut akan dinamakan sebagai Burj Dubai. Namun atas pertimbangan untuk menghormati jasa Sheik Khalifa bin Zayed Al Nahyan, bangunan ini kemudian diberi nama sebagai Burj Khalifa. Lantas siapa Sheik Khalifa bin Zayed Al Nahyan itu? Tidak lain, Sheik Khalifa bin Zayed Al Nahyan adalah penguasa Abu Dhabi yang mempunyai peranan penting dalam menyelamatkan Dubai dari risiko kebangkrutan besar pada tahun 2009 yang lalu. Beliaulah yang mempunyai jasa sangat besar terciptanya Dubai yang modern, canggih, dan fantastis seperti sekarang.

Burj Khalifa Dilengkapi Lift yang Serba Super

Tentunya Burja Khalifa mempunyai lift yang memungkinkan orang-orang mampu menaiki dan menuruni lantai dengan lebih mudah. Terbayang kan bagaimana rasanya bila kita harus menaiki tangga yang tinggi sekali? Bangunan Burj Khalifa ini dilengkapi lift yang super banyak hingga mencapai 54 buah. Ukuran lift tersebut pun super panjang karena menyesuaikan tinggi bangunan yang berkisar 828 meter. Tak hanya itu, kecepatan pergerakan lift-lift ini juga super kencang mencapai 60 km/jam. Itulah kenapa kita diminta untuk menelan ludah pada saat berada di dalam lift Burj Khalifa supaya tidak terlalu merasa mual.