Jenis-jenis Pintu Rumah yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Pintu merupakan poin utama bagian luar rumah sehinga harus mendapatkan perhatian yang lebih dalam hal pemilihan desainnya. Wujud pintu akan menjadi sambutan bagi siapa saja yang berkunjung ke rumah ataupun sebatas lewat di depannya. Saat ini pintu tidak hanya terbuat dari bahan kayu, namun juga ada material lain yang lebih canggih yang digunakan untuk membuat pintu. Di antaranya adalah aluminium, baja, dan fiberglass. Setiap jenis pintu tersebut tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri. Jadi Anda harus memilihnya dengan bijaksana ya.

Lalu bagaimanakah cara memilih pintu mana yang paling tepat untuk rumah kita? Mari kita ulas macam-macam pintu menurut bahan pembuatnya berikut ini!

PINTU KAYU

Kayu merupakan bahan pintu yang sudah umum bagi kita. Bahkan telah lama kayu ini digunakan sebagai bahan bangunan, termasuk untuk membuat pintu rumah. Terdapat banyak sekali jenis pohon yang biasa diambil kayunya untuk dibentuk menjadi pintu rumah karena memang mempunyai kualitas yang bagus. Masing-masing kayu tersebut memiliki kualitas yang berbeda-beda. Pintu kayu ini fleksibel sehingga bisa kita manfaatkan untuk membangun dekorasi dengan gaya apapun. Pintu kayu cocok sekali dipakai untuk menciptakan rumah dengan desain yang beranekaragam, mulai dari tradisional hingga modern.

PINTU ALUMINIUM

Pintu yang akan kami perkenalkan pertama kali ini yaitu pintu aluminium. Sama seperti namanya, pintu ini memang terbuat dari material aluminium. Pintu ini merupakan salah satu jenis pintu yang paling baru di Indonesia. Keunggulan dari pintu aluminium adalah Anda tidak perlu khawatir tentang permukaannya akan berkarat sebab secara alami aluminium mempunyai sifat anti karat. Selain itu, Anda pun tidak perlu menambahkan zat pelapis ataupun cat warna apapun karena semuanya sudah disempurnakan langsung oleh pabrik pembuatnya. Ini merupakan pintu yang sangat praktis.

Di mana ada kelebihan pasti ada kekurangan. Adapun kekurangan utama dari pintu berbahan aluminium ini adalah permukaannya bisa penyok jika terkena oleh benturan yang keras. Biasanya pintu aluminium digunakan untuk membangun rumah yang berkonsep modern. Untuk harganya sendiri, tentunya relatif lebih mahal terutama jika Anda memesan bentuk pintunya secara langsung sesuai dengan selera Anda. Tapi Anda bisa menyiasatinya dengan membeli pintu aluminium di tempat pengrajinnya langsung, bukan di toko mebel. Dijamin deh harganya akan jauh lebih murah.

PINTU BAJA

Pintu baja merupakan jenis pintu kedua yang paling banyak digunakan sebagai alternatif dari pintu kayu. Harganya yang mahal menjamin kualitas yang dimilikinya sangat kuat, tahan lama, dan juga hampir tidak mungkin retak. Tapi pintu ini pun mempunyai kekurangan yaitu permukaannya dapat berkarat. Sehingga menyebabkan keindahannya lambat laun akan memudar. Anda harus merawat pintu ini dengan baik ya. Salah satunya dilaksanakan dengan rutin mengecatnya menggunakan cat besi khusus yang bersifat anti-karat serta menjaga kebersihan pada bagian permukaannya.

PINTU FIBERGLASS

Bahan fiberglass jauh lebih tahan banting untuk digunakan sebagai pintu daripada aluminium atau baja. Mengapa? Pintu ini benar-benar sangat cocok dijadikan sebagai pengganti dari pintu kayu tanpa disertai kekurangan dari sifat kayu. Pengecatan bisa Anda laksanakan secara teratur yaitu minimal 5 tahun sekali untuk menjaga penampilannya. Melalui pemeliharaan yang tepat, pintu ini bahkan bisa bertahan hingga berpuluh-puluh tahun lamanya loh. Pintu fiberglass biasanya dipasang sebagai pintu untuk kamar mandi atau dapur. Pintu ini mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap air dan udara yang lembab.

PINTU KOMPOSIT (KAYU BUATAN)

Pintu komposit ialah pintu yang terbuat dari bahan kayu buatan. Dinamakan sebagai kayu buatan karena kayu tersebut memang bukanlah kayu murni, melainkan kayu palsu yang dibuat oleh manusia. Material ini sebenarnya bukan kayu, tetapi memiliki sifat dan karakteristik yang mirip seperti kayu. Biasanya kayu komposi terbuat dari campuran MDF dengan veneer kayu. Pintu ini merupakan alternatif bagi Anda yang menyukai keindahan kayu, namun benci dengan kekurangannya. Untuk perawatannya sendiri juga perlu Anda perhatikan dengan benar supaya serat-serat di dalamnya tidak mudah rusak.