Tips Memilih Lampu Hias untuk Rumah Nan Cantik dan Bercahaya!

Seperti kita ketahui terdapat tiga macam pencahayaan yang dapat digunakan untuk dekorasi. Kita sudah pernah membahas mengenai pengaturan dan pemilihan cahaya jenis yang pertama yaitu cahaya utama. Pada artikel kali ini, mari kita membicarakan seputar cahaya aksen dan serba-serbinya. Seperti namanya, cahaya aksen berfungsi sebagai aksen atau penghias ruangan. Efek hiasan yang dihasilkannya tidak cuma berasal dari sorotan cahayanya saja, namun bentuk dan bahannya juga cukup berpengaruh. Cahaya hias yang menarik tentu akan membuat orang tertarik untuk mengunjungi suatu ruangan.

Salah satu jenis pencahayaan buatan yang kerap digunakan adalah lampu. Selain harganya lebih murah, lampu juga relatif cukup mudah disandingkan dengan dekorasi tertentu sehingga penampakkannya kian memesona. Terutama pada jenis lampu hias, di mana kehadiran lampu hias ini sangat mampu menghiasi ruangan. Keberadaan lampu hias benar-benar sanggup menciptakan suasana yang baru di dalam rumah Anda. Anda tidak boleh ketinggalan memanfaatkan lampu hias ini untuk mendekorasi rumah. Sehingga rumah Anda pun akan terlihat lebih menarik serta berbeda dari biasanya.

Ingin memilih lampu hias yang mampu mengangkat nilai dekorasi ruangan ya? Gunakanlah aneka tips di bawah ini ketika Anda memilih produk lampu hias tersebut.

BAHAN

Karena ada banyak bahan pembuat lampu hias, maka ada banyak pula kesan yang bisa ditimbulkannya. Pemilihan bahan biasanya disesuaikan dengan konsep ruangan yang hendak dibangun. Sebagai contoh, ruang tamu minimalis lebih cocok memakai lampu hias besi dibandingkan dengan lampu kristal. Bentuk besi yang padat serta sederhana dinilai lebih cocok daripada lampu kristal yang rumit. Sedangkan lampu hias dari kristal lebih cocok diaplikasikan pada ruang makan yang bergaya klasik karena dapat membawa keanggunan. Jadi Anda harus menyesuaikan bahan lampu hias yang dipilih dengan desain ruangan.

BENTUK

Selain bahan pembuatnya yang beraneka ragam, bentuk model lampu hias pun ada banyak sekali. Pada umumnya, bentuk lampu dipengaruhi oleh bahan, ukuran, dan fungsinya. Pada ruangan yang berfungsi secara formal, lampu hias berbentuk rumit lebih direkomendasikan. Pasalnya lampu seperti ini sanggup menambah nilai ruangan yang sepadan dengan isi pembicaraan. Sedangkan untuk ruangan yang bersifat santai, pemilihannya pun lebih mudah dari yang berbentuk sederhana sampai yang rumit. Tetapi bentuk lampu hias yang menonjolkan keberadaan lampu atau memakai lampu ukuran besar lebih diminati.

UKURAN

Jangan sampai Anda keliru dalam menentukan ukuran lampu hias. Ukuran lampu yang terlalu kecil dapat mengakibatkan penyinarannya redup, efek yang ditimbulkan hampir tidak ada, serta membuat ruangan terlihat aneh. Begitu pula sebaliknya apabila pemilihan lampu terlalu besar. Cara untuk menentukannya adalah ukurlah panjang ruang ditambah dengan lebar ruangan. Hasil penjumlahan yang didapatkan, kita ibaratkan inchi dan menjadi ukuran lampu yang tepat. Sebagai contoh, suatu ruangan berukuran 10 x 7 meter. Maka ukuran lampu yang ideal adalah 10 ditambah 7 sama dengan 17. Jadi ukurannya 17 inchi.

POSISI

Selain digunakan untuk interior, lampu hias pun banyak dijumpai di lingkungan eksterior rumah seperti taman dan kolam renang. Sehingga cara memilihnya pun butuh teknik tersendiri. Lingkungan luar sangat luas dan jarang terdapat objek pantul bagi cahaya. Maka jenis lampu atau cahaya yang dimunculkan pun harus tepat agar pencahayaannya bisa maksimal. Karena sifatnya yang personal, Anda tidak harus terlalu terpaku dengan tips di atas saat hendak memilih lampu hias. Walaupun rumah Anda bergaya minimalis, tidak masalah kok jika memilih lampu berbahan kristal. Bentuknya pun bisa dipilih bebas mulai dari yang klasik sampai modern seperti pesawat, motor, boneka, bunga, dan sebagainya.