5 Ide Desain Ruang Keluarga Minimalis, Bikin Rumah Jadi Nyaman

Ruang keluarga merupakan ruangan penting yang ada di dalam sebuah rumah. Seperti ruangan lainnya, ruang keluarga ini juga memiliki fungsi tersendiri. Apakah itu? Yaitu sebagai tempat untuk bercengkrama antar-anggota keluarga maupun menerima kedatangan teman dan rekan bisnis yang akrab. Oleh karena itulah, ruangan ini harus lebih Anda perhatikan supaya kenyamanan dan estetika ruangan terjaga secara maksimal. Anda mesti membuat ruang keluarga ini terasa nyaman sekali sehingga orang-orang pun bisa betah dan enjoy saat berada di dalam ruangan ini.

Meletakkan beberapa foto keluarga sebagai hiasan ruang keluarga ini mungkin sudah pernah Anda coba dan berhasil menambah nilai dari ruangan tersebut. Namun tahukah Anda, bahwa ada hal-hal yang lebih mendasar dalam teknik mendesain ruang keluarga ini supaya terlihat minimalis meskipun dengan teknik yang sederhana. Anda membutuhkan kiat-kiat khusus untuk menciptakan dekorasi minimalis pada ruang tersebut. Dengan diterapkannya konsep ruangan minimalis pada ruang keluarga, maka ruangan ini pun akan terlihat lebih modern, bergaya, dan bersifat kekinian.

Kiat-kiat di bawah ini akan membantu Anda menciptakan desain ruang keluarga minimalis yang menarik sekaligus terasa begitu nyaman. Silakan Anda dapat mengaplikasikannya sendiri di rumah ya!

Penggunaan Kursi Sofa yang Minimalis

Seperti kita ketahui, keberadaan kursi ini sangatlah penting di ruang keluarga. Adanya kursi ini berfungsi sebagai tempat duduk selama Anda sekeluarga berkumpul di sini. Kursi yang menarik tidak hanya terasa nyaman saja, tapi juga mampu menyambut tamu secara lebih mendalam. Lebih-lebih jika kursi tersebut mampu menenangkan orang-orang yang duduk di atasnya. Jadikanlah kursi sofa sebagai pilihan pertama Anda untuk tempat duduk di ruang keluarga. Apabila Anda ingin ruang yang sanggup menampung lebih banyak orang, Anda bisa menambahkan beberapa kursi lipat.

Memasang Hiasan Dinding Eye-Catchig

Saat Anda mendesain ruang keluarga minimalis, sebisa mungkin hindarilah menggunakan hiasan dinding secara berlebihan. Mengapa? Karena apabila Anda menggunakan benda-benda hias dalam jumlah yang terlalu banyak, unsur geometris yang harus ada pada konsep minimalis ini pun menjadi kabur. Sehingga desain yang ingin Anda tampilkan pun menjadi tidak jelas lagi. Cobalah Anda memilih hiasan seperlunya saja. Usahakan pilihlah hiasan yang mempunyai bentuk geometris yang tegas. Bingkai lukisan berbentuk persegi misalnya. Desain minimalis akan sungguh terasa dengan aksesori ini.

Buat Pandangan di Ruangan Lebih Luas

Kebalikan dari konsep ruang tamu yang sebaiknya diatur supaya penataannya memusat, ruang keluarga yang ideal harusnya memiliki pandangan yang lebih terbuka. Sehingga orang-orang yang nantinya bakal berada di dalam ruang ini bisa menikmati seluruh sudut ruangan tersebut dengan lebih nyaman. Dengan pandangan yang nyaman ke seluruh ruangan, proses percakapan serta tatap muka ketika pembicaraan berlangsung di ruang keluarga pun bisa berjalan dengan santai tanpa harus terganggu. Silakan Anda bisa menata setiap sudut ruangan ini agar semuanya terlihat begitu menarik.

Sedikan Ruang Gerak yang Memadai Ya

Ruang keluarga umumnya berada di tengah-tengah rumah. Ruangan ini sering kali menjadi penghubung antara ruang bagian depan dengan ruang bagian belakang. Karena itu, pastikan Anda sudah menyisakan ruang gerak yang cukup di dalam ruang keluarga ini sebagai tempat lalu lalang bagi penghuni rumah. Hal ini terutama diperuntukkan khusus apabila ruang keluarga tersebut dibuat dengan konsep yang terbuka. Dengan memperhatikan penyediaan ruang gerak yang memadai, maka Anda sekeluarga tetap sanggup beraktivitas secara normal meskipun harus melewati ruangan ini.

Penambahan Furniture yang Begitu Unik

Meletakkan furnitur yang unik akan menambah daya tarik tersendiri di dalam ruang keluarga Anda. Tapi sayangnya beberapa furnitur yang ditarh di sudut yang kurang tepat justru akan menyebabkan ruangan tersebut terlihat norak. Untuk menghindari risiko ini, Anda bisa meniru bagaimana para arsitek memilih furniture yang unik, tetapi tetap kelihatan menarik. Biasanya sih furniture tersebut harus tetap memiliki fungsi tertentu sehingga keberadaannya di dalam ruangan tidak cuma sebagai pajangan saja. Contohnya Anda bisa memilih meja kopi yang bentuknya tidak biasa.