9 Tips Desain Rumah Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

Apakah rumah hemat energi itu? Rumah hemat energi adalah konsep rumah yang menitikberatkan pada penggunaan sumber daya energi secara efektif. Rumah ini didesain secerdas mungkin supaya pemakaian energi di dalamnya dapat dihemat semaksimal mungkin tanpa mengesampingkan tingkat kenyamanan para penghuni. Rumah tersebut bukan sama sekali tidak menggunakan sumber daya energi, melainkan tetap memakai energi yang dilakukan secara bijaksana. Sebab bagaimanapun juga energi menjadi salah satu kebutuhkan pokok manusia modern yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rumah hemat energi merupakan salah satu tren hunian yang sedang populer saat ini. Rumah ini tidak hanya menarik untuk diaplikasikan, tetapi juga mempunyai manfaat yang begitu besar. Utamanya yaitu dalam penggunaan sumber energi yang dapat dilakukan secara hemat sehingga tidak membuang-buang energi yang tidak terbarukan tersebut. Selain itu tagihan listrik di rumah pun secara otomatis akan turun apabila Anda menerapkan gaya rumah yang hemat energi ini. Bahkan bukan tak mungkin potensi tingkat penurunannya bisa mencapai lebih dari 50% dari biasanya. Silakan Anda bisa mecobanya dari sekarang.

Ada begitu banyak elemen-elemen di rumah yang dapat diolah untuk menciptakan rumah hemat energi. Anda bisa memulainya dengan membangun rumah tersebut dengan layout yang tepat. Berikut ini kami share 9 tips yang berguna di antaranya :

Rumah Jangan Menghadap ke Barat

Seperti yang sudah pernah kami bahas sebelumnya, rumah yang menghadap ke barat mengakibatkan ada banyak cahaya matahari siang yang dapat memasuki interior rumah tersebut. Akibatnya rumah pun menjadi terasa begitu panas. Suhu udara di rumah yang terlalu panas memaksa Anda untuk menyalakan perangkat elektronik seperti kipas angin ataupun AC untuk mengusir hawa panas tersebut. Solusi untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menanam beberapa pepohonan di depan rumah sebagai penghalang matahari. Anda juga dapat membuat kanopi di bagian depan rumah.

Maksimalkan Sisi Utara dan Selatan

Sebaiknya dalam membangun rumah, Anda memaksimalkan bagian utara dan selatan, bukan barat dan timurnya. Bidang bagian utara dan selatan ini akan meminimalisir masuknya sinar matahari langsung ke dalam ruangan. Sehingga kalau Anda mendesain bagian-bagian ini dengan baik, maka suhu di rumah pun menjadi tetap terkontrol. Sementara itu, bagian barat dan timur rumah dapat Anda halangi sedemikian rupa agar tidak banyak sinar matahari yang mampu memasuki interior. Contohnya Anda bisa menanam tumbuh-tumbuhan atau membangun kanopi yang cukup panjang.

Buat Ventilasi Udara yang Memadai

Udara yang terjebak di interior rumah akan mengakibatkan kadar karbondioksidanya meningkat secara tajam. Suhu ruangan pun menjadi naik drastis karena minim kandungan oksigen. Agar masalah ini tidak terjadi, pastikan Anda mengatur sirkulasi udara di interior rumah. Anda juga dapat membangun jendela di setiap ruangan atau minimal ventilasi sebagai jalur pertukaran udara. Tambahkan kanopi pada bagian atas jendela/ventilasi ini sebagai penghalang terik mentari. Buatlah kondisi interior rumah terasa sejuk dengan banyaknya udara segar di dalamnya.

Perbanyak Jumlah Bukaan di Rumah

Tidak sedikit rumah yang terpaksa harus menyalakan lampu di siang hari bolong karena memang kondisi interiornya gelap sekali. Walaupun kondisi cuaca sedang cerah, namun suasana di dalam rumah tersebut nampak begitu gelap lantaran kesalahan dalam mendekorasinya. Hal ini mengakibatkan cahaya mentari tidak dapat memasuki interior rumah tersebut. Kebiasaan menyalakan lampu di siang hari tentu tak baik dan tidak hemat energi. Guna mengatasinya, mau tak mau Anda harus membuat bukaan-bukaan baru untuk memaksimalkan cahaya matahari memasuki ruangan.

Tanam Tumbuh-Tumbuhan agar Asri

Anda juga mesti menciptakan sebuah hunian yang sejuk agar bisa menggunakan energi secara bijaksana. Berhubung Anda ingin membuat rumah yang hemat energi, memakai perangkat AC, kipas angin, atau Air Cooler bukanlah tindakan yang tepat. Kami lebih menyarankan Anda untuk memanfaatkan tumbuhan guna menghadirkan sebuah lingkungan tempat tinggal yang sejuk. Cobalah Anda menanam bermacam-macam tanaman di sekeliling rumah. Buatlah kondisi pekarangan rumah Anda begitu asir dengan banyak tanaman yang tumbuh di sana. Maka secara otomatis, rumah pun akan menjadi lebih sejuk.

Jangan Boros dalam Memakai Listrik

Salah satu prinsip dasar pembuatan rumah hemat energi adalah menggunakan energi listrik secara baik dan bijaksana. Anda sama sekali tidak boleh memakai energi listrik tersebut secara berlebih walaupun kenyataannya Anda mampu membayar tagihan bulanannya. Rumah hemat energi pada dasarnya dibuat dari rasa kepedulian Anda terhadap kondisi bumi ini. Anda sebaiknya mengaplikasikan gaya hidup yang hemat energi mulai dari sekarang untuk kebaikan bersama. Anda bisa memulainya dari pekerjaan yang paling mudah yaitu jangan pernah memakai listrik secara boros.

Pakai Alat Elektronik Hemat Energi

Penggunaan alat elektronik memang tidak dapat dilepaskan dari gaya hidup manusia modern. Namun pastikan Anda menggunakan perangkat elektrik yang berlabel hemat energi agar penggunaan listriknya pun menjadi lebih efisien. Selain ramah lingkungan, peralatan yang hemat energi ini juga lebih ramah di dompet loh. Alat-alat tersebut tidak akan menyebabkan tagihan listrik di rumah Anda membengkak. Jadi sebaiknya Anda memilih peralatan elektronik yang berlabel hemat energi pada saat membelinya. Jangan tergiur dengan perangkat lain meskipun harganya lebih murah.

Gunakan Air Bersih dengan Hemat

Salah satu efek global warming yang kini sudah dirasakan adalah sulitnya mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, pemakaian air PAM dan air tanah di rumah Anda harus dilakukan sehemat mungkin. Pastikan Anda sekeluarga tidak menyia-nyiakan keberadaan air di rumah Anda. Jika memungkinkan, Anda dapat menyediakan bak penampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan MCK sehari-hari. Gunakanlah air bersih ini secara bijaksana. Anda tidak boleh memboroskan persediaan air di rumah. Tanamkanlah rasa peduli terhadap lingkungan dan hemat air kepada anak-anak pula.

Memanfaatkan Sumber Daya Alam

Rumah hemat energi dalam skala yang lebih besar dapat dibangun dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di sekitarnya sebagai sumber energi. Di sini Anda dapat mengolah sumber daya alam tersebut menjadi energi listrik yang bisa memenuhi kebutuhan listrik di rumah. Sebenarnya ada banyak sekali loh sumber daya alam yang bisa diubah menjadi energi listrik. Misalnya seperti angin, air, udara, panas matahari, petir, panas bumi, dan masih banyak lagi. Memang sebelumnya Anda membutuhkan biaya investasi untuk pengadaan alat-alat pengubah energi. Tapi ketika sudah berhasil dibangun, maka Anda dapat merasakan manfaatnya yang begitu besar.