Warna
Jul25

Penting, Tips Agar Cat Dinding Tidak Mudah Mengelupas

cat-mudah-mengelupas.jpg

Bagaimana rasanya jika baru saja Anda mengecat dinding rumah, tahu-tahu catnya sudah banyak yang mengelupas? Tentu jengkel sekali bukan. Kasus mengelupasnya cat sebenarnya bukan hanya disebabkan oleh kualitas cat yang dipakai. Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhinya, seperti kualitas renovasi tembok dan seringnya tembok terkena rembesan air talang.

Selain dua penyebab di atas, masih ada lagi faktor yang mempengaruhinya. Pertama adalah pemakaian dempul dan plamir yang Anda gunakan berkualitas rendah, sehingga memungkinkan dempul dan plamir ini mudah sekali mengelupas. Kedua adalah kondisi tembok saat dicat masih basah atau belum benar-benar kering. Ketiga permukaan dinding yang dicat dalam keadaan kotor dan berdebu sehingga daya rekatnya menjadi berkurang. Keempat, Anda tidak memakai cat dasar atau cat dasar yang dipakai tidak cocok dengan cat utama. Kelima, terjadi saat Anda mengecat ulang, penting digarisbawahi bahwa saat Anda mengecat ulang dinding lapisan cat lama harus dikikis dahulu.

Kelima faktor di atas lah yang biasanya menjadi penyebab cat dinding di rumah Anda mudah mengelupas. Adapun kasus yang paling sering terjadi biasanya disebabkan oleh faktor terakhir. Banyak orang yang beranggapan bahwa saat mengecat ulang dinding, kita tidak perlu mengikisnya terlebih dahulu. Mengecat ulang tanpa mengikis cat lama juga menjadikan pekerjaan menjadi lebih efisien. Padahal kenyataanya adalah kebalikannya. Kualitas daya rekat cat baru akan menurun karena yang merekatkan diri ke dinding adalah cat lama.

Setelah Anda mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan cat mudah mengelupas, lantas bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini kami sertakan juga solusinya :

1. Memperbaiki Kebocoran Rumah Supaya Air Tidak Merembes ke Dinding

Poin pertama ini berfungsi untuk menjaga kualitas dinding agar selalu dalam kondisi sempurna, termasuk saat kita hendak melapisinya dengan cat. Seperti yang kita ketahui, dinding mampu meresap air di area sekitarnya akibat daya kapiler. Dinding yang mengandung air akan berubah menjadi basah dan menyebabkan daya serapnya kepada cat menjadi lemah. Perbaikan pada daerah di sekitar dinding dilakukan agar dinding sebisa mungkin selalu kering.

2. Mengikis Lapisan Cat Lama Saat Hendak Mengecat Ulang

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya cat yang sudah lama memiliki kualitas yang lebih rendah dan mudah sekali terkelupas. Terlebih jika cat tersebut sudah mulai mengapur. Jadi pastikan Anda membuangnya dari dinding dulu. Anda bisa menggunakan alat yang tajam dan keras untuk mengikisnya sampai terlihat permukaan dinding yang asli.

3. Menggunakan Cat Dasar/Alkali Primer

Alkali primer (cat dasar) mampu membantu Anda untuk menghasilkan tampilan cat yang indah. Penggunaan cat dasar dinilai penting terutama bagi Anda yang mengutamakan kualitas dan daya tahan. Biarkan cat ini sampai benar-benar kering sebelum Anda berlanjut menggunakan cat utama.

4. Menggunakan Cat Tembok Berkualitas Baik

Ciri-ciri cat tembok berkualitas baik adalah memiliki daya rekat dan elastisitas yang baik, sehingga menghasilkan daya tahan yang lebih lama. Jenis cat ini biasanya mengandung acrylic sehingga bagus juga digunakan untuk eksterior rumah. Menggunakan cat berkualitas rendah memang harganya lebih murah tetapi daya tahannya tidak seawet cat berkualitas tinggi, sehingga jatuhnya Anda malah melakukan pemborosan. Pada saat mengecatnya pun sebaiknya Anda melakukannya secara berulang-ulang minimal dua lapisan. Lapisan pertama untuk merekatkan cat dengan cat dasar. Lapisan kedua untuk memaksimalkan tampilan warna cat. Ingat Anda harus menunggu lapisan pertama mengering dahulu sebelum melanjutkan proses ke pengecatan dinding lapisan kedua.