Warna
Nov6

3 Warna Cat Dinding yang Sebaiknya Dihindari! Kenapa?

Menghias rumah dengan warna cat dinding tentu akan membuatnya tampak semakin menarik. Namun tahukah anda jika di antara berbagai warna cat ini, ada sejumlah warna yang sebaiknya dihindari karena tingkat kesulitan pengaplikasiannya cukup tinggi. Apa saja?

1. Hitam

warna-cat-dinding-hitam.jpg

Hitam adalah warna pertama yang harus dihindari oleh seorang yang tidak biasa bermain dengan cat dinding. Hal ini karena kesan gelap yang ditimbulkan oleh warna ini terasa sangat mendominasi. Pun begitu juga dengan suasana menyeramkan yang “tak sengaja” terbentuk ketika anda salah memainkan warna ini. Sebenarnya, warna hitam bisa tampil cantik asalkan digunakan dalam porsi yang pas. Biasanya warna ini digunakan sebagai aksen untuk menimbulkan dekorasi yang bersifat modern, terutama pada furniture.

2. Abu-abu

warna-cat-dinding-abu-abu.jpg

Warna kedua adalah abu-abu. Meskipun warna ini sampai sekarang masih cukup digemari, namun bagi anda yang tidak ingin rumah tampak kusam sebaiknya hindarilah warna ini. Pasalnya, penerapan warna abu-abu yang salah akan membuat seluruh interior terlihat suram. Terutama karena warna ini sangat sensitif terhadap cahaya yang mengenainya. Setiap perubahan cahaya yang terjadi di ruangan, langsung akan menimbulkan kesan berbeda-beda. Biasanya, abu-abu lebih cocok diterapkan pada hunian berukuran besar dan sering mendapatkan cahaya penuh.

3. Krem Tua

warna-cat-dinding-krem-tua.jpg

Siapa yang tak kenal warna krem? Pesonanya yang begitu hangat akan menciptakan ruangan yang tampak elegan. Tetapi, hal berbeda justru dimiliki oleh warna krem berjenis gelap. Jika kita memaksakan diri menggunakan krem tua sebagai warna utama, maka dinding interior akan terlihat seolah-olah sangat berat dan cenderung kusam. Sedangkan, bila kita menerapkannya sebagai warna aksen, warna ini nampak terlalu lemah dan tidak bisa tampil mencolok sebagaimana yang kita butuhkan dari sebuah warna aksen.

Itulah ketiga warna cat yang sebaiknya dihindari agar kita lebih mudah mewarnai rumah tanpa menimbulkan kesalahan yang fatal. Bagaimanapun, frekuensi percobaan yang dilakukan tentu akan membuat kita lebih mengenal warna dengan baik.