Trik Memasang Wallpaper untuk Dinding Lembab

Wallpaper dinding menawarkan pesona yang lebih indah daripada cat tembok. Hal ini berkat adanya corak/motif yang dimiliki oleh wallpaper. Perlu Anda ketahui, tidak semua dinding bisa dipasangi wallpaper. Setidaknya permukaan dinding tersebut harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk dipasangi wallpaper. Di antaranya yaitu dinding harus kering, bersih, rata, tidak lembab, tidak berjamur, dan tidak berlubang-lubang.

Faktanya dinding memang bisa mengalami masalah. Tidak sedikit orang yang memiliki dinding bermasalah tetap bersikukuh untuk memasang wallpaper di sana. Contohnya yaitu dinding yang lembab. Hal ini ditandai dari permukaan dinding yang selalu berair. Dinding yang lembab memang menjadi masalah bagi semua orang. Dinding tersebut menjadi tidak sedap dipandang mata serta membahayakan kesehatan penghuninya.

memasang-wallpaper-di-dinding-lembab.jpg

Sebenarnya kami menganjurkan Anda untuk tidak memasang wallpaper di permukaan dinding yang lembab. Sebab meskipun wallpaper tersebut tetap bisa terpasang jika dipaksakan, tetapi daya lekatnya lemah sekali. Akibatnya wallpaper akan mengelupas sendiri dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun. Adanya air di permukaan dinding juga lama-kelamaan akan merembes ke dalam pori-pori wallpaper. Hal ini menyebabkan wallpaper menjadi bernoda.

Satu-satunya jalan keluar bagi Anda yang tetap ingin memasang wallpaper di dinding tersebut adalah Anda harus memperbaiki masalahnya terlebih dahulu. Anda harus membuat kondisi dinding tadi menjadi kering dan tidak lembab lagi. Barulah setelah permukaan dinding menjadi ideal dan sesuai untuk dipasangi wallpaper, Anda bisa mulai melakukan pemasangan. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi dinding yang lembab antara lain :

  1. Perbaiki Sumber Kelembaban

Paling tidak ada 2 penyebab permukaan dinding menjadi lembab yaitu atap yang bocor serta air tanah yang merembes ke pori-pori dinding. Silakan Anda periksa bagian atap bangunan termasuk rangka atapnya apakah kondisinya bagus atau terdapat kebocoran di sini. Jika kondisinya bagus, Anda bisa beralih mengecek kemungkinan selanjutnya. Perhatikan apakah tanah di sekitar dinding tersebut lembab atau kering? Lalu adakah lumut yang tumbuh di sekitarnya? Ini bisa menjadi pertanda yang kuat kalau dinding sebenarnya rembes.

  1. Aplikasikan Bahan Waterproof

Jika dinding yang rembes disebabkan oleh air tanah yang naik ke atas melalui pori-pori dinding, Anda bisa memperbaikinya menggunakan bahan waterproof. Silakan Anda kikis terlebih dahulu lapisan acian dan plesteran yang sudah menutupi dinding. Setelah itu, aplikasikan bahan plesteran yang sudah ditambah dengan waterproof. Tunggu hingga kondisinya kering, lalu terapkan lapisan acian di permukaannya. Di lapisan terluar Anda bisa mengaplikasikan cat yang bersifat waterproof untuk memberikan perlindungan maksimal.

  1. Pasang Partisi Tambahan

Apabila dinding sudah tidak bisa diperbaiki lagi menggunakan solusi di atas, Anda bisa memasang partisi tambahan di depan dinding utama. Partisi bayangan ini terbuat dari bahan gypsum atau tripleks. Mulailah dengan memasang kerangka terlebih dahulu di depan dinding utama. Barulah kemudian Anda bisa memasang partisi ini. Usahakan partisi gypsum/tripleks tidak menempel langsung di permukaan dinding yang lembab sebab percuma karena rembesan air dari dinding bisa meresap ke gypsum/tripleks. Setelah itu, Anda bisa memasang wallpaper di partisi tadi.