Panduan Cara Memotong Bata Ringan

Salah satu bahan bangunan yang kini tengah digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya adalah bata ringan (hebel). Hebel merupakan material yang dapat digunakan untuk membuat dinding. Anda bisa menggunakan hebel sebagai pengganti dari batu bata dan batako. Hebel mempunyai kelebihan utama pada bobot yang dimilikinya. Dengan ukuran yang sama, hebel memiliki total bobot yang jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan batu bata maupun batako.

Anda yang ingin membangun rumah, kami sarankan pakailah hebel. Ada banyak keistimewaan yang dimiliki oleh hebel. Ukuran dimensinya yang lebih besar tentu akan mempercepat proses pembangunan yang tengah Anda lakukan. Anda tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk membentuk dinding seluas 1 m2. Bahkan waktu yang diperlukan untuk membuat dinding tersebut bisa berlangsung jauh lebih cepat daripada pemakaian material yang lain.

cara-memotong-bata-ringan.jpg

Kelebihan lain yang dimiliki oleh bata ringan (hebel) ialah kita sama sekali tidak membutuhkan pasir untuk menyusun hebel satu per satu. Yap, bahan perekat yang dibutuhkan untuk menempelkan susunan hebel cuma semen. Tapi semen yang digunakan di sini bukan semen biasa, melainkan semen khusus atau semen instan. Pada saat pengerjaan plesteran pun kita hanya memakai seman instan sebagai material pelapis permukaan dinding bata ringan.

Di satu sisi, ukuran bata ringan yang besar memang membuat kita lebih mudah dan lebih cepat dalam melakukan pemasangan. Namun ada kalanya kita membutuhkan potongan bata ringan yang berukuran lebih pendek, terutama untuk membentuk dinding bagian tepi. Di sinilah kita harus memotong bata ringan tersebut supaya ukurannya sesuai dengan bidang yang tersedia. Nah, berikut ini langkah-langkah dalam memotong bata ringan.

Langkah 1. Mengukur Bidang Dinding

Ukurlah terlebih dahulu bidang yang ingin dipasangi bata ringan. Anda bisa memakai penggaris siku agar hasilnya benar-benar lurus. Lakukan pengukuran dengan hasil setepat mungkin. Ukurlah dari jarak bata ringan terakhir yang sudah dipasang menuju ke bagian pinggir dinding. Jangan lupa sisakan bidang sela sedikit. Ingat bahwa di sini Anda harus menyisakan bidang khusus sebagai area untuk nat dan cor.  Jangan sampai potongan bata ringan terlalu panjang.

Langkah 2. Membuat Garis Penanda

Siapkan bata ringan yang hendak dipotong. Di sini Anda bisa menggunakan bata ringan yang masih utuh atau bata ringan yang sudah dipotong asalkan ukurannya masih cukup panjang. Lakukan pengukuran pada bata ringan tersebut. Ukur dari salah satu ujung bata ringan hingga menuju ke ukuran yang dibutuhkan. Lalu buatlah garis penanda sesuai ukuran yang Anda butuhkan. Nantinya Anda bisa memotong bata ringan di garis tersebut.

Langkah 3. Memotong Bata Ringan

Sebenarnya mudah sekali untuk melakukan pemotongan bata ringan. Prosesnya kurang lebih sama seperti memotong kayu. Anda bisa menggunakan gergaji untuk membantu memotong bata ringan supaya hasilnya rapi. Caranya yaitu letakkan bata ringan di atas meja kerja. Lalu potonglah memakai gergaji tepat di garis penanda. Lakukan gerakan memotong maju dan mundur, sambil menekan ke bawah cukup kuat. Kerjakan dengan gerakan yang konstan sampai bata ringan berhasil dipotong.