Kiat-kiat Sederhana agar Furniture Bambu Tidak Diserang Rayap

Furniture dari bambu memang mempunyai pesonanya tersendiri yang unik dan berbeda dari perabotan yang lainnya. Bahkan kalau dibandingkan dengan furniture kayu sekali pun, furniture bambu ini nampak lebih menarik. Furniture bambu merupakan pilihan yang paling tepat bila Anda ingin mendesain rumah dengan gaya etnik tradisional. Furniture ini mampu menghadirkan kesan natural dan alami yang sangat kuat. Anda pasti berhasil menciptakan desain rumah impian apabila menggunakan furniture ini.

Namun Anda harus menyadari bahwa bambu merupakan material yang alami. Artinya ada kemungkinan furniture tersebut bakal diserang oleh hama. Perlu Anda ketahui, bambu mengandung zat glukosa yang sangat tinggi serta kadar air di dalamnya pun cukup banyak. Maka dari itu bambu perlu dikeringkan dan diawetkan terlebih dahulu sebelum diolah menjadi furniture. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu kandungan bahan pengawet di bambu ini akan menghilang sehingga rentan diserang hama.

furniture-bambu-tidak-diserang-rayap.jpg

Salah satu serangga yang wajib diwaspadai karena sering menyerang perabotan bambu yaitu rayap. Ya, rayap memang dikenal sebagai serangga yang paling menjengkelkan karena senang merusak furniture rumah tangga. Tak hanya furniture bambu, furniture kayu pun acap kali dirusak oleh serangga yang satu ini. Rayap biasanya menggerogoti bagian dalam furniture bambu sehingga mengakibatkan strukturnya menjadi keropos. Anda harus mencegahnya sebelum furniture tersebut rusak dimakan rayap.

Berikut ini kiat-kiat sederhana yang dapat Anda lakukan untuk merawat furniture bambu agar terhindar dari serangan rayap. Anda harus mencobanya.

  1. Letakkan di Ruangan yang Kering

Letakkan furniture bambu di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Usahakan ruangan tersebut senantiasa kering dan tidak mempunyai tingkat kelembaban yang terlalu tinggi. Sebab pada dasarnya furniture bambu bisa menyerap uap air dengan mudah karena mempunyai pori-pori yang ukurannya cukup besar. Dengan meletakkan furniture ini di tempat yang kering, Anda sudah berhasil mencegahnya mengalami lapuk.

  1. Jangan di Atas Tanah Langsung

Furniture bambu hendaknya tidak diletakkan langsung di atas permukaan tanah. Kelembaban pada tanah dapat menjalar ke bambu sehingga menarik perhatian raya untuk menyerangnya. Sebaiknya letakkan furniture ini di atas ubin atau keramik. Kalau terpaksa menaruhnya tepat di atas tanah langsung, Anda bisa membungkus kaki-kakinya menggunakan bahan yang bersifat anti-air. Yang paling sederhana misalnya plastik.

agar-bambu-tidak-diserang-rayap.jpg

  1. Hindari Meletakannya di Outdoor

Pada dasarnya, furniture bambu tidak cocok dijadikan sebagai perabotan outdoor. Pasalnya air hujan dan sinar matahari dapat merusak furniture ini dengan mudah. Jadi jangan pernah-pernah deh meletakkannya di luar ruangan kalau Anda tidak mau furniture ini bakalan cepat rusak. Tapi kalau Anda tetap memaksa ingin menggunakannya secara outdoor, taruhlah furniture bambu di tempat yang teduh. Jangan lupa memasukkannya saat hujan ya.

  1. Lindungi Menggunakan Cat Khusus

Anda wajib mengecat furniture bambu menggunakan cat anti-serangga. Kalau tidak suka dengan warna solid yang bisa menghilangkan kesan alaminya, pakailah cat yang berwarna transparan. Kenyataannya saat ini sudah banyak sekali produk cat bambu yang telah dilengkai bahan anti-serangga. Anda bisa mendapatkannya di toko bangunan terdekat. Bila Anda sulit menemukan cat bambu khusus, Anda pun dapat memakai cat kayu kok.

  1. Suntikkan Racun Anti Serangga

Furniture bambu perlu disuntik dengan bahan kimi yang bersifat anti-serangga secara berkala. Sehingga tak ada lagi rayap yang berani menggerogotinya. Kalau masih ngeyel, rayap tersebut pasti akan mati sendiri. Upaya penyuntikan racun anti-serangga ke dalam furniture bambu ini mutlak dilakukan bahkan meskipun bahan baku yang dipakai untuk membuat furniture tersebut sudah diawetkan dengan baik. Lakukan penyuntikan ini setiap 3-5 tahun sekali.

Furniture dari bambu memang mempunyai pesonanya tersendiri yang unik dan berbeda dari perabotan yang lainnya. Bahkan kalau dibandingkan dengan furniture kayu sekali pun, furniture bambu ini nampak lebih menarik. Furniture bambu merupakan pilihan yang paling tepat bila Anda ingin mendesain rumah dengan gaya etnik tradisional. Furniture ini mampu menghadirkan kesan natural dan alami yang sangat kuat. Anda pasti berhasil menciptakan desain rumah impian apabila menggunakan furniture ini.

Namun Anda harus menyadari bahwa bambu merupakan material yang alami. Artinya ada kemungkinan furniture tersebut bakal diserang oleh hama. Perlu Anda ketahui, bambu mengandung zat glukosa yang sangat tinggi serta kadar air di dalamnya pun cukup banyak. Maka dari itu bambu perlu dikeringkan dan diawetkan terlebih dahulu sebelum diolah menjadi furniture. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu kandungan bahan pengawet di bambu ini akan menghilang sehingga rentan diserang hama.

Salah satu serangga yang wajib diwaspadai karena sering menyerang perabotan bambu yaitu rayap. Ya, rayap memang dikenal sebagai serangga yang paling menjengkelkan karena senang merusak furniture rumah tangga. Tak hanya furniture bambu, furniture kayu pun acap kali dirusak oleh serangga yang satu ini. Rayap biasanya menggerogoti bagian dalam furniture bambu sehingga mengakibatkan strukturnya menjadi keropos. Anda harus mencegahnya sebelum furniture tersebut rusak dimakan rayap.

Berikut ini kiat-kiat sederhana yang dapat Anda lakukan untuk merawat furniture bambu agar terhindar dari serangan rayap. Anda harus mencobanya.

  1. Letakkan di Ruangan yang Kering

Letakkan furniture bambu di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Usahakan ruangan tersebut senantiasa kering dan tidak mempunyai tingkat kelembaban yang terlalu tinggi. Sebab pada dasarnya furniture bambu bisa menyerap uap air dengan mudah karena mempunyai pori-pori yang ukurannya cukup besar. Dengan meletakkan furniture ini di tempat yang kering, Anda sudah berhasil mencegahnya mengalami lapuk.

  1. Jangan di Atas Tanah Langsung

Furniture bambu hendaknya tidak diletakkan langsung di atas permukaan tanah. Kelembaban pada tanah dapat menjalar ke bambu sehingga menarik perhatian raya untuk menyerangnya. Sebaiknya letakkan furniture ini di atas ubin atau keramik. Kalau terpaksa menaruhnya tepat di atas tanah langsung, Anda bisa membungkus kaki-kakinya menggunakan bahan yang bersifat anti-air. Yang paling sederhana misalnya plastik.

  1. Hindari Meletakannya di Outdoor

Pada dasarnya, furniture bambu tidak cocok dijadikan sebagai perabotan outdoor. Pasalnya air hujan dan sinar matahari dapat merusak furniture ini dengan mudah. Jadi jangan pernah-pernah deh meletakkannya di luar ruangan kalau Anda tidak mau furniture ini bakalan cepat rusak. Tapi kalau Anda tetap memaksa ingin menggunakannya secara outdoor, taruhlah furniture bambu di tempat yang teduh. Jangan lupa memasukkannya saat hujan ya.

  1. Lindungi Menggunakan Cat Khusus

Anda wajib mengecat furniture bambu menggunakan cat anti-serangga. Kalau tidak suka dengan warna solid yang bisa menghilangkan kesan alaminya, pakailah cat yang berwarna transparan. Kenyataannya saat ini sudah banyak sekali produk cat bambu yang telah dilengkai bahan anti-serangga. Anda bisa mendapatkannya di toko bangunan terdekat. Bila Anda sulit menemukan cat bambu khusus, Anda pun dapat memakai cat kayu kok.

  1. Suntikkan Racun Anti Serangga

Furniture bambu perlu disuntik dengan bahan kimi yang bersifat anti-serangga secara berkala. Sehingga tak ada lagi rayap yang berani menggerogotinya. Kalau masih ngeyel, rayap tersebut pasti akan mati sendiri. Upaya penyuntikan racun anti-serangga ke dalam furniture bambu ini mutlak dilakukan bahkan meskipun bahan baku yang dipakai untuk membuat furniture tersebut sudah diawetkan dengan baik. Lakukan penyuntikan ini setiap 3-5 tahun sekali.