Kesalahan-kesalahan Saat Memasang Wallpaper Dinding

Wallpaper memang dapat membuat penampilan dinding menjadi lebih menarik. Tidak seperti cat yang hanya mampu memberikan warna saja, wallpaper juga memiliki motif/corak yang menjadikannya begitu spesial. Tembok yang dihiasi dengan wallpaper akan tampil lebih unik dan menarik. Ada kesan berbeda yang dimiliki oleh dinding tersebut. Salah satunya adalah tampilan elegan dan mewah yang membuatnya lebih bernilai.

Tidak salah, pada kenyataannya proses pemasangan wallpaper ke permukaan dinding memang merupakan pekerjaan yang mudah dilakukan. Bahkan kalau mau, Anda juga bisa mengerjakan pemasangan wallpaper ini sendiri. Anda hanya membutuhkan wallpaper serta lem perekat khusus untuk wallpaper. Silakan oleskan lem secukupnya ke bagian belakang wallpaper. Lalu tempelkan saja wallpaper tersebut langsung ke permukaan dinding.

kesalahan-dalam-memasang-wallpaper.jpg

Namun faktanya adalah cara memasang wallpaper ke dinding tak semudah gambaran di atas. Kita harus melakukannya dengan benar agar hasilnya pun rapi dan memuaskan. Tidak sedikit orang yang baru pertama kali mengerjakannya sendiri melakukan kesalahan-kesalahan. Mulai dari kesalahan yang sepele hingga kesalahan yang dapat mengakibatkan kerusakan fatal. Hal ini membuat hasil wallpaper yang sudah dipasang tidak seperti seharusnya.

Lantas, apa saja sih kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan pada saat seseorang memasang wallpaper dinding?

Tidak Mengecek Kondisi Dinding

Tidak semua dinding bisa dihiasi wallpaper. Ada syarat-syarat yang harus dimilikinya agar layak dipasangi wallpaper. Syarat yang paling penting yaitu kondisi permukaan dinding harus kering. Dinding harus senantiasa kering, tidak basah, serta terhindari dari kelembaban air. Hal ini amat penting sebab lem membutuhkan bidang yang kering supaya dapat menempel kuat. Namun sayangnya beberapa orang tidak mengecek kondisi dindingnya terlebih dahulu.

Tidak Membersihkan Dinding Dahulu

Ini juga termasuk salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pemasang wallpaper. Karena mengira permukaan dinding sudah bersih, maka wallpaper pun langsung dipasang begitu saja tanpa membersihkan dinding terlebih dahulu. Padahal noda dan kotoran tidak selalu tampak jelas. Misalnya noda bekas minyak yang menempel. Jika dinding tak dibersihkan dulu, maka wallpaper tidak bisa terpasang dengan kuat.

Membiarkan Dinding Berlubang

Kebanyakan orang mengira kalau wallpaper sekadar penutup dinding. Dinding yang rusak atau cacat bisa diatasi dengan mudah cukup menutupnya menggunakan wallpaper. Padahal jika Anda memasang wallpaper di dinding yang berlubang atau tidak rata, besar kemungkinannya wallpaper tersebut cepat robek. Sayang banget kan kalau Anda sudah memasangnya dengan bersusah payah, tetapi wallpaper tadi malah cepat robek.

Menggunakan Sembarang Lem

Wallpaper biasanya belum memiliki lapisan perekat di bagian belakangnya. Oleh sebab itu, kita membutuhkan lem sebagai bahan perekat untuk menempelkan wallpaper tersebut ke dinding. Di sini Anda perlu menggunakan lem yang sesuai dengan jenis wallpaper yang akan dipasang. Lem untuk wallpaper vinil berbeda dari lem untuk wallpaper kertas. Pemakaian lem yang tidak tepat akan menyebabkan wallpaper tadi cepat mengelupas sendiri.

Salah Arah saat Meratakan Lem

Anda perlu memasang wallpaper dengan hati-hati. Tempelkan wallpaper tersebut mulai dari bagian ujung kemudian berlanjut di bagian sekitarnya. Secara perlahan-lahan, tempelkan lah wallpaper ini ke dinding. Begitu pun saat menekan wallpaper untuk merekatkan lemnya, Anda perlu menekan dengan arah yang tepat. Apabila sembarangan melakukannya, bukan tidak mungkin bakal ada udara yang terjebak sehingga mengakibatkan wallpaper menjadi bergelombang.