Cara Memperbaiki Lantai Beton yang Retak

Anda bisa menggunakan lantai beton untuk membuat rumah yang bergaya modern minimalis. Lantai beton mampu menghadirkan suasana yang elegan tetapi sederhana khas dari desain ini. Seketika rumah akan terlihat bersih dan lapang. Keunggulan lain dari lantai beton yaitu biaya pembuatannya yang tidak terlalu mahal. Anda hanya perlu membeli semen dan pasir untuk membuat lantai ini. Jauh lebih murah daripada lantai keramik atau lantai marmer.

Proses pembuatan lantai beton harus dilakukan dengan benar. Sebab bila tidak, lantai tersebut akan bermasalah. Contohnya yaitu lantai beton yang mengalami keretakan. Masalah ini terjadi lantaran kesalahan Anda sendiri dalam membuatnya. Anda tidak memadatkan lapisan tanah yang akan dipasangi lantai beton terlebih dahulu. Akibatnya yaitu ada rongga di antara lapisan tanah dan lantai beton yang mengakibatkannya mudah retak dan roboh.

cara-memperbaiki-lantai-beton.jpg

Lantas, bagaimana caranya memperbaiki keretakan pada lantai beton ini?

Satu-satunya jalan keluar yang dapat diambil adalah membongkar area lantai yang sudah retak lalu menambalnya. Jika area lantai beton yang rusak cukup luas, Anda perlu membongkarnya secara menyeluruh. Sebab besar kemungkinannya bahwa tanah yang ada di bawah lantai ini bermasalah. Anda harus memadatkan tanah sampai benar-benar padat. Sedangkan kalau area lantai yang retak cukup kecil, maka Anda cukup memperbaiki area di sekitarnya saja.

Alat dan Bahan :

  • Semen
  • Pasir
  • Kape
  • Martil
  • Bogem
  • Roskam
  • Jidar

Langkah-langkah :

  1. Tandai area pada lantai beton yang retak dan berlubang memakai kapur. Berikan jarak sekitar 5 cm dari garis tepi terjadinya keretakan.
  2. Bongkarlah lantai beton tepat pada garis penanda menggunakan kape. Anda harus menghadapkan kape ke arah area yang ingin dibongkar.
  3. Pukul kape sedikit demi sedikit memakai martil agar dapat menghantam lantai beton dan membongkarnya. Bongkarlah tepat di garis penanda.
  4. Setelah lantai beton berhasil dibongkar, selanjutnya Anda perlu menggali tanah di area tersebut dengan kedalaman 10-15 cm. Lalu padatkan permukaan tanahnya.
  5. Buatlah adukan semen untuk menambal lantai beton. Anda bisa membuatnya dari campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1:2.
  6. Tuangkan adukan semen ke dalam lubang yang telah dibuat di atas. Isilah lubang ini dengan adukan semen sampai penuh.
  7. Ratakan permukaan adukan semen ini agar sejajar dengan tinggi lantai di sekitarnya menggunakan jidar. Setelah itu, haluskan permukaan atasnya memakai roskam.
  8. Biarkan adukan semen tambalan ini mengering dengan sendirinya. Dibutuhkan waktu sekitar 5-7 hari agar kondisinya benar-benar kering.
  9. Selama proses pengeringan berlangsung, disarankan untuk menutupi tambalan ini dengan kain basah agar dapat mengering secara sempurna sehingga tidak retak.
  10. Area lantai beton bekas tambalan biasanya akan berwarna lebih cetak. Anda bisa menyamarkan tambalan ini dengan rutin mengoleskan oli bekas di permukaannya.

Selamat mencoba!