Solusi
Apr21

3 Penyebab Pintu Rumah Anda Turun yang Sebenarnya

Apakah penyebab pintu rumah Anda turun? Semua rumah tinggal membutuhkan pintu sebagai jalur keluar masuknya penghuni. Pintu ini dibuat di bagian depan dan belakang rumah serta setiap ruangan di dalamnya. Anda harus membuat pintu ini dengan ukuran yang sesuai postur penghuninya agar mudah digunakan. Selanjutnya pintu tersebut dipasang pada jarak main yang tepat supaya aman dan gampang untuk digerak-gerakkan.

Bahan baku yang dapat digunakan untuk membuat pintu rumah bermacam-macam. Favorit masyarakat Indonesia tentunya adalah kayu. Jika dibandingkan dengan material lainnya, pintu kayu mempunyai keunggulan tersendiri. Pintu ini terlihat lebih mewah dan cocok diaplikasikan ke dalam desain rumah yang bergaya apapun. Bahkan konsep industrialis yang notabene banyak memakai material logam pun dapat menggunakan pintu rumah dari kayu.

penyebab-pintu-turun.jpg

Satu-satunya kekurangan pintu kayu ialah ukurannya tidak stabil. Tanpa Anda sadari, pintu kayu bisa memuai atau menyusut karena perubahan cuaca secara ekstrem. Pada saat kondisi cuaca sedang panas, pintu akan memuai sehingga ukurannya pun bertambah panjang. Tetapi ketika cuaca tengah sangat dingin, ukuran penampang pintu tadi mengecil akibat menyusut. Anda harus waspada terhadap risiko dari peristiwa ini.

Lantas, mengapa pintu rumah turun sehingga Anda kesulitan untuk menggerakkannya? Setidaknya terdapat 3 penyebab utamanya yaitu :

Penyebab 1. Pintu yang Memuai

Sebenarnya semua pintu rumah itu bisa memuai dan menyusut akibat terkena suhu yang ekstrem. Namun bahan yang paling parah adalah kayu, terutama kayu yang tidak dikeringkan dengan benar. Kayu yang kering sempurna seharusnya memiliki tekstur yang padat. Pilihlah kayu yang terkenal memiliki kualitas bagus seperti jati, merbau, kamper, dan kompos. Jangan beli pintu yang dibuat dari kayu kualitas rendahan. Pastikan pula Anda tidak membeli pintu dari kayu yang masih basah atau muda sebab ukurannya mudah berubah.

Penyebab 2. Engsel Tidak Kuat

Engsel yang tidak kuat menahan beban pintu juga bisa mengakibatkan posisi pintu tersebut turun. Pintu Anda memang tidak langsung turun, tetapi berlangsung secara perlahan-lahan. Ketika Anda menyadari, posisinya sudah turun cukup jauh hampir menyentuh ke permukaan lantai. Akibatnya pintu tadi pun sulit untuk dibuka dan ditutup. Terutama bila Anda memakai pintu yang berukuran tinggi dan besar. Gunakanlah engsel yang sesuai dengan ukuran pintu. Engsel bawah dipasang 30 cm di atas lantai dan engsel atas dipasang 50 cm dari kusen atas.

Penyebab 3. Jarak Aman Salah

Pintu rumah akan menghadapi kondisi yang berbeda dengan pintu ruangan. Karena pintu rumah berbatasan langsung dengan lingkungan outdoor, maka pintu ini akan sering terkena panas matahari dan udara yang lembab. Anda harus memasangnya pada jarak yang lebih jauh untuk mengantisipasi terjadinya pemuaian yang lebih sering. Namun di sisi lain, pintu rumah juga harus dipasang pada jarak yang cukup rapat untuk memastikan privasi Anda sekeluarga terlindungi. Pintu rumah bagusnya dipasang pada jarak antara 1-2 mm. Sedangkan pintu ruangan dipasang pada jarak 4 mm.