Tips-tips Mengaplikasikan Nat yang Baik dan Benar

Anda hendak mengaplikasikan nat tetapi kebingungan sendiri karena tidak tahu caranya? Tenang sebab kami selalu ada di sini untuk memberikan panduan dasar tentang serba-serbi rumah kepada Anda. Termasuk salah satunya adalah panduan cara mengaplikasikan nat yang baik dan benar. Pekerjaan ini biasanya kita lakukan ketika sudah selesai memasang keramik. Nat berfungsi untuk mengisi celah-celah kecil yang terbentuk di antara susunan keramik.

Tujuan utama pemberian nat supaya keramik-keramik yang telah berhasil kita pasang dapat merekat semakin kuat satu sama lain. Tampilan susunan keramik tersebut juga menjadi lebih rapi karena tidak ada lagi celah-celah yang terbentuk di antaranya. Anda bisa memakai semen biasa untuk digunakan sebagai nat. Namun kalau menginginkan hasil yang lebih bagus, kami sarankan pakailah produk nat khusus. Produk ini tersedia dalam warna-warni yang beraneka ragam.

cara-mengaplikasikan-nat.jpg

Pada dasarnya tidak terlalu sulit kok untuk bisa mengaplikasikan nat. Anda hanya perlu mengencerkan bubuk semen/produk nat khusus memakai air secukupnya. Pastikan Anda mengaduknya sampai menjadi adonan yang benar-benar tercampur rata. Periksa sekali lagi untuk memastikan tidak ada nat yang masih berbentuk bubuk kering. Barulah kemudian Anda bisa mengaplikasikannya di celah-celah keramik. Usahakan ketinggian lapisan nat ini rata/sama seperti permukaan keramik ya.

Di bawah ini tips-tips dari Arafuru.com supaya Anda bisa mengaplikasikan nat secara maksimal!

  1. Bersihkan Celah-celah Keramik

Anda harus mempersiapkan bidang kerja terlebih dahulu sehingga nantinya lapisan nat bisa mengisi dengan sempurna. Caranya yakni membersihkan area tersebut dari kotoran dan debu sampai benar-benar bersih. Anda bisa menggunakan kuas dan kape untuk menghilangkan sisa semen yang terdapat di celah-celah keramik. Gunakan kape untuk mengikis lapisan semen yang timbul di celah keramik, lalu sapu memakai kuas. Cara ini juga dapat mencegah risiko terjadinya popping (keramik meledak).

  1. Buat Adukan Nat yang Kental

Kami merekomendasikan Anda untuk menggunakan produk nat khusus sebagai pengisi celah-celah keramik. Jika Anda perhatikan dengan baik, ada petunjuk pemakaian dari produk nat ini. Anda harus mengikuti petunjuk tersebut, baik cara pencampuran maupun takarannya. Tuangkan bubuk nat terlebih dahulu ke dalam wadah khusus, lalu tambahkan air sedikit demi sedikit. Aduklah hingga semua bahannya larut dan tercampur rata. Buatlah adukan nat yang cukup kental serta tidak terlalu kering atau terlalu encer.

  1. Aplikasikan Memakai Kape Plastik

Adukan nat yang sudah jadi lantas bisa Anda aplikasikan di celah-celah keramik. Anda bisa menggunakan kape plastik untuk menerapkan adonan nat tersebut. Kalau ada, Anda pun dapat memakai rakel karet. Mau yang lebih murah dan praktis? Gunakan saja potongan sandal jepit bekas! Oleskan adukan nat  secara melintang dan sejajar dengan susunan keramik. Lakukan sebanyak beberapa kali supaya adukan nat ini benar-benar masuk ke dalam lubang celah-celah keramik, bukan hanya menempel di bagian atasnya.

  1. Ulangi Pemberian Lapisan Nat

Kadang-kadang lapisan nat akan menyusut setelah kondisinya mengering. Akibatnya ketinggian lapisan nat tersebut tidak rata dengan permukaan keramik. Timbul cekungan di celah-celah keramik yang telah diisi nat. Agar masalah ini tidak terjadi, Anda wajib memeriksa ulang setiap celah keramik. Aplikasikan kembali adukan nat tadi pada celah-celah yang belum rata. Jangan lupa juga untuk mengisi celah-celah pertemuan antara keramik dan dinding.

  1. Bersihkan Permukaan Keramik

Adukan nat dapat merekat sangat kuat di atas permukaan keramik apabila kondisinya sudah kering. Keramik yang tertutupi oleh adukan nat tersebut akan menjadi kusam, bernoda, dan tidak menarik. Oleh sebab itu, Anda perlu membersihkan adukan nat yang tercecer di keramik menggunakan kain lap. Bersihkan permukaan keramik memakai kain lap yang basah dengan mengusapnya menuju ke arah belakang. Usahakan memakai kan lap bersih ya!