Teknik-teknik dalam Penyambungan Pipa

Ada banyak teknik yang dapat dilakukan untuk menyambung pipa. Anda bisa menggunakan teknik yang tepat sesuai keperluan pekerjaan serta jenis bahan baku pipa yang digunakan. Hal ini dikarenakan masing-masing dari teknik tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Jadi Anda bisa mengaplikasikan teknik mana yang paling pas dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Pada mulanya, orang-orang akan menyambung dua buah pipa tanpa menggunakan bantuan apapun sama sekali. Jadi pipa pertama dimasukkan ke rongga kedua begitu saja, atau sebaliknya. Walaupun tekniknya mudah dikerjakan dan tidak membutuhkan alat yang banyak, namun hasilnya tidak awet. Kemudian terciptalah bahan bangunan berupa sambungan yang secara khusus dibuat untuk menyambung pipa. Lalu pada perkembangannya, ada sambungan yang permanen dan sambungan tidak permanen.

Secara prinsip, dikenal tiga teknik utama yang bisa diaplikasikan guna menyambungkan pipa yaitu teknik las, teknik lem, teknik mekanik.

  1. TEKNIK LAS

Proses penyambungan pipa menggunakan teknik las dilakukan dengan mengelas dua buah pipa atau lebih supaya tersambung secara permanen. Teknik ini memerlukan kawat las sebagai bahan penyambungnya. Penyambungan memakai teknik las paling cocok diterapkan pada pipa yang terbuat dari bahan logam seperti pipa besi, pipa stainless, pipa tembaga, dan lain-lain. Jadi metode pengelasannya harus disesuaikan dengan jenis bahan pipa tersebut.

teknik-penyambungan-pipa.jpg

  1. TEKNIK LEM

Pada penyambungan pipa teknik lem, Anda memerlukan lem khusus yang berfungsi sebagai bahan perekat dari pipa-pipa yang ingin disatukan. Metode pengeleman paling tepat diaplikasikan untuk menyambung pipa dari bahan plastik seperti pipa PVC, pipa ABS, pipa UPVC, pipa CPVC, dan lain-lain. Namun ada beberapa pipa dari plastik yang tidak bagus jika disatukan menggunakan lem misalnya pipa PE serta pipa PP. Adapun cara menyambung pipa menggunakan lem dimulai dengan membersihkan permukaan ujung pipa, lalu mengoleskan lem secukupnya.

  1. TEKNIK MEKANIK

Teknik ini memanfaatkan prinsip-prinsip mekanik untuk meningkatkan kekuatan sambungan pipa. Faktanya ada banyak sekali prinsip mekanik yang bisa diterapkan untuk menyambung pipa-pipa. Di antaranya meliputi threaded (ulir), flanged jointing, spigot socket pipe joint, dan buttress end pipe joint. Kami telah membahas masing-masing teknik penyambungan pipa secara mekanik ini di sini. Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan pekerjaan serta jenis pipa yang digunakan dalam pekerjaan tersebut.