Sipil
Jan20

Proses Cara Pembuatan Solid Surface

Bagaimana cara pembuatan solid surface dilakukan? Material solid surface pertama kali ditemukan oleh DuPoint pada tahun 1967 yang dilabeli dengan nama dagang Corian. Setelah paten terhadap Corian selesai, beberapa produsen lain pun mencoba untuk membuat solid surface sendiri. Solid surface umumnya diproduksi dalam bentuk lembaran.

Solid surface dikenal sebagai bahan bangunan yang tidak memiliki pori-pori sehingga gampang dirawat. Paling banyak material ini digunakan untuk bahan pelapis countertop. Salah satu keunggulan solid surface ialah desain yang dimilikinya sangat menyerupai batu alam seperti granit, marmer, batu kali, dan lain-lain. Sambungan dalam pemasangan solid surface hampir tidak terlihat sama sekali.

cara-pembuatan-solid-surface.jpg

Atas kelebihan-kelebihannya itulah, tingkat kepopuleran solid surface kini semakin meningkat, khususnya di Indonesia. Ada banyak para pemilik rumah yang mendesain dapurnya dipenuhi dengan solid surface. Sebelum Anda turut menggunakan solid surface, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengetahui bagaimana solid surface itu dibuat.

  1. Solid surface dibuat dengan mencampur akrilik, epoksida, serta resin poliester dengan bubuk bauksit dan pigmen warna. Kadang-kadang ditambahkan pula serbuk kaca untuk meningkatkan kuat tekan yang dimilikinya.
  2. Campuran dari bahan-bahan kimia di atas selanjutnya dipanaskan hingga suhunya mencapai lebih dari 60 derajat celsius. Namun ada pula produsen yang memanaskan campuran bahan dasar solid surface tadi sampai suhunya melebihi 160 derajat celsius, lalu segera mendinginkannya secara tiba-tiba. Tujuannya adalah meningkatkan tingkat ketahanan solid surface yang dihasilkan terhadap panas.
  3. Perbedaan komposisi pemakaian akrilik dan poliester pada bahan pembuat solid surface akan menciptakan material yang mempunyai penampilan dan efek yang berbeda pula. Oleh sebab itu, beberapa produsen pun memilih menyuntikkan campuran akrilik dan poliester langsung ke solid surface mentah ketimbang mencampurkannya dengan bahan-bahan lainnya untuk menggambar motif yang dekoratif.

Penggunaan

Penggunaan solid surface sebagai bahan pelapis biasanya dipakai dalam pembuatan :

  • Rumah : meja dapur yang tersambung dengan sink, meja tamu, rak televisi, permukaan kabinet, countertop, bath tub, wastafel, dan lain-lain.
  • Restoran : bar, meja tamu, meja resepsionis, rak, dan lain-lain.
  • Toko : lemari display, meja konter, penghias dinding, dan lain-lain.
  • Bandara : meja check-in.
  • Bangunan umum : display di fasad museum, meja rapat, dan lain-lain.
  • Rumah sakit : meja laboratorium, sink pembersih, meja resepsionis, dan lain-lain.