Sipil
Jan25

Pengertian dan Metode Pelaksanaan Galian Tanah

Pengertian perkerjaan galian tanah adalah pekerjaan yang dilaksanakan dengan membuat lubang di tanah membentuk pola tertentu untuk keperluan pondasi bangunan. Galian tanah yang dibuat harus dilakukan sesuai perencanaan dan mencapai lapisan tanah yang keras. Jika dibutuhkan, tanah tersebut juga perlu dipadatkan agar kondisinya lebih kokoh serta mampu menahan beban bangunan dengan baik.

metode-pelaksanaan-galian-tanah.jpg

Sebelum mengerjakan penggalian tanah, ada faktor-faktor yang wajib Anda perhatikan demi mendukung keselamatan dan kesehatan kerja tersebut, antara lain :

  1. Perhatikan aspek keamanan di sekitar lokasi proyek dengan membuat pagar pelindung.
  2. Para pekerja harus melakukan pekerjaan sesuai dengan tanggungjawabnya masing-masing.
  3. Pemeriksaan terhadap batas tanah wajib dilakukan secara tepat dan akurat.
  4. Perhatikan lokasi pembuangan tanah galian terutama di lokasi yang berukuran sempit.
  5. Pemeriksaan terhadap dimensi dan elevasi kedalaman galian.
  6. Pengaturan metode penggalian, pembuangan, dan penumpukan tanah.
  7. Penyediaan tangga sementara untuk galian tanah yang memiliki kedalaman lebih dari 1 meter.
  8. Penyesuaian tipe galian tanah dengan kondisi tanah yang aktual.
  9. Pembuatan galian sisi miring dan pelebaran lubang untuk jenis tanah yang berlumpur.
  10. Pemasangan struktur penahan tanah sesegera mungkin pada jenis tanah runtuhan.
  11. Penyediaan mesin pompa air untuk tanah yang mengandung sumber mata air.
  12. Pengecekan kembali ketepatan ukuran dan elevasi kedalaman galian tanah.

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Galian Tanah

Berikut ini langkah-langkah pembuatan galian tanah untuk keperluan pondasi rumah :

Alat-alat yang perlu disiapkan :

  • Cangkul
  • Meteran
  • Waterpass
  • Theodolit
  • Belincong
  • Pengki
  • Benang
  • Selang air
  • Patok kayu
  • Cat putih
  • Mesin pompa air

Langkah-langkah yang harus dikerjakan :

  1. Buat gambar shop drawing untuk pekerjaan galian tanah kemudian ajukan gambar tersebut untuk direalisasikan ke pondasi.
  2. Lakukan persiapan kerja termasuk penyiapan alat-alat pembantu pelaksanaan pekerjaan.
  3. Tentukan posisi titik ukur tetap selanjutnya lakukan pengukuran terhadap ukuran dan elevasi galian tanah.
  4. Berikan tanda pada hasil pengukuran memakai patok kayu yang dicat putih.
  5. Pelaksanaan galian tanah dilakukan menggunakan cangkul dan belincong.
  6. Pasanglah patok kayu dan benang sebagai acuan untuk mendukung proses penggalian tanah.
  7. Galilah tanah dengan berdasar pada patok dan benang yang sudah dipasang sebelumnya.
  8. Buang sisa galian tanah ke tempat yang tidak mengganggu kelancaran pekerjaan.
  9. Lakukan penggalian tanah ini hingga mencapai ukuran lebar dan kedalaman sesuai perencanaan.
  10. Periksa kedalaman galian tanah setiap ukuran tertentu menggunakan theodolit.
  11. Keluarkan air yang muncul di dalam galian tanah memakai mesin pompa supaya tidak menghambat pekerjaan.
  12. Singkirkan benda-benda yang ditemukan selama penggalian seperti sampah, potongan kayu, dan bebatuan.
  13. Setelah proses penggalian tanah rampung, tahap berikutnya adalah pekerjaan pondasi cor beton serta pengurugan tanah.