Sipil
Jan22

Pengertian dan Cara Menggunakan Meteran Gulung

Pengertian Meteran Gulung

Meteran gulung (meteran roll/meteran saku) adalah alat yang berfungsi sebagai pengukur panjang dan jarak. Alat ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengukur sudut, membuat sudut siku, dan membuat lingkaran. Tingkat ketelitian meteran gulung hingga mencapai 0,5 mm.

Pada umumnya, meteran gulung tersedia dalam ukuran 5 m, 10 m, 15 m, 30 m, sampai 50 m. Satuan yang tertera pada pita alat ukur ini meliputi mm, cm, m, inch, dan feet. Pembagian interval panjang/jarak biasanya dilakukan pada ukuran 5 mm atau 10 mm.

cara-menggunakan-meteran-gulung.jpg

Berdasarkan bahan pembuatnya, terdapat 3 jenis meteran gulung yang beredar di pasaran di antaranya :

1. Meteran Kain

Meteran kain terbuat dari campuran kain linen dan anyaman kawat tembaga/kuningan. Kelebihan dari meteran ini ialah fleksibel dan mudah diubah bentuknya sesuai dengan benda yang akan diukuran. Namun kekurangannya meteran kain relatif gampang rusak, tingkat keakuratannya rendah, dan tingkat pemuaiannya cukup besar.

2. Meteran Baja

Baja merupakan bahan dasar dari pembuatan meteran ini. Kelebihan-kelebihannya antara lain tahan lama, tahan air, dan tingkat pemuaiannya cukup kecil. Sayangnya bahan baja membuat struktur meteran ini cenderung kaku serta tingkat ketelitiannya pun sedang.

3. Meteran Baja Aloy

Baja aloy adalah material yang terbentuk dari perpaduan antara baja dan nikel. Oleh sebab itu, baja aloy memiliki kualitas yang lebih baik daripada baja biasa. Karakteristik dari meteran baja aloy yakni awet, antikarat, tidak terpengaruh suhu, dan pemuaiannya rendah sekali. Selain itu, meteran ini juga mempunyai tingkat ketelitian yang paling tinggi dibandingkan dengan kedua jenis meteran gulung sebelumnya.

Cara Menggunakan Meteran Gulung

Berikut ini panduan langkah-langkah menggunakan meteran gulung dari Arafuru.com :

  1. Pengukuran memakai meteran gulung dimulai dari jarak nol meter yang dinyatakan tepat di ujung pita meteran.
  2. Posisikan ujung pita meteran ini tepat pada titik awal objek yang ingin diukur. Minta bantuan orang lain untuk menahan posisi tersebut.
  3. Tarik pita meteran menuju titik akhir dari objek yang akan diukur. Pastikan posisinya benar-benar tepat.
  4. Sebelum mencatat hasil pengukurannya, Anda perlu memastikan sekali lagi bawah pita meter dalam kondisi tegak lurus. Sebab apabila posisi pita tersebut miring sedikit saja akan merubah hasil pengukuran.
  5. Catat hasil pengukuran sesuai dengan satuan yang Anda kehendaki apakah itu mm, cm, m, inch, atau feet.

Kendala utama dari meteran gulung ialah tidak adanya perlengkapan yang dapat memastikan posisi bentangan pita meter benar-benar tegak lurus. Padahal jika posisi bentangan pita ini miring, maka hasil pengukurannya akan bertambah panjang. Jadi diperlukan penaksiran setepat mungkin yang bakal meningkat seiring dengan pengalaman yang kian bertambah. Selamat mencoba!