Sipil
Dec17

Panduan Teknik Las Listrik bagi Pemula

Bagaimana teknik las listrik bagi pemula? Proses pengelasan pada umumnya dikerjakan memakai las busur listrik. Secara prinsip, proses ini bertujuan untuk menyambung logam dengan memanfaatkan energi listrik sebagai sumber panas. Artinya panas yang terdapat pada alat ini dihasilkan oleh busur api arus listrik antara benda kerja dan elektroda las.

Tahukah Anda, istilah benda kerja memiliki arti yaitu bagian dari rangkaian aliran arus listrik las. Elektroda ini akan mencair bersama-sama dengan benda kerja karena dikenai busur api arus listrik. Keseluruhan dari rangkaian pekerjaan pengelasan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga menghasilkan sambungan yang kuat dan rapi. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi Anda untuk mempelajari teknik dasar dalam pengelasan.

cara-pengelasan-bagi-pemula.jpg

Berikut ini panduan pengelasan menggunakan las listrik khususnya untuk Anda yang benar-benar masih pemula!

Peralatan utama :

  • Alat las busur listrik
  • Arus listrik
  • Kabel elektroda
  • Kabel massa
  • Kabel tenaga

Peralatan bantu :

  • Tang
  • Mesin gerinda
  • Sikat baja
  • Meja las
  • Palu kerak

Peralatan keselamatan :

  • Topeng las
  • Masker hisap
  • Pelindung dada
  • Sarung tangan
  • Sepatu keselamatan

Langkah-langkah :

  1. Mulailah belajar mengelas dengan benda kerja yang paling sederhana terlebih dahulu. Contohnya Anda bisa membuat sambungan las dari rigi-rigi yang berbentuk lurus.
  2. Kenakan semua peralatan keselamatan kerja dengan baik dan benar. Bersikaplah tenang dan rileks serta tempatkan badan Anda pada posisi yang senyaman mungkin.
  3. Ketahui kemiringan elektroda terhadap penjepit elektroda (holder). Aturlah posisi kemiringan elektroda terhadap benda kerja tersebut. Adapun kemiringan elektroda yang ideal yaitu 70 derajat atau 80 derajat.
  4. Kini saatnya untuk melakukan pengelasan. Arahkan pengelasan mengikuti arah kemiringan elektroda menggores. Usahakan rigi-rigi yang akan dilas tetap dalam keadaan yang lurus pada jalurnya. Tetaplah bersikap rileks dan jangan terburu-buru. Jika Anda merasa penat, maka istirahatlah sejenak.
  5. Tidak dipungkiri pada saat mengelas kita akan mengalami berbagai masalah yang dapat mengganggu jalannya proses pekerjaan ini. Kendala yang paling sering ialah pengelas tidak mengenakan topeng saat mengelas. Walaupun akibatnya tidak langsung terasa, sinar las dapat menyebabkan mata menjadi perih di waktu malam. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengompres mata tersebut memakai air dingin.

Tiga sikap dasar yang harus dimiliki pada saat mengelas yaitu ketenangan, ketelitian, dan keuletan. Semua pekerjaan harus dilakukan dengan hati-hati. Tidak masalah apakah pekerjaan tersebut memakan waktu yang lebih lama, tetapi yang paling penting ialah hasilnya kuat dan rapi. Hindari bekerja dengan perasaan yang terburu-buru ingin segera menyelesaikannya. Jangan lekas putus asa bila pekerjaan pertama Anda tidak sesuai harapan karena Anda masih tahap belajar. Coba dan coba terus maka Anda bisa menggunakan alat-alat di atas dengan lancar dan benar.