Panduan Langkah-langkah Memasang Batu Koral

Bagaimana caranya memasang batu koral? Anda yang sudah mempunyai mobil setidaknya harus menyediakan tempat parkir mobil (carport) sendiri di rumah. Malu dong mampu membeli mobil yang harganya ratusan juta rupiah, tetapi tidak bisa menyediakan carport. Kebiasaan memarkir mobil di pinggir jalan juga kurang baik sebab dapat mengganggu pengguna jalan lainnya. Ingat, jalan raya di depan rumah Anda adalah milik bersama.

Tren desain carport yang populer saat ini adalah carport yang dipenuhi oleh batu coral. Dinamakan batu koral karena batu ini secara alami memiliki warna-warni yang beraneka ragam. Ada batu koral yang berwarna putih, hitam, cokelat, abu-abu, hijau, merah, kuning, sampai biru. Pokoknya indah sekali jika diaplikasikan sebagai material penutup lantai carport. Tidak hanya menarik, seketika desain carport di rumah Anda bakal terlihat begitu unik.

panduan-memasang-batu-koral.jpg

Proses pemasangan batu koral pada carport sebenarnya tidak bisa dikatakan mudah. Bahkan kalau dibandingkan dengan memasang keramik, proses ini boleh dibilang lebih susah. Kesulitannya sendiri dikarenakan Anda harus memastikan batu koral terpasang dalam pola yang rapi dan teratur serta ketinggiannya sama. Batu koral juga tidak boleh terkena noda dari adukan semen yang dapat menutupi keindahan alaminya.

Di bawah ini panduan pemasangan batu koral yang bisa Anda aplikasikan saat bekerja!

Persiapan Bidang Kerja

Batu koral umumnya diterapkan di lingkungan eksterior rumah. Ini artinya lantai yang terbentuk oleh batu koral tersebut akan berbatasan langsung dengan tanah. Anda bisa menyiapkan bidang kerja yang akan ditutupi batu koral terlebih dahulu dengan memasang penyekat dari kayu mengelilingi area tersebut. Penyekat ini berfungsi untuk menahan adukan semen yang masih basah agar membentuk bidang yang kita inginkan.

Pembuatan Adukan Semen

Adukan semen di sini berfungsi sebagai bahan perekat batu koral. Anda bisa membuatnya dari semen dan pasir yang telah diayak dengan perbandingan 1:3 atau 1:4 sesuai jenis semen yang digunakan. Setelah diaduk sampai tercampur rata, campuran ini lantas diberi tambahan air secukupnya. Usahakan adukan semen yang terbentuk memiliki tingkat kekentalan yang tidak terlalu encer karena dapat mengurangi daya rekatannya.

Pemasangan Batu Koral

Anda bisa menuangkan adukan semen secukupnya ke area yang akan dipasangi batu koral. Kemudian ratakan permukaan adukan semen tersebut. Setelah itu, pasang batu koral dengan menanamkannya ke dalam adukan semen. Anda bisa mengatur posisi peletakannya apakah mau membentuk pola tertentu atau pola acak. Saran kami carilah suatu gambar desain carport di internet untuk dapat Anda tiru pola peletakan batu koralnya. Kalau ingin memadukannya dengan keramik, Anda bisa menanamkan keramiknya terlebih dahulu.

Ratakan Ketinggian Batu

Batu koral yang telah Anda tanamkan ke dalam adukan semen pasti mempunyai ukuran ketinggian yang tidak sama. Selain kelihatannya tidak menarik, susunan batu-batu koral yang belum seragam tersebut juga dapat membahayakan orang yang berlalu-lalang. Jadi Anda bisa meratakan ketinggian permukaannya. Caranya yaitu Anda bisa menekan batu-batu koral ini menggunakan selembar papan kayu. Letakkan papan di atas batu koral, lalu ketuk beberapa kali hingga susunan batu koral benar-benar rata.

Tambahkan Perekat Lagi

Ketika Anda meratakan ketinggian batu koral memakai papan kayu bakal ada banyak adukan semen yang keluar. Tidak perlu khawatir. Anda bisa menambahkan kembali adukan semen untuk menutupi rongga-rongga antara batu koral tersebut. Berikan adukan semen di atas susunan batu koral. Setelah itu, singkirkan kelebihan adukan semennya menggunakan papan kayu agar susunan batu koralnya terlihat. Bersihkan sampai batu koral dapat terlihat.

Taburkan Semen Kering

Langkah berikutnya ialah menaburkan semen kering tepat di atas susunan batu koral yang telah terbentuk. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya ikat adukan semen sekaligus mempercepat proses pengeringannya. Batu koral pun tidak akan mudah lepas di kemudian hari. Taburkan semen kering ini seperlunya saja persis di atas adukan semen. Usahakan supaya semen kering tidak mengenai batu koral. Kenakan sarung tangan untuk melindungi telapak tangan Anda pada saat menaburkan semen kering.

Pembersihan Batu Koral

Jangan tunggu sampai adukan semen benar-benar kering untuk membersihkan permukaannya. Sebab kalau kondisinya sudah mengering sempurna, adukan semen tersebut sulit sekali untuk dihilangkan. Sebaiknya Anda membersihkan adukan semen yang menempel di batu koral selagi kondisinya setengah kering. Gunakan kain lap atau kertas bekas pembungkus semen untuk membersihkan permukaan batu koral. Gosoklah batu koral tersebut satu per satu hingga permukaannya benar-benar bersih dan bebas dari kotoran.