Sipil
Oct23

Jenis-jenis Mesin Bor yang Belum Anda Tahu

Apa sajakah jenis-jenis mesin bor? Pada dasarnya, mesin bor adalah suatu mesin yang dapat digunakan untuk mendukung keperluan pekerjaan pelubangan. Prinsip kerja mesin ini yaitu memutar alat pemotongnya pada sumbu mesin tersebut dengan kecepatan tertentu. Perputaran mata bor yang bergesekan pada suatu permukaan bidang menimbulkan lubang sedikit demi sedikit.

Ada cukup banyak ragam mesin bor saat ini. Masing-masing dari mesin tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri serta peruntukan yang berbeda-beda. Mulai dari mesin bor tangan, mesin bor meja, mesin bor lantai, mesin bor radial, dan sebagainya. Mesin bor sering kali digunakan dalam pekerjaan pengeboran bangunan hingga perabotan rumah tangga.

jenis-jenis-mesin-bor.png

Di bawah ini terdapat 5 jenis mesin bor yang harus Anda ketahui :

  1. Mesin Bor Tangan

Mesin bor tangan dioperasikan menggunakan tangan secara langsung. Desain mesin bor ini umumnya dirancang menyerupai pistol sehingga mudah dipegang tangan. Mesin bor tangan biasanya dipakai untuk membuat lubang pada permukaan dinding, kayu, dan pelat logam. Mesin ini juga dapat digunakan untuk mengencangkan dan melepas baut karena mata bornya dapat berputar ke arah kiri atau kanan.

  1. Mesin Bor Meja

Penggunaan mesin bor meja biasanya dilakukan di atas meja khusus. Tujuannya agar indera penglihatan kita bisa lebih awas dalam memperhatikan bidang kerja yang sedang diolah. Mesin bor ini memang sengaja dibuat untuk membantu proses pembentukan lubang yang mempunyai diameter sangat kecil, yakni kurang dari 16 mm. Mesin bor meja hanya boleh dipakai untuk mengebor benda kerja yang berukuran kecil dengan proses yang sederhana.

  1. Mesin Bor Tegak

Sebenarnya mesin bor tegak masih satu golongan dengan mesin bor meja. Perbedaannya terletak pada kemampuan mesin bor ini untuk mengebor benda kerja yang berukuran lebih besar. Kelebihan dari mesin bor tegak ialah proses penerapan mesin bor dapat dikendalikan secara otomatis untuk melakukan gerakan naik dan turun sehingga waktu pengeboran pun bisa dipercepat.

  1. Mesin Bor Lantai

Sesuai namanya, mesin bor ini dipasang pada permukaan lantai untuk mendukung proses pengeboran. Beberapa orang juga kerap menyebutnya sebagai mesin bor kolom atau mesin bor tiang. Kelebihan dari mesin bor jenis ini antara lain dapat mengebor benda yang berukuran cukup tinggi serta benda yang memiliki jarak antara garis hati poros bor dan tiang yang lebih besar. Dalam pemakaiannya, Anda perlu meletakkan bidang kerja di bawah bor lalu mengencangkannya dengan cara memutarkan posisi tuas pengencang.

  1. Mesin Bor Radial

Jika Anda ingin mengebor benda-benda yang berukuran besar dan memiliki bobot yang berat, Anda bisa mengandalkan mesin bor radial. Kemampuan tersebut didapatkan karena mesin bor radial dilengkapi dengan mata bor yang ukurannya besar. Pada dasarnya, mesin ini langsung dipasang pada lantai kerja. Sementara untuk meja mesinnya telah terpasang di landasan/alas mesin secara permanen.

  1. Mesin Bor Gang

Mesin bor gang acap kali disebut juga dengan istilah mesin bor berporos. Keistimewaan dari mesin bor ini adalah banyaknya spindel yang melengkapinya. Biasanya setiap meja mesin didukung oleh 4 buah spindel sekaligus. Praktis, mesin ini mampu beroperasi dalam waktu yang relatif lebih singkat untuk mendukung berbagai macam pekerjaan pengeboran. Pada usaha produksi secara massal, mesin bor gang bahkan dipersenjatai lebih dari 20 spindel dan 1 kepala penggerak.

  1. Mesin Bor Koordinat

Mesin bor koordinat adalah suatu mesin bor yang berfungsi untuk membuat dan atau memperbesar ukuran lubang yang memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi pada jarak antara masing-masing titik pusat dan diameter lubang tersebut hingga mencapai toleransi 0,001 mm. Secara prinsip, tata cara pemakaian mesin bor koordinat masih sama seperti mesin-mesin bor yang lain. Hal yang membedakan terletak pada sistem pengaturan posisi pengeboran. Untuk memperoleh ketelitian yang sangat tinggi, mesin ini telah dilengkapi dengan meja kombinasi yang bisa diatur secara memanjang/melintang dengan bantuan sistem optik.