Sipil
Feb2

Inilah Jenis-jenis Bangunan Rumah

Apa sajakah jenis-jenis bangunan rumah itu? Seperti kita tahu, rumah adalah bangunan pemenuh kebutuhan manusia akan tempat tinggal. Rumah memiliki fungsi-fungsi utama antara lain sebagai penunjang keamanan, kesempatan, dan identitas keluarga. Oleh karena itu, pembangunan suatu rumah harus memenuhi kebutuhan pokok jasmani dan rohani, melindungi dari penularan penyakit, serta melindungi penghuninya dari gangguan luar.

Berdasarkan bentuk penggunaannya, rumah dapat dibedakan menjadi empat macam. Pertama, rumah tunggal adalah rumah yang mempunyai sebuah pintu utama dengan akses jalan masuk-keluar sendiri. Kedua, rumah majemuk ialah rumah yang dilengkapi oleh beberapa pintu sebagai jalur keluar-masuk. Ketiga, rumah berpindah tempat yakni rumah yang dapat dipindah-pindahkan dengan mudah. Keempat, rumah bukan tempat tinggal merupakan rumah yang didirikan untuk sementara waktu ketika dalam kondisi darurat.

Sementara itu, jenis-jenis bangunan rumah menurut karakteristiknya antara lain :

  1. Rumah tunggal : rumah yang berdiri sendiri di suatu tempat dan lokasinya berjauhan dengan rumah-rumah di sekitarnya.
  2. Rumah kopel : rumah yang terdiri dari dua unit bangunan yang saling tergabung dan hanya memiliki sebuah atap.
  3. Rumah deret : rumah yang masing-masing unit bangunannya saling menempel satu sama lain.
  4. Rumah maisonette : rumah yang dilengkapi dengan dua lantai, lantai pertama untuk menunjang ruang publik dan lantai kedua untuk ruang pribadi.
  5. Rumah inti : rumah yang hanya mempunyai ruang-ruang pokok tetapi tidak lengkap.
  6. Rumah sub-inti : rumah yang berfungsi untuk mendukung keberadaan rumah inti.
  7. Rumah tumbuh : rumah yang dibangun secara bertahap sesuai daya pemiliknya, namun sketsa keseluruhannya sudah direncanakan.
  8. Rumah berjenjang : Rumah yang dibangun secara bertingkat-tingkat dan biasanya terletak di tanah yang berkontur miring.
  9. Rumah split-level : rumah yang memiliki ruang-ruang yang terpisah dengan metode split.
  10. Rumah court : rumah yang mempunyai sebuah ruang terbuka di tengah-tengahnya.
  11. Rumah susun : rumah yang berada di dalam sebuah bangunan besar bertingkat yang memuat beberapa unit rumah sekaligus.

jenis-jenis-bangunan-rumah.jpg

Berdasarkan penjelasan Richard Untermann dan Robert Small (1986) di dalam bukunya yang berjudul Perencanaan Tapak untuk Perumahan disebutkan bahwa bangunan rumah bisa dikelompokkan menjadi 8 jenis. Di antaranya detached house, semi-detached house, town house, flat house, patio house, maisonette house, terrace house, dan row house. Simak ulasannya berikut ini!

1. Detached House

Detached house (rumah tunggal) adalah rumah yang berdiri sendiri. Rumah ini biasanya dihuni oleh sebuah keluarga yang menginginkan ketentraman hidup. Umumnya rumah jenis ini juga dibangun di tanah yang ukurannya jauh lebih luas daripada bangunan itu. Contoh-contohnya yaitu vila, cottage, bungalow, dan mansion.

2. Semi-detached House

Semi-detached house (rumah kopel) ialah rumah yang memiliki sekat di kanan dan kirinya dengan ukuran sama besar. Tujuan pembangunan rumah dengan model seperti ini yakni untuk menghemat lain. Seringkali rumah kopel dipakai oleh pemiliknya untuk berbisnis sewa rumah tinggal, baik berupa kontrakan maupun kos-kosan.

3. Town House

Town house (rumah kota) pada dasarnya memiliki desain yang mirip seperti rumah kopel. Namun rumah ini juga dilengkapi dengan area parkir yang cukup memadai di bagian depannya. Model rumah town house ini banyak diaplikasikan pada unit-unit di perumahan.

4. Flat House

Flat house (rumah susun) merupakan rumah yang bersifat fleksibel karena bentuk konstruksinya bisa disesuaikan menurut kebutuhan. Rumah ini juga memiliki isi yang ganda dalam artian dilengkapi dengan ruang-ruang yang terletak di dalam dan luar unit. Saat ini, rumah susun banyak didirikan di lingkungan perkotaan karena terbukti efektif dapat mencukupi kebutuhan akan tempat tinggal dengan harga yang relatif terjangkau.

5. Patio House

Patio house adalah rumah yang cukup unik karena memiliki pekarangan di dalamnya. Ditambah pintu masuk rumah ini pun berada di bagian tengahnya. Sedangkan ruang-ruang di dalamnya diatur secara berderetan dengan pagar tinggi menjulang yang mengelilinginya.

6. Maisonette House

Maisonette house ialah rumah yang mempunyai daya tampung banyak tetapi ketinggian bangunannya cukup rendah. Sekarang, rumah maisonette ini seakan menjadi standar bagi rumah yang ramah lingkungan di seluruh dunia. Dalam pendiriannya, rumah ini lebih banyak memanfaatkan area vertikal ketimbang area horisontal.