Sipil
Apr5

Cara Plamir Tembok yang Paling Benar

Bagaimana cara plamir tembok yang paling benar? Bangunan-bangunan modern pada umumnya dibuat menggunakan beton. Beton dipilih karena memiliki kekuatan yang sangat baik sehingga dapat berdiri kokoh dalam waktu lama. Bahan baku pembuatan beton pun kini sudah banyak tersedia dan gampang sekali ditemukan di toko bangunan. Selain itu, biaya pembuatan bangunan dari beton lebih murah daripada bangunan kayu dengan kualitas yang sama.

Agar terlihat lebih menarik, dinding dari beton perlu dilapisi memakai cat dengan warna tertentu. Sebenarnya tidak terlalu sulit kok untuk bisa mengecat dinding beton. Bahkan jika mau Anda pun dapat mengerjakannya sendiri. Perlu digarisbawahi bahwa proses pengecatan tidak hanya sekadar mewarnai dinding. Tetapi proses ini harus dilakukan dengan metode yang tepat agar hasilnya pun memuaskan.

Langkah awal dalam melakukan pengecatan dinding yaitu memastikan bahwa dinding tersebut telah siap untuk dicat. Pastikan permukaan dinding sudah rata. Bila ada lubang-lubang yang cukup besar, Anda perlu memperbaikinya terlebih dahulu menggunakan adukan semen biasa. Kemudian permukaan dinding wajib dibersihkan dari kotoran, debu, dan lapisan cat lama. Barulah setelah itu, Anda bisa mengaplikasikan plamir pada permukaan tembok ini.

Jangan bingung untuk dapat menerapkan plamir ke permukaan dinding. Sebisa mungkin hindari memakai lem PVAC atau semen putih sebagai bahan plamir karena kita tidak akan tahu pasti tentang kualitasnya. Sekarang kan sudah banyak produk plamir atau plamur khusus yang dibuat oleh pabrik dan harganya pun tidak terlalu tinggi. Anda bisa menggunakan produk ini sebagai lapisan penutup pori-pori dinding. Selain lebih praktis, kita bisa memastikan mutu plamir yang akan diaplikasikan ke dinding.

cara-plamir-dinding.jpg

Berikut ini tata cara menggunakan plamir untuk tembok!

Alat dan Bahan :

  • Plamir
  • Kape
  • Ember
  • Kain lap

Langkah-langkah :

  1. Anda perlu membersihkan permukaan tembok terlebih dahulu menggunakan kain lap. Pastikan tidak ada debu dan kotoran yang menempel sebab bisa mengurangi daya lekat plamir dan menyebabkan permukaannya bergelombang. Sedangkan jika tembok tersebut sebelumnya sudah pernah dicat, Anda wajib mengupas lapisan cat lama tadi terlebih dahulu.
  2. Ambil plamir secukupnya, lalu pindahkan ke ember. Tambahkan air secukupnya pada plamir tadi untuk sedikit mengencerkannya. Namun ada pula plamir instan yang tidak perlu ditambahi air. Anda perlu membaca petunjuk penggunaan pada kemasan plamir yang dibeli untuk mengetahui lebih lanjut.
  3. Pakailah kape untuk mengaplikasikan plamir tadi ke permukaan tembok. Lakukan mulai dari bagian tembok yang paling atas kemudian berlanjut ke bawahnya. Gerakkan kape dengan arah ke atas dan bawah untuk menghasilkan lapisan plamir yang bagus. Terapkan plamir ini hingga seluruh permukaan dinding tersebut tertutup pori-porinya. Setelah rampung, Anda perlu menunggu selama 24 jam supaya lapisan plamir ini mengering secara sempurna.