Sipil
Oct6

Cara Mengolah Serbuk Kayu Menjadi Papan

Bagaimana cara mengolah serbuk kayu menjadi papan? Dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan, berbagai upaya terus dilakukan. Salah satunya ialah mendaur ulang serbuk gergaji yang merupakan limbah industri kayu menjadi papan sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh para pengrajin, papan partikel ini kemudian disulap menjadi berbagai furnitur dan perabotan mahal.

Tahukah Anda, papan partikel merupakan salah satu ragam dari kayu hasil pabrikasi. Papan ini terbuat dari campuran serbuk gergaji dan lem resin yang dicetak memakai mesin pres menjadi lembaran-lembaran dengan tingkat ketebalan tertentu. Maka tak heran kalau papan ini memiliki bentuk yang presisi, seragam, dan permukaannya halus. Keunggulan papan partikel antara lain stabil, tidak mudah berubah bentuk, dan bisa diolah dengan gampang.

cara-mengolah-serbuk-kayu.jpg

Sayangnya karena mempunyai serat yang panjang, kekuatan ikatan yang dimiliki oleh papan partikel ini cenderung lemah. Apalagi jika diperlakukan dengan agak kasar, bagian ujungnya akan mudah sekali remuk. Namun Anda tidak perlu khawatir karena saat ini, penelitian akan papan partikel masih terus dilakukan untuk menghasilkan papan-papan partikel yang memiliki bobot lebih ringan, struktur yang kuat dan kaku, serta harganya pun lebih murah.

Apabila Anda tertarik untuk membikin sendiri papan partikel, simak panduan dasarnya di bawah ini!

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • Serbuk kayu
  • Plastik
  • Resin/UF (Urea Formaldehyde)

Alat-alat yang digunakan :

  • Timbangan
  • Jangka sorong/caliper
  • Mesin pres/hot press
  • Industrial oven
  • Cetakan
  • Industrial mixer
  • Alat uji tarik
  • Moisture meter

Langkah-langkah pengolahan :

  1. Siapkan bahan-bahan baku dengan komposisi sesuai dengan formula/resep yang akan dibuat. Semua bahan ini harus memiliki kualitas yang baik, tidak kadaluwarsa, dan tidak rusak. Usahakan serbuk kayu yang dipakai mempunyai ukuran yang seragam. Keakuratan dalam pengukuran volume dan berat bahan juga berpengaruh besar terhadap mutu akhir papan partikel yang dihasilkan.
  2. Semua bahan yang telah disiapkan kemudian dikeringkan terlebih dahulu. Di antaranya serbuk gergaji dan plastik. Tahap ini bisa dilakukan melalui proses penjemuran secara alami dengan bantuan cahaya matahari atau buatan menggunakan industrial oven.
  3. Bahan-bahan yang telah kering selanjutnya akan memasuki tahap pengadonan. Caranya adalah masukkan semua bahan baku ke dalam tangki, lalu aduk memakai industrial mixer dengan putaran yang pelan. Tujuannya ialah untuk memperoleh hasil pencampuran yang homogen di semua titik. Jika diperlukan, Anda bisa menambahkan sedikit air untuk memperlancar proses pengadukan.
  4. Periksa terlebih dahulu apakah semua bahan sudah tercampur rata atau belum. Bila sudah beres, Anda bisa menambahkan perekat sintetik berupa resin/UF ke dalam adukan tersebut. Aduk sekali lagi supaya bahan-bahan yang telah tercampur bisa saling melekat dan tidak teruari kembali.
  5. Saatnya melakukan proses pembentukan lembaran-lembaran menggunakan mesin press. Agar hasilnya lebih maksimal, proses ini dilaksanakan selama 2.5-3 menit dengan memanfaatkan tekanan sebesar 100 kg/cm2 pada suhu 170-190 derajat celsius. Lembaran yang sudah terbentuk lantas didinginkan di ruangan yang bertemperatur normal.
  6. Sebelum siap dipasarkan, papan partikel hasil produksi wajib diujicoba terlebih dahulu. Tujuan pengujian yaitu memastikan produk papan partikel yang dihasilkan sudah memenuhi persyaratan. Metode-metode ini biasanya meliputi pengujian terhadap sifat fisis, mekanis, dan thermal komposit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.