Sipil
Dec9

Cara Menghitung dan Menentukan Jumlah Anak Tangga

Bagaimana cara menghitung dan menentukan jumlah anak tangga? Tangga adalah tumpuan untuk naik turun dibuat dari kayu (papan, batu, dan sebagainya) bersusun berlenggek-lenggek. Fungsi tangga di suatu bangunan bertingkat ialah menghubungkan lantai yang satu dengan lantai di atasnya.

cara-menghitung-jumlah-anak-tangga.jpg

Tangga merupakan komponen bangunan bertingkat yang paling vital karena menjadi penghubung antarlantai. Keberadaan tangga juga sekaligus dapat mempengaruhi desain bangunan secara keseluruhan. Karenanya pembuatan tangga yang baik perlu memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan estetikanya.

Pembangunan tangga dilakukan dengan memperhatikan jumlah anak tangga yang menyusunnya. Sedangkan perhitungan jumlah anak tangga tersebut disesuaikan dengan ukuran tinggi dan lebarnya. Jangan sampai bentuk tangga terlalu landai yang dapat membuat jarak tempuh semakin panjang, atau bentuknya terlalu curam yang bisa membahayakan pengguna dan menguras tenaga untuk menaikinya.

Para ahli menyebutkan bahwa langkah arah datar yang ideal berjarak sekitar 60-65. Sementara itu, tenaga yang dibutuhkan untuk langkah arah naik sebesar dua kali lipat dari tenaga untuk langkah arah datar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa langkah arah naik yang ideal untuk desain tangga berukuran dua kali tinggi tangga dan lebar tangga sama dengan 60-65 cm. Atau dapat dituliskan dengan rumus yaitu :

ULN = 2t + l = 60 s/d 65 cm

Keterangan :

  • ULN : ukuran langkah naik yang ideal
  • t : tinggi anak tangga (optrede)
  • l : lebar anak tangga (antrede)
  • 60 s/d 65 cm : konstanta jarak yang ideal

Jadi, untuk dapat menghitung dan menentukan jumlah anak tangga, perlu ditentukan terlebih dahulu ukuran tinggi dan lebar anak tangga tersebut menggunakan rumus di atas. Setelah menemukan ukuran yang ideal, barulah kita bisa menghitung jumlah anak tangga melalui pembagian selisih tinggi lantai dengan tinggi anak tangga yang ideal. Namun mengingat di bagian ujung tangga tidak terdapat anak tangga, maka hasil perhitungan tadi dikurangi dengan angka satu. Berikut penulisan formula rumusnya :

JAT = (STL / tat) – 1

Keterangan :

  • JAT : jumlah anak tangga
  • STL : selisih tinggi lantai
  • tat : tinggi anak tangga

Guna mempermudah Anda dalam memahami uraian di atas, mari kerjakan contoh soal berikut ini!

Pak Kevin berniat untuk membangun sebuah tangga yang menghubungkan lantai kedua dan ketiga di rumah miliknya. Adapun selisih tinggi atau panjang tangga yang diharapkan adalah 320 cm. Berapakah jumlah anak tangga dari tangga tersebut?

Diketahui : STL = 320 cm

Ditanyakan : Berapakah jumlah anak tangga dari tangga tersebut?

Jawab :

(i) menentukan ukuran langkah naik yang ideal

  1. Jika t = 16 cm dan l = 26 cm, maka ULN = 2t + l = 2.16 + 26 = 32 + 26 = 58 cm; 58 berada di luar 60-65 jadi tidak ideal.
  2. Jika t = 20 cm dan l = 28 cm, maka ULN = 2t + l = 2.20 + 28 = 40 + 28 = 68 cm; 68 berada di luar 60-65 jadi tidak ideal.
  3. Jika t = 18 dan l = 28 cm, maka ULN = 2t + l= 2.18 + 28 = 36 + 28 = 64 cm; 64 berada di dalam 60-65 jadi ideal.

(ii) menghitung jumlah anak tangga

JAT = (STL / tat) – 1 = (320 / 18) – 1 = 17,78 – 1 = 16,78 buah; dibulatkan menjadi 17 buah

Jadi jumlah anak tangga yang harus dibuat oleh Pak Kevin sebanyak 17 buah.