Sipil
Oct16

Cara Menggunakan Bor Listrik Tangan

Bagaimana cara menggunakan bor listrik tangan? Pada dasarnya, mesin bor berfungsi untuk membuat lubang pada suatu bidang. Mesin ini bekerja dengan menggerakkan alat pemotongnya secara memutar pada suatu titik tertentu sembari memberikan tekanan secukupnya. Sedikit demi sedikit, gerakan tersebut akan menghasilkan lubang pada satu titik yang dikehendaki.

Saat ini, ada beberapa jenis bor listrik tangan yang dibedakan menurut bentuk dan cara penggunaannya. Salah satu di antaranya ialah bor listrik tangan. Disebut demikian karena mesin yang berbentuk menyerupai pistol ini dioperasikan langsung menggunakan tangan dengan tenaga listrik. Mesin bor tangan dapat digunakan untuk melubangi tembok, kayu, dan logam.

menggunakan-bor-tangan-listrik.jpg

Di bawah ini langkah-langkah dalam penggunaan bor listrik tangan yang benar :

  1. Kenakan pakaian yang mendukung keamanan Anda meliputi pelindung muka dan sarung tangan. Pastikan sarung tangan yang dipakai memiliki ukuran yang pas sehingga tidak berisiko tersangkut di mesin bor.
  2. Tentukan posisi titik yang akan dibor. Jika perlu, Anda harus mengukurnya menggunakan penggaris untuk mendapatkan posisi yang pas. Berikan tanda pada titik tersebut berupa tanda silang.
  3. Lakukan persiapan awal dengan memeriksa bahwa mesin dalam kondisi yang normal. Periksa power source untuk memastikannya telah terpasang dengan benar. Cek juga apakah tegangan listrik sudah sesuai dengan kebutuhan mesin atau belum.
  4. Pasanglah mata bor pada kedudukannya. Jangan lupa untuk mengencangkannya menggunakan kunci khusus/kunci yacob yang biasanya sudah turut disertakan sepaket dengan produk bor tangan tersebut.
  5. Agar posisi benda yang akan dibor tidak goyah, Anda bisa menjepit posisinya pada vice/ragum. Bila Anda ingin melubangi keramik dinding, maka langkah ini tentu tidak perlu dilakukan mengingat posisi dinding sudah stabil.
  6. Buatlah lubang awal sebagai tumpuan mata bor agar tidak mudah meleset dari titik yang diinginkan. Caranya adalah Anda bisa mengetukkan drip (alat pembuat titik) tepat pada titik bidang yang akan dibor. Tidak perlu terlalu dalam, cukup sekiranya bisa digunakan sebagai tumpuan mata bor.
  7. Setiap lubang yang ingin Anda buat, mulailah dengan memakai mata bor yang berukuran kecil terlebih dahulu kemudian ukurannya meningkat sedikit demi sedikit. Misalnya pada saat permulaan, Anda bisa mengandalkan mata bor yang berdiameter 2-4 mm.
  8. Posisi arah mesin bor selama proses pengeboran berlangsung harus benar-benar tegak lurus dengan bidang yang ingin dibor. Tujuannya tentu saja agar lubang yang dihasilkan lebih rapi dan mata bor tidak akan patah.
  9. Cobalah nyalakan mesin bor tangan Anda. Atur kecepatan perputarannya sesuai dengan keinginan. Silakan arahkan mesin tersebut untuk membuat lubang pada bidang yang dikehendaki.
  10. Setelah dirasakan lubang yang dibuat sudah memiliki kedalaman dan diameter sesuai keinginan, Anda bisa mematikan mesin bor tersebut. Tunggu selama beberapa saat supaya perputaran pada mata bor berhenti terlebih dahulu.
  11. Lakukan pengecekan terhadap hasil pekerjaan Anda. Apabila lubang yang terbentuk masih belum sempurna, Anda bisa merapikannya kembali.
  12. Setelah yakin pekerjaan Anda sudah selesai, simpanlah mesin bor ini di tempatnya semula. Buka mata bor terlebih dahulu. Kemudian cabut juga bagian power source-nya.
  13. Jagalah kebersihan area kerja dan semua peralatan kerja yang Anda miliki.