Sipil
Dec19

Cara Mengelas Argon yang Benar

Bagaimana cara mengelas argon yang benar? Tahukah Anda, di dalam tabel periodik, argon dapat ditulis dalam simbol Ar. Argon memiliki nomor atom 18 yang terdapat di periode 8. Unsur kimia ini juga termasuk gas mulia ketiga. Ternyata kapasitas argon di bumi tidak melebihi 1 persen dari atmosfer bumi. Karakteristik argon adalah hampir tidak mengalami reaksi kimia karena bersifat stabil dan tahan terhadap ikatan yang terjalin dengan unsur-unsur yang lainnya.

Pengelasan dengan memanfaatkan argon merupakan teknik yang tergolong baru. Metode ini merupakan salah satu ragam dari TIG (Tungsten Inert Gas) Welding. Prosesnya dilakukan dengan mencampur benda kerja bersama logam reaktif seperti aluminium atau magnesium.  Memiliki titi didih lebih dari 3000 derajat celsius, dibutuhkan panas yang stabil untuk melaksanakan pekerjaan ini.

cara-las-dengan-argon.jpg

Kebanyakan pekerja menggunakan argon untuk mengelas dengan metode TIG dibandingkan dengan helium. Hal ini dikarenakan argon lebih berat daripada udara sehingga jangkauannya lebih baik. Namun teknik ini dianggap paling sulit sebab kita harus dapat mempertahankan panjang busur pendek (pakan) serta keterampilan yang tinggi untuk mencegah terjadinya kontak antara benda kerja dan elektroda.

Berikut ini langkah-langkah dalam mengelas argon sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang benar :

  1. Periksa kondisi komponen-komponen yang menyusun perangkat las terlebih dahulu.
  2. Hubungkan paket slang ke mesin las. Kemudian hubungkan pula paket slang tersebut ke sambungan air pendingin dan gas.
  3. Hubungkan pengontrol remot balikyang terdapat di sistem pedal kaki dan setelan tangan.
  4. Hubungkan kabel masa ke mesin. Lalu hubungkan juga klem masa ke meja atau benda kerja.
  5. Pilih polaritas pengelasan yang sesuai. Untuk pengelasan aluminium, tombol diarahkan ke arus bolak-balik (AC). Sedangkan untuk pengelasan baja atau baja paduan, tombol tadi diarahkan ke arus searah (DC).
  6. Siapkan elektroda tungsten yang dibutuhkan.
  7. Rakit pembakar las terlebih dahulu. Berikutnya longgarkan penutup pembakar las, lepaskan tungsten dari pembakar, dan lepaskan juga kolet dan nozle tembaga dari pembakar. Setelah itu pasang kolet dan dudukannya di pembakar, pasang kembali nozle ke pembakar, serta pasang kawat las ke dalam kolet pembakar las dengan kemunculan ujung kawat las sepanjang 3-6 mm atau tidak melebihi diameter dalam nozle gas. Berikutnya kencangkan penutup pembakar gas tersebut.
  8. Pastikan gas sudah ada di posisi yang aman. Buka sebentar katup gas untuk mengeluarkan kotoran-kotoran yang ada di dalamnya. Pasang regulator gas pada botol gas tersebut. Hubungkan mesin las dengan slang, lalu cek kerapatan sambungan slang gas menggunakan air sabun.
  9. Hubungkan konektor daya utama. Pastikan catu daya ini sudah tersambung dengan mesin. Hubungkanlah konektor tersebut ke stop kontak sesuai dengan prosedur yang ada di buku manual.
  10. Hidupkan daya utama, lalu bukalah katup gas. Setelah itu, setel aliran gas yang ingin dikeluarkan.
  11. Lakukan uji coba terhadap benda kerja terlebih dahulu. Caranya yaitu nyalakan busur kemudian lakukan penyetelan kuat arus yang sesuai.